Keluarga Runner Up Puteri Lingkungan Hidup 2009 Nyimas Salsabilah Terpilih Paling Indonesia Culture

Program Indonesia Culture 2009 yang digagas paguyuban pangeran dan puteri lingkungan hidup 2009 telah dilaksanakan, Minggu (7/6). Dengan persiapan sederhana, program ini ternyata berlangsung meriah. Kemeriahan itu bukan dari jumlah peserta hadir yang mencapai ribuan orang, karena jumlah peserta memang tidak lebih seratus orang. Tidak juga dari tempat pelaksanaan yang di kebun indah, karena tempat pelaksanaan hanya di lapangan sekolah dasar negeri komplek di tepi jalan raya. Namun, kemeriahan itu nampak dari ketaatan para peserta yang hadir, yaitu anggota paguyuban pangeran dan puteri lingkungan hidup 2009 beserta keluarga.

Ketaatan yang dimaksud adalah dalam penggunaan busana khas Indonesia. Ya, meskipun pemberitahuan ini hanya disampaikan melalui pesan singkat, namun para anggota paguyuban yang merupakan finalis pangeran dan puteri lingkungan hidup 2009 itu hadir dengan pakaian paling sederhana adalah batik. Melalui pesan singkat, para finalis diminta hadir datang dengan bersama keluarga. Para finalis juga diminta mengenakan pakaian tradisional Indonesia atau setidaknya pakaian batik yang sudah umum dan dimiliki siapapun.

Pada penghujung program Indonesia Culture 2009, Tunas Hijau menganugerahkan penghargaan “Keluarga Paling Indonesia Culture 2009” kepada keluarga Runner Up Puteri Lingkungan Hidup 2009 Nyimas Salsabilah dari SDN Kandangan III Surabaya. Penghargaan ini diberikan karena keluarga Nyimas nampak paling kompak diantara keluarga finalis yang lainnya. Nyimas dan ibunya nampak mengenakan pakaian kebaya warna merah dengan motif border dan bawahan jarik atau sewek. Sementara bapak Nyimas nampak mengenakan blangkon di kepalanya. (roni)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *