Tunas Hijau Ajak Anak TK Permata Bangsa Pembibitan Pohon

SURABAYA – Pentingnya pendidikan lingkungan hidup diberikan sejak dini. Fakta tersebut yang diangkat dalam kegiatan lingkungan bersama simpatisan lingkungan Brawijaya yang mengajak sedikitya 40 anak kecil usia TK melakukan pembibitan pohon di depan masjid, Kamis (18/07). Meskipun masih tergolong kecil, antusias dan semangat mereka pun mengalahkan usianya.

Disampaikan oleh Fitria Dian, simpatisan lingkungan Brawijaya ini bahwa pengetahuan lingkungan sangat penting untuk anak-anak. “Sedini mungkin diajak untuk mengenali lingkungan, maka besar nanti dia akan tumbuh jadi orang yang ramah lingkungan,” ujar Fitria Dian.

Tampak antusias dan beremangat anak-anak kecil usia 5 tahun ini mencoba melakukan pembinitan pohon bersama Tunas Hijau
Tampak antusias dan beremangat anak-anak kecil usia 5 tahun ini mencoba melakukan pembinitan pohon bersama Tunas Hijau

Dengan melibatkan TK (Taman Kanak-Kanak) yang ada di sekitar markas Tunas Hijau, Tunas Hijau mengajak mereka membibit pohon kupu-kupu.  Berbagai respon pun diungkapkan oleh  anak-anak kecil ini saat diajarkan cara pembibitan pohon. Salah satunya seperti yang disampaikan oleh Kaindra Bagas Widiyatna, balita berusia 5 tahun ini.

“Tanam pohon ini seru ya kak! Saya mau lagi diajak bibit. Senang rasanya bisa tahu cara tanam pohon. Besok lagi ya kak.” Ujar Kaindra Bagas Widiyatna, 5 tahun salah satu murid TK B dari Permata Bangsa. Antusiasme mereka terlihat dari rebutan polibag. Masing masing anak ingin menanam langsung bibit ke tanah polibag. “Tangan jorok sedikit sih gak takut, yang penting bisa tanam pohon” Timpal Bagas kembali polos.  

Pendidikan lingkungan hidup perlu diberikan kepada anak-anak sejak usia dini
Pendidikan lingkungan hidup perlu diberikan kepada anak-anak sejak usia dini

Kolir, guru pendamping TK permata Bangsa berpendapat bahwa pembibitan pohon menjadi pengalaman dan pengetahuan tersendiri bagi anak anak. “Asal masih positif, kotor kotoran tidak menjadi masalah. Tidak hanya pelajaran lingkungan saja yang diperoleh. Pelajaran tolong menolong dan kerjasama antar teman juga dapat diaplikasikan melalui kegiatan tanam pohon tersebut,” ucap Kolir.

Hal ini terlihat dari kerjasama yang dilakukan murid-murid TK Permata Bangsa untuk bersama sama memasukkan tanah ke dalam Polibag. Diakhir kegiatan pembibitan pohon ini, Tunas Hijau berpesan kepada anak-anak TK Permata Bangsa tentang perawatan setelah pembibitan pohon.

Bambang Soerjodari, aktivis Tunas Hijau berpesan bahwa setelah pembibitan pohon, langkah selanjutnya adalah melakukan perawatan penyiraman bibit pohon setiap hari. “Satu hari dua kali disiram ya adek-adek bibit pohonnya supaya bibit pohonnya ini bisa cepat tumbuh besar,” ujar Bambang. (Fitria/ryan)