Aerobic, Remo, Origami Dan Daur Ulang Melalui Video Conference

Surabaya- Tiga puluh lima menit sudah video conference antara dua sekolah dari dua negara, yaitu SDN Kandangan III Surabaya Indonesia dan Yuhidera II primary school Jepang berlangsung siang itu, Jumat (19/11) siang. Pertanda waktu conference sudah harus diakhiri. “Time is up (waktu sudah habis),” ungkap kata Hyakunari, guru Yuhidera primary school sambil menunjukkan tulisan di atas kertas putih tentang hal yang sama. Aktivis Tunas Hijau Zamroni yang mendampingi SDN Kandangan 3 pun meresponnya dengan permintaan untuk mengajari origami atau seni melipat kertas.

Permintaan SDN Kandangan 3 untuk diajari origami bukan tanpa alasan. Beberapa menit sebelumnya, para siswa Yuhidera primary school Jepang yang mengikutivideo conference (VC) ini mempratekkan origami itu secara masal di depan para siswa SDN Kandangan III yang mengikuti conference ini. Hyakunari pun mengiyakan permintaan SDN Kandangan III. Sebidang kertas bujur sangkar pun diarahkan beberapa siswa Yuhidera ke depan kamera video conference. Sedangkan para siswa SDN Kandangan III nampak menirukan setiap lipatan yang dilakukan siswa di Jepang melalui layar LCD.

Video conference ini adalah kali kedua yang dilakukan oleh Yuhidera primary school Jepang dengan SDN Kandangan III Surabaya. Pada VC ini, para siswa SDN Kandangan III menunjukkan cara mendaur ulang botol plastik bekas menjadi tempat pensil dan hiasan meja. Di awal konferensi, dua orang siswa SDN Kandangan III bahkan menampilkan tarian tradisional Remo, yang merupakan tarian pembuka. Pada penampilan tari Remo ini diperagakan oleh Bening dan Rahmah dengan lugas meskipun hanya dengan mengenakan seragam sekolah dan selendang. Pada saat ditampilkan tarian Remo ini, nampak para siswa Yuhidera begitu menikmati sambil sesekali menggerakkan anggota tubuh mereka.

Setelah tarian Remo selesai, seluruh siswa Yuhidera menampilkan beberapa gerakan yang merupakan bagian dari tari tradisional Jepang. Begitu para siswa Jepang selesai dengantarian tradisionalnya, siswa kelas 4 SDN Kandangan III Ratu Tria Salsadita menampilkan gerakan-gerakan aerobic sport. Penampilan Ratu Tria ini membuat para siswa Yuhidera beberapa kali memberikan tepuk tangan. Dari wajah anak-anak Jepang ini juga nampak kekaguman kepada Ratu Tria. Sementara itu, VC ini juga diikuti oleh beberapa guru dari SDN Babat Jerawat I, SDN Tandes Lor, SD Mujahidin 2, SDN Banjar Sugihan I, SDN Banjar Sugihan II dan SDN Kandangan II. VC ini merupakan bagian dari International Intercultural Mural Exchange for Environment yang Tunas Hijau menjadi koordinator Indonesia. (ron)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.