Indahnya Sunrise Di Pantai Sanur Bali

Hari I, 18 Januari 2009

Pada pukul 16.00 wib para peserta paguyuban pangeran putri dan peserta kirana tour berkumpul di royal cafe malang dan segera berangkat menuju Banyuwangi.  Sebelum berangkat peserta paguyuban pangeran putri lingkungan hidup Malang Raya mengambil gambar untuk membuat film lingkungan yang merupakan komitmen mereka. Perjalanan diisi dengan senda gurau para peserta paguyuban pangeran putri dan pembina dari Tunas Hijau yaitu Kak Nizam dan Kak Dani. Tak lupa beberapa orang tua dan guru sekolah dari peserta paguyuban yang ikut serta.

Pada pukul 18.00 wib para peserta tour dan paguyuban pangeran putri turun dari bus untuk makan malam dan sholat. Beberapa menit setelah makan peserta tour dan paguyuban pangeran putri berfoto di depan restaurant lalu melanjutkan perjalanan. Perjalanan Malang-Banyuwangi yang dirasa membosankan ternyata sangat menarik.

Peserta paguyuban pangeran putri dibuat kagum oleh pemandangan PLTU Paiton yang disebut Las Vegas kedua. Salah seorang crew dari Kirana Tours and Travel mengatakan bahwa PLTU Paiton ini selalu terang dari pagi hari sampai malam. Jadi di siang hari yang terang sekalipun lampu di PLTU Paiton tetap menyala. Itu bukanlah suatu hal yang patut dicontoh bukan?

Setelah sampai di Banyuwangi bus menuju ke dermaga yang ada di banyuwangi dan menyeberang sampai ke pulau bali. Perjalanan ke pulau Bali yang cukup panjang dan melelahkan ini membuat para peserta tour dan paguyuban pangeran putri bermalam di bus.

Hari II, 19 Januari 2009

Setelah perjalanan yang melelahkan tibalah para peserta tour di pulau Bali. Begitu sampai di pulau Bali para peserta tour dan paguyuban pangeran putri dibawa ke Pantai Sanur untuk melihat sunrise yang indah. Cukup 1 jam untuk melihat sunrise, para peserta tour langsung dibawa ke hotel puri Bali utama. Para peserta tour termasuk paguyuban pangeran putri lingkungan hidup Malang Raya langsung check in dan sarapan di hotel. Lalu, mereka segera bersih diri dan menuju ke tempat tujuan selanjutnya.

Pada saat menuju ke tempat tujuan selanjutnya, yaitu tempat handycraft di Bali, para peserta tour dan paguyuban pangeran putri ditemani oleh seorang guide yang bernama Putu. Tetapi, karena dia adalah orang Bali maka kami memanggilnya Bli (mas/kakak laki-laki) Putu.Bli Putu akan menemani peserta tour sampai hari pulang ke Malang.

Hanya dalam beberapa menit bus sudah sampai di tempat handycraft. Begitu turun dari bus para peserta paguyuban pangeran putri langsung melihat seorang ibu yang sedang menenun benang. Tak berapa lama pengambilan gambar untuk film lingkungan diambil di tempat handcraft tersebut.

Setelah berputar-putar di tempat handycraft rombongan tour  segera memasuki bus dan menuju ke Tanjung Benoa. Di Tanjung Benoa semua peserta paguyuban pangeran putri dapat mencoba water sport atau menaiki kapal dan menuju pulau Penyu. Di pulau Penyu ada banyak sekali penyu dan hewan-hewan lain yang ditangkarkan.Di pulau Penyu pun kami sempat berfoto dengan turis-turis yang ada dan beberapa penyu yang ditangkarkan.Tak lupa rombongan tour menuju Krisna dan Jajan Bali untuk membeli oleh-oleh khas Bali.

Setelah puas bermain-main dengan hewan peserta tour dan paguyuban pangeran putri berbelanja di pabrik kata-kata Joger yang terkenal. Puas berbelanja rombongan tour dan paguyuban pangeran putri segera menuju pantai Kuta. Di pantai kuta paguyuban pangeran putri melanjutkan mengambil gambar untuk membuat film sampai hari agak sore.Setelah berjalan-jalan yang menyenangkan di Bali, semua rombongan tour menuju ke hotel untuk makan malam dan acara bebas.

Hari III, 20 Januari  2009

Setelah cukup beristirahat rombongan tour segera mengemaskan barang-barang dan memasukkannya ke bus. Setelah selesai dengan seluruh barangnya rombongan tour segera makan pagi dan bersiap untuk pergi ke Pasar Seni Sukowati.  Peserta tour berbelanja oleh-oleh disini. Namun bagi siapapun yang hendak berbelanja disini diharuskan pintar menawar agar tidak merasa rugi.

Setelah berbelanja oleh-oleh di sukowati rombongan tou menuju ke Bedugul. Bedugul terletak lumayan jauh dari Sukowati dan jalan menuju Bedugul berliku-liku, namun udaranya masih dingin dan segar. Belum puas water sport di Tanjung Benoa Paguyuban Pangeran Putri masih menyempatkan diri untuk ber kanoe ria di Bedugul.

Setelah dari Bedugul rombongan tour segera menuju tanah lot. Di tanah lot paguyuban pangeran dan putri lingkungan hidup Malang Raya melanjutkan mengambil gambar di Tanah Lot. Waktu yang dibutuhkan untuk mengambil gambar kali ini lebih cepat dari pada di Kuta. Sebenarnya Tanah Lot sangatlah indah. namun Paguyuban Pangeran Putri tidak dapat lama-lama Tanah Lot karena waktu. Namun waktu yang sedikit itu dapat membuat seluruh rombongan tour senang karena dapat melihat detik-detik sunset di Tanah Lot yang juga indah.

Oleh Runner Up II Putri LH Malang Raya Mumtaza Noor Ashila Dari Bali