Pembekalan Proyek LH Dari Siswa Oleh Siswa SDN Kandaga Surabaya

Proses pembekalan peserta pangeran dan putri lingkungan hidup di SDN Kandangan III Surabaya terasa sedikit berbeda, Rabu (25/3). Biasanya pembicara pada pembekalan adalah dari Tunas Hijau. Namun kali ini pembicara berasal dari siswa SDN Kandangan III kelas V. Sedangkan yang menjadi peserta adalah siswa kelas IV SDN  Kandangan III Surabaya. Berbagai proyek lingkungan diberikan oleh kelas V, diantaranya membuat bunga dari kantong plastik, membuat bunga dari botol air mineral, pengolahan sampah organik menjadi kompos dan daur ulang dari majalah bekas atau koran bekas.

Proses pembekalan tersebut tak ubahnya seperti workshop By Kids For Kids yang pernah digelar Tunas Hijau tahun 2002. Pada workshop itu, semua pembicara dalam workshop tersebut adalah anak-anak yang tergabung dalam paguyuban pangeran dan putri lingkungan hidup 2002. Namun, bedanya pada workshop ini adalah seringkali peserta tidak mengikuti instruksi narasumber. Alhasil narasumber mengeluarkan kalimat, “Bu Guru, ini loh gak nurut”. Maklum antara pembicara dengan peserta hanya berbeda satu tingkat saja.

Pembekalan tersebut diikuti dua puluh siswa sebagai peserta maupun pembicara. Setiap kelompok proyek lingkungan hidup memiliki 2 pembicara dan 2 peserta. Uniknya, semua barang-barang proyek tersebut diambil dari tempat sampah yang ada di sekolah maupun di luar sekolah. Hal ini menunjukkan bahwa semua karya siswa SDN  Kandangan III Surabaya berasal dari sampah yang tidak terpakai.

Menurut Siti Fatonah, guru lingkungan SDN  Kandangan III  Surabaya, kedua puluh siswa tersebut akan diseleksi menjadi sepuluh peserta perwakilan SDN  Kandangan III Surabaya pada program penganugerahan pangeran dan putri lingkungan hidup 2009 yang digelar April-Mei 2009. Namun, tambah Siti Fatonah, jumlah itu bisa bertambah apabila siswa yang mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya lebih dari sepuluh siswa.  (adetya)