Kepala SMPN 11 Sangat Mendukung Program Lingkungan di Sekolah

Surabaya-  Lebih dari 200 siswa kelas 9 SMP Negeri 11 nampak sedang sibuk menanam tanaman hias di dalam pot masing-masing saat Tunas Hijau melakukan pembinaan lingkungan hidup di sekolah itu, Senin (14/3). Canina Putri, siswa kelas 9 yang mengikuti penanaman itu menjelaskan bahwa semua tanaman yang ditanam itu berasal dari siswa kelas 9 yang diberi tugas membawa tanaman dari rumah. ”Kegiatan ini menjadi salah satu kegiatan ebta praktek lingkungan sebelum Ujian Nasional. Media pot digunakan karena terbatasnya lahan kosong yang bisa ditanami,” ujar Canina sambil menunjukkan tanaman yang sudah ditanamnya.

Pembinaan lingkungan hidup sebagai tindak lanjut program Sekolahku Peduli Lingkungan ini melibatkan sedikitnya 100 siswa kelas 7 dan 8. Mereka semua tergabung dalam Kader Lingkungan SMP Negeri 11yang berlokasi di Sawah Pulo Surabaya. Pada pembinaan ini mereka mendapatkan pelatihan singkat tentang  pentingnya  media komunikasi untuk mewujudkan suasana sekolah yang bagi mereka sesuai dengan kapasitas mereka sebagai siswa.

Pada pembinaan ini, aktivis Tunas Hijau Satuman mencoba mengangkat motivasi peserta pembinaan dengan menanyakan keinginan mereka untuk sekolahnya tercinta. “Peran kalian sebagai Kader Lingkungan SMP Negeri 11 sangat penting dalam menjalankan program ini. Tidak perlu menunggu untuk mendapatkan dukungan dari semua guru atau semua siswa sekolah. Coba, teman-teman ungkapkan harapan teman-teman untuk lingkungan hidup di sekolah ini,” ujar Satuman mencoba memotivasi semua siswa yang hadir.

Tidak butuh waktu lama, Faidah Morniyati, siswa kelas 8D, mengungkapkan keinginannya untuk memperoleh sekolah yang ramah lingkungan dan asri. “Sekolah ramah lingkungan yang dimaksud adalah sekolah yang memiliki green house, taman toga, bebas dari segala macam sampah plastik dankantin yang ramah lingkungan,” tutur Faidah yang juga menjabat sebagai Ketua OSIS ini.  Sementara itu, menanggapi Faidah, Satuman menjelaskan bahwa untuk mewujudkan sekolah seperti itu kuncinya hanya satu, yaitu mempunyai niat, kemauan dan kemampuan. “Tidak cukup hanya dengan niat dan kemauan saja, harus dibarengi usaha atau tindakan nyata untuk merealisasikan yang menjadi keinginanteman-teman” jawab Satuman.

Wiwiek, guru pembina lingkunganhidup SMP Negeri 11 mengaku bangga dengan tingginya semangat yang dimiliki siswanya pada program Sekolahku Peduli Lingkungan demi terwujudnya sekolah yang asri dan bersih. “Saya mendukung program yang telah dibuat siswa-siswa saya. Saya mencoba merealisasikan program anak-anak. Tetapi tidak selalu bisa terwujud seketika. Upaya untuk mewujudkansekolah yang asri sudah dimulai. Sudah banyak tanaman di dalam pot, meski penempatannya kurang teratur,” jelasWiwiek.

Sementara itu, Kepala SMP Negeri 11 Surabaya Soeharto mengatakan sangat mendukung dan senang dengan program lingkungan hidup yang sudah dilakukan siswanya, khususnya mengenai lingkungan sekolah. Menanggapi program atau keinginan siswanya untuk menciptakan sekolah yang ramah lingkungan, Soeharto berpesan kepada siswanya untuk tidak segan mengomunikasikan kepadapimpinan sekolah untuk merealisasikan program yang sudah direncanakan. “Sekolah secara penuh mendukung terlaksananya program tersebut. Namun, tidak mungkin bila hanya Kader Lingkungan saja yang bergerak. Program ini harus melibatkan seluruh warga sekolah,” pesan Kepala SMP Negeri 11 Surabaya Soeharto kepada siswanya. (ryan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.