59 Sekolah Adiwiyata di Jawa Timur Bakal Sukseskan Kemah Hijau Jatim 2010

Surabaya- Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2010 (World Environment Day) yang diselenggarakan di Jawa Timur dipastikan bakal meriah dan bermanfaat. Program lingkungan hidup tahunan ini bakal dipusatkan di Kabupaten Malang, tepatnya di bendungan Selorejo, Ngantang pada 4-8 Juli. Peringatan Hari Lingkungan Hidup tahun ini mengambil tema “Pelestarian Keanekaragaman Hayati, Selamatkan Daerah Aliran Sungai”. Dalam rangkaian kegiatan ini, Tunas Hijau secara khusus akan memfokuskan dan mensukseskan pelaksanaan Kemah Hijau.

Berbagai kegiatan bernuansa pelestarian lingkungan hidup bakal dilaksanakan. Diantaranyakemah hijau, pameran, workshop, sarasehan, lomba-lomba, uji kualitas air dan uji emisi tidak bergerak. Bakal meriahnya kegiatan ini terlihat dari rapat kordinasi yang dilaksanakan di kantor BLH Jatim Senin (14/6). Dalam rapat tersebut tak kurang belasan perwakilan instansi pemerintah dan kalangan usahawan swasta duduk bersama untuk merumuskan kontribusi sesuai dengan  bidang masing-masing.

Petrokimia Gresik, perusahaan yang bergerak di bidang chemical industri ini langsung memberikan kesanggupan berupa penyediaan 400 kaos dan topi untuk peserta dan guru delegasi Kemah Hijau 2010, serta bantuan dana bagi sekolah-sekolah Adiwiyata di Jawa Timur. Sementara itu dari Dinas Perikanan Jawa Timur memberikan kesanggupan sumbangan bibit unggul ikan nila sejumlah 10.000 ekor yang akan ditebar di bendungan Selorejo.

Sementara itu, sebanyak 59 SD, SMP dan SMA di Jawa Timur yang telah memperoleh predikat sebagai Sekolah Adiwiyata dipastikan bakal mensukseskan gelaran Kemah hijau 2010. Kemah yang rencananya dilaksanakan pada tanggal 5-8 Juli tersebut akan membahas isue tentang keanekaragaman hayati (biodiversity). Hal ini selaras dengan tema lingkungan hidup internasional tahun ini yaitu “Many Species, One Planet, One Future”.

Tunas Hijau akan menjadikan kemah hijau tahun ini sebagai sarana berbagi pengetahuan dan pengalaman tentang segala hal berkaitan dengan konservasi keanekaragaman hayati. Guru pendamping pun bakal mendapatkan pengalaman baru tentang pengembangan penerapan pembelajaran dengan fokus pelestarian keanekaragaman hayati. Berbagai sesi yang menarik telah dipersiapkan, diantaranya sesi video conference di lokasi perkemahan. Dalam sesi ini peserta dan guru akan berbagi pengalaman tentang upaya untuk konservasi keanekaragaman hayati dengan sekolah-sekolah jaringan Tunas Hijau di luar negeri.

Puncak peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia ini akan dilaksanakan 8 Juli 2010. Diperkirakan puncak peringatan akan melibatkan sekitar 1.500 undangan, masyarakat setempat dan peserta kemah. Gubernur Jawa Timur Soekarwo dan Menteri Lingkungan Hidup Gusti Muhammad Hatta dijadwalkan hadir untuk memberikan berbagai penghargaan atas upaya-upaya yang dilakukan masyarakat guna melestarikan lingkungan hidup. Diantaranya penganugerahan Kalpataru, Sekolah Adiwiyata dan Adipura. Selain penganugerahan berbagai penghargaan, pada puncak peringatan tersebut juga direncanakan pelepasan berbagai satwa liar langka endemik Pulau Jawa. Diantaranya Luthung Jawa dan pelepasan benih ikan ke bendungan Selorejo. (sugeng)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.