Jambore Lingkungan Hidup SDN Claket I dan MI Tri Bakti

Awan hitam tampak berarakan di antara luasnya lazuardi, pertanda akan datangnya hujan di kawasan Claket ini. Alam yang kurang bersahabat ternyata tidak menyurutkan niat anak-anak yang sedang berkumpul di halaman SD Claket 1 Mojokerto untuk beraktifitas. Malah anak-anak itu terlihat semakin semangat saja.

“Kak, mana poster yang harus aku bawa?” celoteh Intan, siswi SD Claket 1 kepada Pembina dari Saka Wanabakti Pacet. “Ini posternya. Ayo siapa lagi yang belum kebagian?” kata Dian, anggota Saka Wanabakti Pacet sambil menyerahkan poster tentang pentingnya menjaga kelestarian hutan.

Mereka adalah anak-anak SDN Claket 1 dan MI Tri Bakti Mojokerto yang akan berangkat Karnaval Lingkungan Hidup. Karnaval ini merupakan puncak acara Jambore UKS 2007 bertemakan “Selamatkan Hutanku”. Jambore ini diselenggarakan pada 18 – 19 Januari 2007, dan diikuti oleh 150 anak kelas 4, 5 dan 6 kedua sekolah tersebut.

Jambore ini merupakan kerjasama antara Saka Wanabakti Pacet dengan Klub Tunas Hijau untuk menanamkan kesadaran kepada anak-anak tentang pentingnya hutan bagi kehidupan manusia. “Kegiatan ini penting sekali karena sudah banyak hutan di kawasan Pacet yang beralih fungsi menjadi ladang sehingga rawan longsor,” terang Anang pembina SD Claket 1.

Arak-arakan peserta karnaval dimulai sejak pukul 14.00 dari halaman SD Claket 1 dengan rute mengelilingi kawasan permukiman penduduk di Claket. “Ayo Tanam Pohon. Jangan Tebang Pepohonanku,” teriak peserta tiada hentinya sepanjang perjalanan. Harapan mereka setiap warga yang melihat karnaval ini dapat mengerti tentang pentingnya menjaga kelestarian hutan dengan tidak hanya memanfaatkannya melainkan juga mau merawatnya.

Karnaval ini cukup menarik karena diawali dengan barisan pasukan pembawa bendera merah putih bertuliskan Pejuang Lingkungan Hidup Desa Claket. Belum lagi adanya pohon harapan yang dikeranda menunjukkan semakin sedikitnya pohon yang tersisa. Ada juga Badut 3R (Reduce Reuse Recycle) dan tentu saja barisan anak-anak yang turut meramaikan karnaval ini dengan membawa poster serta spanduk berisi ajakan melestarikan hutan.