45 Siswa SMP YPJ Kuala Kencana Mengawali Program LH Berkelanjutan

Kuala Kencana- Semangat perubahan tidak hanya monopoli orang dewasa saja, anak-anak pun bisa juga menjadi pionir dari perubahan yang akan diciptakan. Hal inilah yang terjadi di SMP YPJ Kuala Kencana. Sekitar 45 orang siswa perwakilan kelas 7 dan 8 berkumpul pada Senin (27/4) pagi. Mereka merencanakan tentang pentingnya program lingkungan hidup yang berkelanjutan di sekolah mereka.

Program yang berkelanjutan ini penting untuk membiasakan para siswa agar peduli terhadap lingkungan hidup. Dibutuhkan peran serta aktif dari semua siswa YPJ untuk mewujudkan sekolahnya memiliki budaya lingkungan hidup yang kuat. Untuk melibatkan peranan semua siswa dalam kegiatan lingkungan yang berkelanjutan, perwakilan kelas ini membentuk 4 tim kerja akan menjadi motor penggerak program lingkungan hidup di sekolah. Adapun keempat tim tersebut adalah Tim Nursery, Tim Jungle Track, Tim Kompos dan Tim Taman Kelas.

Masing-masing tim akan bertanggung jawab sesuai dengan nama timnya serta menggerakkan teman-temannya terlibat aktif di dalamnya. Tim Nursery yang diketuai oleh Ririn Irianti Saputri siswi kelas 8 C, rencananya akan memperbanyak jumlah tanaman yang ada di dalam Nursery atau Rumah Pembibitan sekolah dengan mengadakan lomba tanaman terunik dan terlangka antar kelas. Maksudnya, nantinya tiap kelas akan mengumpulkan tanaman sebanyak 5 tanaman dan akan dipilih beberapa tanaman yang paling unik dibandingkan yang lainnya.

Beda lagi dengan Tim Jungle Track yang diikuti oleh Gibrail Chartenz Manorek siswa kelas 8A. Remaja yang juga ketua OSIS SMP YPJ ini menuturkan bahwa kelompoknya merencanakan Jungle Track yang ada di belakang sekolahnya menjadi pusat pendidikan lingkungan hidup tentang keanekaragaman hayati hutan tropis Papua. Rencana ini akan diawali dengan 2 kompetisi yang mereka rencanakan untuk para siswa, yaitu Zero Two Race dan Bird Watching. Serangkaian kompetisi tersebut rangkaian peringatan Hari Bumi 2010 yang diperingati setiap 22 April.

Selain kedua tim tersebut, tim Taman Kelas juga memiliki rencana berkelanjutan. Rencana yang disiapkan tim ini adalah mengadakan Lomba Keindahan Taman Kelas. Taman-taman kelas ini tersebas mengelilingi sekolah mereka. Sedangkan untuk tim kompos, mereka akan mengadakan lomba poster dan pamflet bertema pemilahan sampah. Mereka juga berusaha mengoptimalkan program pengomposan sampah organik (dedaunan dan sisa makanan) menggunakan alat pengolah kompos sederhana yang dimiliki sekolah. (dony)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.