Kurang Dari Satu Jam, Ratusan Paket Bantuan Didistribusikan Pada Masyarakat Kurang Mampu di Pacet

Pacet- Pelaksanaan Bakti Sosial Peduli Lingkungan Hidup 2009 gelombang pertama yang sedianya dilaksanakan dua hari (12-13/9) mengalami sedikit perubahan. Pelaksanaan kegiatan yang difokuskan di Dusun Mligi dan Rumah Baca Sampoerno ini dilaksanakan Minggu (13/9).

Sambil menjalankan ibadah puasa, puluhan pelajar yang berasal dari SMA Tujuh Belas Agustus 1945 Surabaya, SMA Barunawati Surabaya, SMA Negeri 20 Surabaya, SMK KAL Surabaya dan SMA Negeri I Pacet terlihat antusias melaksanakan kegiatan, meskipun sinar Matahari musim kemarau di dataran tinggi Pacet sangat menyengat. Hal ini terlihat dari berbagai aktifitas yang dilakukan, mulai dari mengemas berbagai macam bantuan kebutuhan pokok, mencetak dan mendistribusikan kupon, hingga membagikan bantuan kepada masyarakat.

Pelajar-pelajar dari beberapa SMA di Surabaya ini secara khusus datang ke Dusun Mligi satu hari sebelumnya untuk melaksanakan Bakti Sosial Peduli Lingkungan Hidup 2009. Melalui berbagai kegiatan penggalangan bantuan yang dilakukan di sekolah masing-masing, pelajar-pelajar ini membawa berbagai bantuan yang akan didistribusikan untuk warga. Bantuan juga mengalir dari SMA Negeri I Pacet, sekolah lokal terdekat dengan lokasi kegiatan bakti sosial.

Di Dusun Mligi, kegiatan baksos yang dilaksanakan berlangsung dengan meriah. Sejak pukul 07.30 Wib, masyarakat sudah terlihat menyemut di lokasi kegiatan. Padahal, baksos yang digelar baru akan dimulai pukul 08.30, sesuai dengan waktu yang tercantum di kupon pengambilan paket bantuan. Menginjak pelaksanaan kegiatan, terlihat antrian mengular untuk mengambil paket bantuan dan baju layak pakai. Setiap pemegang kupon mendapatkan satu paket sembako dan pakaian layak pakai maksimal 7 potong pakaian. Layaknya di gerai-gerai departemen store, masyarakat pun antusias terlihat memilih dan mencoba pakaian-pakaian tersebut.

Setali tiga uang dengan baksos di Dusun Mligi, baksos yang di laksanakan di Rumah Baca Sampoerno juga berlangsung meriah. Selain membagikan paket bantuan kebutuhan pokok dan pakaian layak pakai, baksos juga membagikan berbagai peralatan sekolah untuk anak-anak di sekitar Rumah Baca Sampoerno. Kegembiraan tujuh puluh anak-anak yang datang ke Rumah Baca Sampoerno ini semakin terlihat saat beberapa pelajar gabungan yang berasal dari beberapa SMA di Surabaya dan Pacet memberikan berbagai macam permainan lingkungan hidup.

Pada baksos gelombang I ini berhasil didistribusikan 400 paket bantuan dan ratusan potong pakaian layak pakai di dua tempat. Tiap paket terdiri dari beras, mie instan, minyak goreng dan aneka kebutuhan lainnya. Paket-paket ini merupakan akumulasi dari berbagai donasi yang berhasil dihimpun selama bulan Ramadhan. Sementara itu baksos gelombang ke II yang sedianya dilaksanakan Rabu (16/9), diundur pelaksanaannya. Ini dilakukan mengingat bantuan yang didapatkan untuk gelombang kedua masih kurang dari target. (geng)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.