42 Sekolah Surabaya Ikuti Lomba Kantin Sehat dan Toilet Bersih

Surabaya terus mengembangkan diri sebagai kota ramah lingkungan melalui program-programnya. Kali ini, sasarannya adalah kantin dan toilet sekolah yang ada di bawah naungan mereka. Lomba Kantin Sehat dan Toilet Bersih adalah program yang kini digelar di sekolah-sekolah Surabaya.   Segera. Tujuannya, untuk menciptakan kebersihan dan kesehatan anak didik di sekolah. Lomba ini diselenggarakan dalam rangkaian hari ulang tahun kota Surabaya.

Para juri tahun ini pun telah melaksanakan koordinasi, Rabu pagi (4/3). Para juri yang terdiri dari Tunas Hijau, Dinas Pendidikan (Dispendik), Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP), Badan Lingkungan Hidup (BLH) dan Dinas Kesehatan (Dinkes) kota Surabaya telah menyatakan siap untuk melaksanakan tugas.

“Kami rasa kami semua sudah siap untuk menjalankan tugas,” tutur Mahmud, perwakilan DKP. Menurut Mahmud, penyelenggaraan tahun lebih detail dalam penilaiannya. Banyak aspek yang dinilai, jadi bagi peserta yang mengikuti perlu memperhatikan hal tersebut, misalnya saluran air. “Tahun ini kami ingin penyelenggaraannya lebih baik, maka dari itu hari para juri bertemu untuk membicarakan teknis,” jelasnya.

Hasil rapat kali ini juga sebagai perkenalan para juri serta penentuan rute yang ditentukan. Tim juri pun menghimbau sekolah-sekolah yang terlibat agar segera bersiap. “Kami harap kali ini sekolah-sekolah peserta lebih siap untuk berpartisipasi,” tutur Muklas, perwakilan dari Dinas Kesehatan kota Surabaya. Menurutnya, bila sekolah lebih siap, maka persaingan pun semakin bagus.

Maka dari itu, total 42 sekolah yang terdiri dari SD, SMP dan SMA perwakilan kecamatan sudah menyanggupinya. Dengan mendaftarnya perwakilan sekolah tersebut berarti turut menyemarakan penyelenggaraan kantin sehat dan toilet bersih tahun ini. “Peserta terbagi 3 kelompok, yaitu SD, SMP dan SMA yang totalnya 42 peserta. Semuanya adalah sekolah negeri,” tungkas Mahmud.

Selain diharapkan lebih baik dari pelaksanaan tahun sebelumnya, para juri pun ingin agar kesehatan para siswanya terjaga. “Kami berharap dengan perlombaan ini dapat menjaga kesehatan para siswanya,” jelasnya. (ali)