SMP 25 Prioritaskan Pembuatan Biopori

Surabaya- Sedikitnya 25 siswa yang terlibat dalam tim lingkungan hidup SMPN 25 Surabaya kembali melakukan pertemuan, Sabtu (11/12) di sekolah mereka. Pada pertemuan ini mereka akan menuntaskan program kerja yang telah mereka buat sebelum liburan sekolah. Program pembuatan biopori akan mengawali program kerja yang akan mereka kerjakan pada awal tahun 2011.

Shintya, siswi kelas 7 SMPN 25 Surabaya, mengatakan pembuatan biopori dipilih pada awal tahun ini karena beberapa waktu yang lalu sekolah yang berlokasi di kawasan Simo Surabaya Barat itu terendam banjir setinggi mata kaki. “Banjir bahkan masuk ke dalam ruangan kelas,” tambah Shintya. Kami berharap melalui pembuatan banyak lubang biopori di sekolah dapat mengurangi genangan air setelah hujan.

Selain pembuatan biopori, untuk menambah semangat warga sekolah agar cinta terhadap lingkungan tim lingkungan memiliki program yang digelar setiap 3 bulan sekali. Lomba lingkungan hidup yang mencakup tentang perilaku individu terhadap lingkungan hingga kebersihan dan keindahan taman kelas akan menjadi pokok penilaian. “Sementara untuk siswa dahulu. Selanjutnya adalah guru, staff TU, hingga kepala sekolah akan terlibat dalam lomba ini,” ungkap Titah, siswi kelas 8.

Di lokasi berbeda, raut wajah tegang menyelimuti 30 siswa yang mengikuti ekstra lingkungan hidup di sekolah mereka. Pada pertemuan ini, mereka menantikan hasil pengumuman kelulusan ujian praktek yang telah mereka lakukan minggu lalu. Edita, guru LH SDK Santa Theresia 1 Surabaya mengucapkan syukur karena seluruh siswanya berhasil menuntaskan ujian praktek yang telah mereka laksanakan. “Puji Tuhan, mereka berhasil menuntaskan praktek ini,” ujarnya kepada Akbar, aktivis lingkungan hidup yang mendampingi para siswa. (bar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *