Sebanyak 50 Satwa Liar Kalimas Terkumpul Dari 25 Orang Peserta Lomba Foto Satwa Kalimas

SURABAYA – Wahyu Idah dan Yuniar Melissa, siswa SMPN 40, salah satu peserta lomba foto  satwa Kalimas terlihat mengamati satwa yang ada di pinggiran sungai Kalimas yang ada di Taman Jasa Tirta Ngagel. Dengan membawa kamera, mereka secara perlahan mencoba mengabadikan satwa liar yang ada di sungai Kalimas ini.

Pemandangan tersebut tersaji dalam gelaran lomba fotografi satwa sungai Kalimas yang digelar Tunas Hijau, Sabtu (13/07). Sebanyak 25 orang pelajar dan mahasiswa tampak antusias saat bertemu di meeting point Taman Jasa Tirta. Lomba fotografi satwa Kalimas ini bertujuan untuk pelestarian Kalimas melalui pameran foto satwa, konservasi pengembalian kualitas air sungai dan kampanye upaya pengembalian fungsi sungai yang semestinya.

REGRISTRASI : Lomba Foto Satwa Liar dimulai pukul 07.00 sampai 13.30. terkumpul lebih dari 50 satwa liar dari 25 peserta
REGRISTRASI : Lomba Foto Satwa Liar dimulai pukul 07.00 sampai 13.30. terkumpul lebih dari 50 satwa liar dari 25 peserta

Momen Ramadhan tidak menyurutkan semangat mereka dalam berburu foto satwa liar di Kalimas meskipun terik matahari menyengat. Hal ini dilihat dari antusias peserta lomba saat mencari satwa liar yang ada di Kalimas Surabaya. Salah satunya seperti yang dilakukan oleh Riski Amirulloh, pelajar SMKN 1 ini sampai harus rela jongkok sampai tiduran demi mendapatkan gambar kepiting kecil atau sering disebut cuyu.

“Wah, saya baru pertama kali ini ikut lomba foto satwa, ternyata sangat menantang apalagi satwanya adalah satwa yang ada di pinggiran sungai Kalimas. Sampai harus kotor-kotoran untuk bisa jepret hewan cuyu ini,” ucap Riski Amirulloh sambil menunjukkan hasil jepretannya.

Dalam lomba fotografi ini, seluruh peserta penghobi fotografi ini mendapatkan penjelasan teknis perlombaan yang berhadiah lampu taman tenaga surya dan sertifikat Walikota ini. Disampaikan oleh Hanissa Nurliana, simpatisan lingkungan Univeristas Brawijaya ini bahwa dalam lomba fotografi ini peserta diwajibkan mengumpulkan minimal 5 foto satwa dengan jenis berbeda.

BELAJAR FOTO : Selain mengajarkan tentang foto, simpatisan lingkungan Universitas Brawijaya mengajak untuk tidak mencemari lingkungan agar serangga yang masih ada tidak hilang
BELAJAR FOTO : Selain mengajarkan tentang foto, simpatisan lingkungan Universitas Brawijaya mengajak untuk tidak mencemari lingkungan agar serangga yang masih ada tidak hilang

“Lokasi pengambilan fotonya bisa disepanjang sungai Kalimas ini, tidak hanya diarea sekitar Jasa Tirita ini. Pengumpulan fotonya kami tunggu paling lambat pukul 13.00, jangan lupa diberi caption atau keterangan fotonya ya teman-teman,” ujar Hanissa.

Berbagai tanggapan pun diungkapkan oleh Syahrul Syafitri, pelajar SMA Ta’miriyah ini kaget saat sedang asyik-asyiknya hunting foto satwa di pinggiran Kalimas, dirinya melihat sungai dengan fungsi lain yakni kamar mandi raksasa. “Saya kaget waktu mau jepret hewan capung di pinggir Kalimas, saya baru tahu kalau ternyata Kalimas mempunyai fungsi yang berbeda yaitu sebagai kamar mandi raksasa,” ujar Syahrul Syafitri.

Ali Felyndra, aktivis Tunas Hijau pun menambahkan bahwa karena hal tersebut merupakan alasan digelarnya lomba fotografi satwa Kalimas ini. “Ya itulah kenapa Tunas Hijau menggelar lomba ini, nantinya hasil foto kalian akan kami adakan pameran foto satwa Kalimas. Dengan begitu masyarakat akan tahu pentingnya menjaga kualitas air sungai Kalimas,” terang Ali Felyndra.

Sementara itu, sebagai reward atau hadiahnya setiap peserta lomba fotografi mendapatkan stiker lingkungan Tunas Hijau yang bertemakan hemat air. Dalam lomba fotografi ini, pengumuman hasil lomba ini akan diumumkan melalui media online Tunas Hijau yaitu website dan facebook Tunas Hijau Indonesia. “Bagi para pemenang nantinya bisa mengambil hadiah di markas Tunas Hijau Semolowaru Indah 1/T-10,” ucap Hanissa Nurliana. (ryan)