5 Mahasiswa China Belajar Daur Ulang Kertas, Ivy Tertimpa Papan

Perlahan-lahan cetakan daur ulang kertas diangkat Michael dari atas box plastik besar yang berisikan bubur kertas hasil olahan kertas bekas yang diblenderkemudian dicampur air. Pengenalan daur ulang kertas yang digelar Tunas Hijau kepada mahasiswa simpatisan Tunas Hijau dari China ini diadakan di SDK Santa Theresia I Surabaya, Jumat (21/8) pagi. Pelatihan ini merupakan kali kedua yang diperuntukkan bagi mahasiswa-mahasiswa tersebut. Pada pelatihan sebelumnya, Kamis (20/8), mereka berhasil membuat 12 kertas daur ulang.

Kondisi halaman SDK Santa Theresia I Surabaya yang sedang terik saat itu tidak mengakibatkan mahasiswa-mahasiswa tersebut menampakkan raut muka keterpaksaan dalam membuat kertas-kertas daur ulang tersebut. Rencananya mereka bakal membuat kertas daur ulang sebanyak 50 lembar. Kertas daur ulang tersebut rencananya akan dibuat sebagai bahan utama realisasi rencana aksi lingkungan hidup yang telah mereka buat di sekolah-sekolah.

Pelatihan daur ulang kertas kali ini diwarnai insiden, yakni Chen Jiahui atau akrab dipanggil Ivy, salah seorang simpatisan Tunas Hijau, kejatuhan papan permainan karambol. Kejadian ini menyebabkan memar di bagian punggungnya. Pelatihan ini tidak mencetak kertas daur ulang saja, melainkan juga mulai dari proses merendam, memblender, hingga mencetaknya. Seluruh proses pendaurulangan tersebut wajib dicoba oleh seluruh peserta tersebut.

Menurut Michael, daur ulang kertas ini sangat berguna untuk mengurangi jumlah sampah kertas akibat aktivitas manusia khususnya di sekolah. “Daur ulang kertas juga dapat mengurangi penebangan pohon, karena bahan dasar pembuatan kertas adalah batang pohon. Selain mendaur ulang kertas ada juga upaya yang bisa dilakukan untuk menghemat penggunaan kertas adalah dengan menggunakan kedua sisi kertas,” kata Michael. (adetya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *