Akhiri Pembinaan Lingkungan Hidup 3 Hari, Siswa Kelas XI SMA Santa Maria Surabaya Buat Komik, Poster, Film Pendek, Jingle dan Presentasi

Puluhan siswa-siswi SMA Santa Maria Surabaya kelas XI berkumpul di bangsal olahraga. Mereka bukan sedang berlatih basket ataupun olah raga lainnya, namun mereka tampak serius menyelesaikan beberapa media presentasi mereka tentang kondisi TPA (Tempat Pembuangan Akhir Sampah) Benowo Surabaya, Rabu (15/7). Media presentasi tersebut terdiri dari 5 macam, yakni poster, komik pendek, presentasi power point, film dokumenter dan jingleatau yel-yel atau lagu pendek kelompok.

Pembuatan media presentasi tersebut merupakan tahapan akhir dari pembekalan lingkungan yang diadakan oleh SMA Santa Maria Surabaya bersama Tunas Hijau selama 3 (tiga) hari, 13-15 Juli 2009. Selama kurang lebih 5 (lima) jam, siswa-siswi tersebut menyelesaikan media presentasi yang sudah mulai mereka kerjakan sehari sebelumnya setelah kunjungan lapangan, Selasa (14/7). Setiap kelompok kecil yang terdiri dari 4-6 siswa wajib membuat seluruh media presentasi yang sudah ditentukan.

Beberapa siswa terlihat serius mengerjakan poster kelompok masing-masing. Meskipun beberapa poster terlihat asal buat. Namun, tetap saja dikerjakan dengan sepenuh hati. Salah satunya yang dikerjakan oleh Antonius kelas XI yang membuat poster ukuran A3 dengan visualisasi gambar bumi diatas sebuah tangan dan di sebelahnya tertulis ”Ayo Lestarikan Bumi Ini, Hindarkan Dari Gunungan Sampah”. Menurut Antonius, gambar tersebut dimaksudkan agar manusia lebih bijak dalam membuang sampah yang dihasilkannya.

Selain poster, beberapa siswa terlihat menikmati pembuatan komik pendek. Hampir komik pendek yang hanya 2 (dua) lembar ukuran A3 tersebut bercerita tentang pengalaman siswa-siswi SMA Santa Maria yang berkunjung ke gunungan sampah di TPA Benowo Surabaya. Begitu berkesannya mereka terhadap TPA Benowo Surabaya sampai-sampai runtutan aktivitas mereka selama di TPA tersebut diceritakan lengkap nyaris tanpa ada yang terlewatkan.

Setelah proses pembuatan media presentasi tersebut, kelompok-kelompok yang sebelumnya dibagi menjadi 4 (empat) tema besar mangrove, pantai kenjeran, TPA Benowo dan Kalimas Jagir Wonokromo dikembalikan lagi ke kelas masing-masing untuk mempresentasikan hasil yang sudah mereka dapatkan dari kelompok-kelompok tersebut. Setiap presentasi tersebut didampingi oleh salah satu guru SMA Santa Maria Surabaya dan aktivis Tunas Hijau. Pelaksanaan presentasi tersebut cukup menarik mengingat sebelum atau sesudah mempresentasikan materi kelompok tersebut wajib menampilkan jingle atau yel-yel kelompok mereka. (adetya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *