Pohon dan Hidup Kita

Pohon. Kata itu selalu mengingatkan kita pada sesuatu yang hijau dan rindang. Pohon adalah hal yang sangat penting dan mempunyai peran sangat besar dalam membantu kita menjalani kehidupan. Pohon memiliki banyak fungsi antara lain menyaring polusi udara, menyediakan oksigen dan sumber makanan, mencegah erosi dan mengurangi pemanasan global dengan penyerapan gas-gas rumah kaca. Pohon juga menyediakan akomodasi bagi aneka satwa seperti burung atau lebah. Betapa banyak manfaat yang kita rasakan hanya dari sebatang pohon.

Namun, bagaimana bila pohon-pohon tersebut mati? Tentu saja, manusia pasti akan kesulitan bertahan hidup. Tidak ada oksigen untuk bernafas, tidak ada makanan dan tidak ada peneduh ketika kita merasa kepanasan. Bencana banjir dan tanah longsor akan terjadi di mana-mana dan merajalela. Daerah pantai pun akan terkikis akibat adanya abrasi. Mengerikan bukan? Namun itulah kenyataannya. Saat ini banyak pohon-pohon yang mati terutama di daerah perkotaan. Pohon-pohon tersebut banyak yangdiberi racun sehingga meranggas dan mati, atau yang lebih parah adalah ditebang habis. Pohon-pohon yang ditebangi tersebut merupakan salah satu usaha pembukaan lahan untuk pendirian bangunan.

Kota Malang pun tidak luput dari hal itu. Bila diamati, sudah banyak pohon-pohon yang ditebang atau dimatikan hanya untuk kepentingan bisnis, seperti membangun perkantoran atau rumah toko. Ruang terbuka hijau dengan aneka pohon yang rimbun kini telah berubah menjadi pertokoan dan yang lebih parah. Nyaris tidak ada satu pun pohon pelindung yang berdiri di dekat bangunan-bangunan tersebut. Para pemilik bangunan menebang habis pepohonan yang ada dan menggantinya dengan tanaman-tanaman kecil. Apalagi, kini semakin banyak kendaraan bermotor yang berseliweran di jalan-jalan Kota Malang. Sementara jumlah pohon pelindung semakin sedikit. Jadilah citra Kota Malang sebagai kota yang sejuk dan asri tergantikan menjadi Kota Malang yang panas.

Lalu, apa yang harus kita lakukan supaya pohon-pohon tersebut tetap ada? Kita bisa menyisakan sedikit tempat di halaman rumah kita untuk ditanami satu pohon pelindung. Memang, mengembalikan pohon yang telah mati tidak secepat mengedipkan mata atau bahkan tidak secepat membangun rumah baru. Tetapi, tidak ada salahnya kita menanam pohon mulai sekarang, karena semakin cepat semakin baik. Kita juga bisa memanfaatkan lahan kosong untuk dijadikan ruang terbuka hijau. Ajaklah keluarga dan teman-teman untuk menanam pohon bersama atau bergabunglah dalam kegiatan tanam pohon yang diadakan sekolah atau organisasi lingkungan.

Tanamlah pohon mulai sekarang dan dapatkan hasilnya di masa depan!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.