Workshop Lingkungan Hidup di SMA Negeri 16 Surabaya

Sekitar lima puluh siswa berkumpul di ruang Multimedia SMA Negeri 16 Surabaya untuk mengikuti workshop lingkungan hidup yang diadakan SMA Negeri 16 Surabaya bersama Tunas Hijau, Kamis (19/3). Peserta workshop itu adalah pengurus Organisasi Intra Sekolah (OSIS) dan MPK (Majelis Perwakilan Kelas) SMA Negeri 16 Surabaya. Selama sekitar 2,5 jam para siswa itu mengikuti workshop yang dipandu oleh dua aktivis Tunas Hijau Zamroni dan Adetya.
Pada kesempatan kali ini, Tunas Hijau mengajak seluruh peserta  khususnya pengurus OSIS dan MPK untuk terlibat upaya menciptakan lingkungan sekolah yang ramah lingkungan. Workshop tersebut juga diisi sesi diskusi tentang masalah lingkungan hidup yang dihadapi oleh SMA Negeri 16 Surabaya. Pada sesi diskusi ini, peserta juga diminta menyampaikan solusi untuk menangani masalah lingkungan yang ada.
Sebagian besar masalah yang dihadapi oleh SMA Negeri 16 Surabaya merupakan akibat ulah siswa. Seperti misalnya closet atau saluran air di kamar mandi yang sering sengaja disumbat oleh siswa dengan gelas air mineral dan puntung rokok. Penyumbatan ini menyebabkan air yang seharusnya keluar akhirnya menggenang di lantai kamar mandi.
Tunas Hijau juga menyempatkan diri untuk berbagi informasi tentang isu nomer satu abad ini, yaitu perubahan iklim. Melalui slide serta film-film pendek, Tunas Hijau menyampaikan bahwa perlu adanya dukungan seluruh umat manusia untuk menghindari bencana yang ditimbulkan dari dampak perubahan iklim.
Sementara itu, di awal workshop, Kepala SMA Negeri 16 Surabaya Abu Jauhari berpesan agar semua siswa menularkan informasi yang didapat pada workshop tersebut kepada teman kelas mereka masing-masing. “Pokoknya kalian semua harus mendengarkan serta menyampaikan informasi yang kalian dapat siang ini pada semua warga sekolah terutama teman-teman kelas kalian,” kata Abu Jauhari di depan peserta workshop lingkungan. (adetya)