Gelar Lomba Mural, Karang Taruna Desa Claket Rayakan HUT RI Dan Ruwah Desa

Berbeda dengan perayaan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) yang lazim dilaksanakan, bersama Tunas Hijau, Karang Taruna Desa Claket, Kecamatan Pacet, Mojokerto memaknai perayaan tersebut dengan cara yang berbeda. Bertepatan dengan perayaan “Ruwah Desa Claket”, berbagai kegiatan unik digelar. Diantaranya lomba Mural Art Miles, yaitu menggambar di kain dengan ukuran 200 m x 160 m. tema yang diambil pun sarat dengan nuansa pelestarian lingkungan, yaitu “Hutan Dataran Tinggi dan Sumber Air”.

Lebih dari 100 anak-anak terlibat dalam pembuatan mural ini. Mereka berhimpun dalam kelompok-kelompok kecil. Masing-masing terdiri dari 6 anak dengan dipandu oleh satu anggota karang taruna. Berbagai sketsa gambar mural segera terlihat diatas kain. Ata misalnya, siswa kelas 4 MI Tribakti ini membuat sketsa tentang hutan dengan latar belakang pegunungan. Sesuai dengan penuturannya, Ata dan kelompoknya menyampaikan pesan “Jangan tebangi hutanku”. “Aku kepingin alas nang cedhak deso ora di rusak, Mas (aku ingin hutan di dekat desa tidak di rusak),” papar Ata ketika ditanya alasan tema yang diambil.

Tidak hanya peserta, warga desa pun terlihat sangat berantusias mendukung pelaksanaan lomba. Ini terlihat dari beberapa warga yang dengan sukarela menyumbang secara spontanitas berbagai kebutuhan lomba. Siswanto misalnya, menyumbangkan satu pak spidol ketika melihat banyak peserta yang tidak membawa pensil untuk membuat sketsa gambar. Tidak hanya itu, makanan kecil, buah-buahan, kopi panas dan lain sebagainya juga banyak disumbangkan warga sekitar. Bahkan banyak diantara orang tua peserta yang rela menunggu anaknya mengikuti lomba dengan maksud untuk memberikan semangat.

Sesuai dengan dengan hasil musyawah pemuda, gambar mural yang dihasilkan pada lomba ini nantinya akan di tampilkan pada pawai akbar HUT RI ke 63 se-Kecamatan Pacet. Hal ini dipaparkan Ketua Karang Taruna Desa Claket Anang Anwardi. ”Di pawai yang diselenggarakan 15 Agustus nanti, Desa Claket hanya akan mengirimkan satu kontingen, tetapi di dalamnya terdapat perwakilan dari tiga dusun yaitu Dusun Caket, Dusun Mligi, dan Dusun Sembung serta perwakilan sekolah-sekolah yang ada di Desa Claket,” ungkap Anang di sela pelaksanaan lomba. Dijelaskan Anang bahwa pada pelaksanaan pawai akbar yang akan dilaksanakan, semua pihak telah bersepakat untuk membawakan satu tema “Pelestarian Hutan Dan Sumber Air”. Dengan harapan bahwa dari pawai ini dapat memberikan inspirasi ke banyak orang untuk melestarikan hutan. (geng)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.