SD Hang Tuah 10 Juanda Kirim Bantuan Sejumlah 1 Pick Up Trash To Cash For Merapi

Surabaya- Program lingkungan hidup untuk kemanusiaan (environment for humanity)Trash to Cash for Merapi yang digelar Tunas Hijau sejak seminggu lalu terus bergulir. Di markas Tunas Hijau, Sabtu (13/11) sore, SD Hang Tuah 10 Juanda Sidoarjo mengirimkan bantuan untuk program ini sebanyak 1 pick up. Bantuan dari SD Hang Tuah 10 Juanda ini berupa koran bekas, botol plastik, pakaian, pembalut wanita, peralatan mandi dan mi instan. Sekolah mitra Tunas Hijau ini juga menyerahkan uang tunai sebesar Rp. 419.000,-.

Disampaikan Soeyatni, guru lingkungan hidup SD Hang Tuah 10 Juanda bahwa program Trash to Cash for Merapi mendapat respon bagus dari pimpinan SD Hang Tuah 10 dan warga sekolah. Hasil bantuan yang dikumpulkan Minggu ini lebih banyak dari sebelumnya. “Sebelumnya, minggu lalu, hanya dua kelas saja yang berpartisipasi, karena kelas-kelas lainnya sedang berkegiatan tengah semester di luar kota. Minggu ini, hampir semua kelas sudah berpartisipasi, meskipun masih belum semua siswa,” ungkap Soeyatni.

Sebelumnya, pagi hari, Salsabila Zeta Zain yang  anggota paguyuban pangeran dan puteri lingkungan hidup 2010 juga mengumpulkan sampah yang dia himpun dari teman-teman sekelasnya di SD Al Muslim Wadungasri Sidoarjo. Setelah Salsabila, PT. Yamaha Electronic Manufacturing Indonesia (YEMI), yang berlokasi di Pasuruan juga mengirimkan sampah bernilai jual di markas Tunas Hijau. Jumlah sampah dari YEMI tidak tanggung-tanggung, yaitu satu truk dobel engkel.

Disampaikan aktivis senior Tunas Hijau Mochamad Zamroni bahwa sekolah-sekolah paguyuban pangeran dan puteri lingkungan hidup 2010 juga terus melakukan program Trash to Cash for Merapiini, yaitu pengumpulan sampah non organik bernilai jual, yang selanjutnya seluruh uang hasil penjualan sampah akan disumbang-salurkan untuk korban Merapi. Diantara sekolah itu adalah SDN Kaliasin 3 Surabaya yang sejak seminggu lalu melakukan pengumpulan koran bekas. “Sampah koran bekas yang terkumpul dari warga SDN Kaliasin 3 masih belum kami pindahkan ke markas Tunas Hijau. Insya Allah koran bekas dan jenis sampah non organik lainnya akan segera kami ambil dari sekolah ini,” terang Zamroni. (ron)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.