Ribuan Benih Ikan Lele Dan Nila Dilepaskan Di Kolam Ikan Yang Terintegrasi Kantin Apung

Surabaya- Tidak banyak sekolah yang memiliki kantin ramah lingkungan hidup. Tidak banyak pula kantin sekolah ramah lingkungan hidup yang ada, dibangun terapung atau berada di atas kolam ikan yang cukup luas. SMP Negeri 26 yang berlokasi di Jl. Banjar Sugihan, kawasan Tandes memiliki kantin terapung ramah lingkungan hidup itu. Senin (18/10), puluhan ribu bibit ikan nila dan lele dikembangbiakkan di kolam ikan berukuran 25×50 meter itu.

Jenis ikan nila dan ikan lele sengaja dipilih di kolam yang memanfaatkan air buangan dari toilet sekolah dan sungai sebelah itu. Ikan lele dipilih karena tergolong jenis ikan yang tahan berbagai macam kondisi air. “ikan lele juga berfungsi mereduksi sisa makanan. Sedangkan ikan nila sengaja dipilih sebagai salah satu indikator kualitas air di sekolah dan sekitarnya,” ungkap Nyimas Salsabila Rahma Indah Zahra, siswa kelas 7 SMP Negeri 26, yang akan mengikuti International Children’s Conference on the Environment di Nagoya, Jepang, 19-27 Oktober 2010.

Pelepasan ribuan bibit ikan itu dipimpin oleh Kepala SMPN 26 Surabaya Titik Sudarti diikuti guru-guru dan siswa dari beberapa kelas. Pembiakan ikan di kolam sekolah yang terintegrasi dengan kantin sekolah apung ini diantaranya berfungsi sebagai media pendidikan lingkungan hidup bagi siswa. “Sedangkan kantin sekolah melalui kantin apung yang makanan dan minumannya higienis dan memenuhi standar kesehatan ini diharapkan bisa mengurangi sebaran sampah yang selama ini banyak ditemukan di seluruh sudut sekolah,” ungkap kepala sekolah yang menjadi penggagas kantin apung ini.

Menurut pantauan Tunas Hijau yang mendampingi pelepasan bibit-bibit ikan itu, tersedianya kantin apung ini memang menghilangkan kesan kumuh pada kantin sekolah sebelumnya. Dengan adanya kantin apung ini, jenis sampah non organik khususnya pembungkus makanan minuman menjadi berkurang drastis. Penyebabnya, semua makanan disajikan dengan piring yang bisa terus dipakai berulang kali. Semua minuman juga disajikan dengan gelas yang bisa dipakai berulang kali. Sisa makanan juga langsung dikompos. (roni)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *