Waru Merah Tumbuh Subur, Tabibuia Crisanta Mengering Tanpa Daun, Pohon Mangga Terserang Hama

Surabaya- Salah satu ikon unggulan SMPN 28 adalah hutan sekolah yang terletak didalam sekolah. berbagai jenis pohon berbunga, berbatang keras dan berbuah ditanam di halaman tengah sekolah dan di sekitar masjid. Puluhan pohon-pohon yang ditanam sejak Desember 2011. 

Waru merah di hutan SMPN 28 Surabaya

Selain untuk menciptakan ruang hijau terbuka (arboretum), penanaman aneka jenis pohon ini bertujuan sebagai sarana pembelajaran. Saat ini keberadaan hutan sekolah di SMPN 28 ini mulai dirasakan manfaatnya. Beberapa siswa yang ditanya perbedaan antara sebelum dan sesudah adanya hutan sekolah ini mengungkapkan bahwa saat ini siang hari tidak terasa sepanas sebelum ada hutan sekolah.

Manfaat lain yang dirasakan adalah penggunaan hutan sekolah sebagai media pebelajaran khususnya pengenalan jenis-jenis tanaman. Diamah, guru pembina lingkungan hidup SMPN 28, mengungkapkan bahwa dengan adanya hutan sekolah ini dirinya dapat mengenalkan jenis-jenis pohon dan manfaat yang bisa diambil. “Pohon jambu merah ini misalnya, dengan pohon ini anak-anak bisa bereksperimen untuk membuat pewarna alami,” ungkap Diamah.

Berbagai temuan menarik berhasil dihimpun Tunas Hijau dalam pelaksanaan monitoring yang dilakukan di hutan sekolah SMPN 28 Surabaya, Rabu (13/6). Beberapa tanaman terlihat dapat tumbuh subur, diantaranya nangka, juwet, durian dan waru merah. Diantara semua pohon yang ditanam, waru merah yang terlihat tumbuh paling subur. Hal ini ditandai dengan banyak pucuk-pucuk yang baru tumbuh. beberapa pohon jenis rambutan binjai juga terlihat mulai dapat beradaptasi dengan tumbuh bersemi di pangkal batang, meskipun batang utamanya mengering dan patah.

Sementara itu,  dua pohon tabibuia crisanta dan bintaro malah terlihat gagal tumbuh. Ini terlihat dari fisik batang dan kulit batang utama yang telah mengering. Beberapa pohon mangga dan jambu biji juga terlihat terjangkiti hama bintil daun dan cabuk putih. Kedua jenis hama ini menyerang pucuk daun yang mengakibatkan helai daun tidak dapat tumbuh dengan sempurna. (jeng)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.