Peringati Hari Kehati Sedunia, SMPN 11 Bagi-Bagi Bibit Sayuran dan Takjil Ke Warga Sekitar

Peringatan Hari Keanekaragaman Hayati se Dunia yang jatuh tepat pada bulan Ramadhan diperingati dengan cara berbeda oleh tim lingkungan SMPN 11 Surabaya. Agendanya adalah mereka akan melibatkan warga kampung di sekitar sekolah untuk kegiatan berbagi bibit tanaman cabai, tomat dan terong sembari berbagi takjil kepada mereka. Informasi tersebut disampaikan oleh Nur Partini, salah seorang pembina lingkungan kepada Tunas Hijau saat melakukan kunjungan ke sekolahnya.

Secara teknisnya, Nur Partini menjelaskan bahwa nantinya setiap warga akan mendapatkan kupon yang bisa ditukarkan dengan bibit tanaman, takjil dan baju bekas. “Kalau masalah takjilnya, saya meminta kepada mereka agar membawa gelas atau tempat minum sendiri dari rumah, karena pihak sekolah menyediakan takjil dengan wadah minim kemasan plastik sekali pakai atau sekolah memakai wadah seperti galon,” ujar Nur.

Aksi peringatan hari Keanekaragaman hayati yang diperingati setiap tanggal 22 Mei ini diselenggarakan Rabu (23/05) dengan titik awal di sekoah. Beragam persiapanpun dilakukan untuk kegiatan keesokan harinya, salah satunya adalah memindahkan bibit tanaman cabai, tomat dan terong ke dalam media tanam. “Kami dapat bibit tanaman ini awalnya itu kepingin beli di toko tanaman, tetapi ternyata tidak ada. Akhirnya ya kami nekat meminta bantuan bibit di Dinas Pertanian dan diberi bantuan 200 bibit ini kak,” imbuh guru pengajar IPA.

Sementara itu, Suminah, guru penanggung jawab lingkungan hidup di sekolah mengatakan agar kegiatan berbagi bibit dan takjil ini terealisasi, dana yang digunakan untuk kegiatan bukan berasal dari anggaran sekolah tetapi dari kegiatan lingkungan lainnya. “Dana ini saya carikan dengan cara mengajak anak-anak untuk mengumpulkan kertas, koran, kardus dan lain-lain yang kemudian dijual dan hasilnya digunakan untuk membeli bibit,” ucap Suminah.

Guru pengajar Matematika ini menuturkan bahwa pembiasaan seperti ini selalu dikenalkan dan diajarkan kepada anak-anak. Jadi, apabila mereka ingin mengadakan kegiatan lingkungan tetapi tidak ada dana, ya mereka harus mencari dana dengan cara menggelar atau mengadakan kegiatan lingkungan lainnya yang bisa mendatangkan uang dengan cepat, ya seperti menjual kertas atau jualan produk ecopreneur sekoah. “Dengan cara itu, mereka tidak bergantung pada anggaran dana dari sekolah,” imbuhnya.

Tujuan digelarnyaa aksi bagi-bagi bibit dan takjil kepada warga sekitar adalah sebagai upaya mengajak warga sekitar untuk turut serta memiliki sekolah. Turut serta berpartisipasi menjaga kebersihan di sekolah dari luar. “Kami juga mempromosikan beberapa produk icon ecopreneur sekolah, seperti es sinom yang akan menjadi menu takjil mereka, ragam kegiatan ini menunjukkan kalau sekolah kami ini sekolah yang berbasis lingkungan jadi ya keterlibatan warga sekitar sekolah sangat diperlukan,” pungkas Suminah. (ryn)

Keterangan Foto : Tim lingkungan SMPN 11 melakukan persiapan untuk kegiatan berbagi bibit tanaman sayur dan takjil untuk warga sekitar sekolah dalam rangka memperingati Hari Keanekaragaman Hayati Internasional yang diperingati setiap tanggal 22 Mei

Satu tanggapan untuk “Peringati Hari Kehati Sedunia, SMPN 11 Bagi-Bagi Bibit Sayuran dan Takjil Ke Warga Sekitar

  • Mei 23, 2018 pada 10:40
    Permalink

    luar biasa SMPN 11, kegiatan ibadah yang terintregasi antara lingkungan dengan sepiritual, semoga semakin maju dan berkelanjutan. Sukses selalu untuk SMPN 11 Surabaya.

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *