Pohon dan Hidup Kita

Finalis Puteri Lingkungan Hidup 2008 Malang Raya Mierna Puspita

Pohon. Kata itu selalu menging tkan kita pada sesuatu yang hijau dan rindang. Pohon adalah hal yang sangat penting dan mempunyai peran sangat besar dalam membantu kita menjalani kehidupan. Pohon memiliki banyak fungsi antara lain menyaring polusi udara, menyediakan oksigen dan sumber makanan, mencegah erosi dan mengurangi pemanasan global dengan penyerapan gas-gas rumah kaca. Pohon juga menyediakan akomodasi bagi aneka satwa seperti burung atau lebah. Betapa banyak manfaat yang kita rasakan hanya dari sebatang pohon.
Namun, bagaimana bila pohon-pohon tersebut mati? Tentu saja, manusia pasti akan kesulitan bertahan hidup. Tidak ada oksigen untuk bernafas, tidak ada makanan dan tidak ada peneduh ketika kita merasa kepanasan. Bencana banjir dan tanah longsor akan terjadi di mana-mana dan merajalela. Daerah pantai pun akan terkikis akibat adanya abrasi. Mengerikan bukan? Namun itulah kenyataannya. Saat ini banyak pohon-pohon yang mati terutama di daerah perkotaan. Pohon-pohon tersebut banyak yang diberi racun sehingga meranggas dan mati, atau yang lebih parah adalah ditebang habis. Pohon-pohon yang ditebangi tersebut merupakan salah satu usaha pembukaan lahan untuk pendirian bangunan.
Kota Malang pun tidak luput dari hal itu. Bila diamati, sudah banyak pohon-pohon yang ditebang atau dimatikan hanya untuk kepentingan bisnis, seperti membangun perkantoran atau rumah toko. Ruang terbuka hijau dengan aneka pohon yang rimbun kini telah berubah menjadi pertokoan dan yang lebih parah. Nyaris tidak ada satu pun pohon pelindung yang berdiri di dekat bangunan-bangunan tersebut. Para pemilik bangunan menebang habis pepohonan yang ada dan menggantinya dengan tanaman-tanaman kecil. Apalagi, kini semakin banyak kendaraan bermotor yang berseliweran di jalan-jalan Kota Malang. Sementara jumlah pohon pelindung semakin sedikit. Jadilah citra Kota Malang sebagai kota yang sejuk dan asri tergantikan menjadi Kota Malang yang panas.
Lalu, apa yang harus kita lakukan supaya pohon-pohon tersebut tetap ada? Kita bisa menyisakan sedikit tempat di halaman rumah kita untuk ditanami satu pohon pelindung. Memang, mengembalikan pohon yang telah mati tidak secepat mengedipkan mata atau bahkan tidak secepat membangun rumah baru. Tetapi, tidak ada salahnya kita menanam pohon mulai sekarang, karena semakin cepat semakin baik. Kita juga bisa memanfaatkan lahan kosong untuk dijadikan ruang terbuka hijau. Ajaklah keluarga dan teman-teman untuk menanam pohon bersama atau bergabunglah dalam kegiatan tanam pohon yang diadakan sekolah atau organisasi lingkungan.
Tanamlah pohon mulai sekarang dan dapatkan hasilnya di masa depan!

25 April 2010, Puteri Lingkungan Hidup 2009 Alya Thalafadhilla: Asyiknya Eco Wisata Ke Pulau Sumbawa

19 Januari 2010, Finalis Puteri Lingkungan Hidup 2008 Malang Raya Mierna P: Pohon dan Hidup Kita

30 Desember 2009, Pangeran Lingkungan Hidup 2009 Malang Raya M. Assadin Nur: Sebelum Ikut PangPut, Sering Berperilaku Tidak Ramah Lingkungan
18 Desember 2009, Puteri LH 2009 Malang Raya Cherissa Wahyu Pramais: Banjir Sering Disebabkan Sampah Yang Menyumbat Saluran Air

2 Desember 2009, Runner up I Pangeran Lingkungan Hidup 2008 Malang Raya Oryza Adhitya Wardana: Kekurangan Air Bersih, Masyarakat Belanda Harus Menyaring Air Laut Yang Biayanya Sangat Mahal dan Prosesnya Sangat Lama

11 November 2009,  Firsttolia L.Y. Sugianto, Runner Up Puteri LH 2008 Malang Raya: Pernah Dipanggil Puteri Indonesia. Pernah Juga Malu Karena Tidak Tahu Nama Bunga

3 November 2009,  Pangeran Lingkungan Hidup Malang Raya 2008  M. Dakita Zulfikar:  Pengalaman Asyik Mengikuti Pangput LH 2008 se-Malang Raya

6 Oktober 2009, Runner Up II Puteri Lingkungan Hidup 2008 Malang Raya Mumtaza Noor Ashila: Asyiknya Bercocok Tanam Organik Bagi Tubuh Manusia dan Bumi

22 September 2009, Finalis Puteri Lingkungan Hidup 2009 Monica Andreas: Batasi Penggunaan Pendingin Ruangan di Rumah

15 September 2009, Runner Up IV Puteri Lingkungan Hidup 2009 Claudia Alicia Buditanoyo: Muara Sungai Wonorejo Dengan Banyak Spesies Burung Dan Sampah Non Organik

8 September 2009, Finalis Puteri Lingkungan Hidup 2009 Faradila Rizky Amalian: Ikut Mencegah Pemanasan Global Dengan Selalu Membawa Bekal Makanan Dari Rumah

1 September 2009, Puteri Lingkungan Hidup 2008 Malang Raya Kurnia Kusuma Syafitri: Sampah, Harta Karun Yang Terbuang

25 Agustus 2009, Runner Up III Puteri Lingkungan Hidup 2009 Salshabia Azura Hemat Air, Terbiasa Sikat Gigi Dengan Air Satu Gelas

20 Agustus 2009, Runner Up II Pangeran Lingkungan Hidup 2009 Gefari Perwira Zikrian: Langsung Pusing Bila Terkena Asap Rokok

12 Agustus 2009, Runner Up II Puteri Lingkungan Hidup 2009 Dania Shofi Maziyah: Hemat Listrik dan Transportasi Sangat Penting

4 Agustus 2009, Runner Up Pangeran Lingkungan Hidup 2009 Firman Syarifudin Saputra: Bangga Ikut Mempercantik Terminal Joyoboyo Pada Kampanye Udara

1 Juli 2009, Runner Up Puteri Lingkungan Hidup 2009 Nyimas Salsabila Rahma Indah Zahra Dengan Impian Lingkungan Untuk Surabaya

22 Juni 2009, Pangeran Lingkungan Hidup 2009 M. Gunawan Wibisono Dan Asyiknya Ikut PangPut

15 Juni 2009, Puteri Lingkungan Hidup 2009 Alya Thallafadhila Dan Rencana Family Tree Planting

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.