Sudah 6 bulan ini, Eka Fadiyah Wati, guru peraih penghargaan Eco Teacher (Junior) of the Year 2017 Surabaya Eco School, bertugas di sekolah barunya, SMPN 6 Surabaya. Banyak keseruan yang ada selama 6 bulan bersama EcoSpenSix, tim lingkungan hidup sekolah yang berlokasi di Jalan Jawa itu.

Salah satunya ketika mengajak kader lingkungan grebek pasar sebagai realisasi challenge Ecopreneur 2018. Menurut Eka Fadiyah, awalnya mereka sangat galau mengetahui kalau bakal ke pasar mencari sampah, takut bau, dan sebagainya.

“Ketika sampai pasar tradisional untuk grebek pasar, malah mereka yang antusias untuk mencari sampah ketika melihat sampah organik mulai menyusut di biopori, takakura ataupun tong aerob SMPN 6 Surabaya,” kata Eka Fadiyah Wati, guru pembina lingkungan hidup SMPN 6 Surabaya.

“Menyiapkan bazar Ecopreneur 2018 di SMPN 6 meninggalkan keseruan tersendiri bersama EcoSpenSix. Awalnya tidak ada diantara kader kami yang pernah masak di dapur jadi ikutan masak,” tutur guru yang pernah membawa SDN Ujung IX Surabaya sebagai juara I Surabaya Eco School 2016 ini.

Ketika program donasi minyak jelantah digerakkannya bersama EcoSpensix, banyak diantara mereka yang tidak mengetahui apa itu jelantah. “Saat kami melaksanakan program Donasi Jelantah bahkan tak sedikit siswa SMPN 6 Surabaya yang membawa minyak goreng baru,” jelas guru pembuat aplikasi berbasis android “My Eco” pada playstore ini.

Baginya, menjadi guru baru di sekolah kawasan yang sudah tak terbilang lagi prestasinya itu tak mudah. “Tentunya menjadi guru baru di SMPN 6 Surabaya yang penuh prestasi juga tidak ada yang mustahil,” ujar Dyah yang pada semester ganjil tahun ajaran 2017-2018 bertugas di SMPN 60 Surabaya.

Selama beberapa bulan berkiprah bersama EcoSpensix ini, dia juga banyak mengikis berita hoax yang merebak di Surabaya. “Yang pasti satu hal istimewa dari perjalanan beberapa bulan bersama mereka ternyata SpenSix bisa diajak serius mengurusi lingkungan hidup. Tidak seperti berita hoax yang ada di luar sana,” kata Dyah, yang mengaku sangat didukung Kepala SMPN 6 Surabaya Ahmad Sya’roni.

Banyak pembelajaran baginya yang mungkin tidak akan didapatkan oleh orang lain. “Tidak ada yang kebetulan. Semua terjadi atas kehendak-Nya. Just do our best self,” tutur Dyah. Dapat kiriman sampah organik dari wali murid berupa 4 karung ampas kelapa untuk diolah bersama kader EcoSpensix termasuk diantaranya.

Mendapat apresiasi dari tokoh nasional karena kinerja lingkungan hidup EcoSpensix termasuk yang akan diingat selalu oleh Eka Fadiyah. “Mereka adalah para anggota komisi IX DPR RI yang berkunjung ke sekolah. Mereka memborong semua produk Ecopreneur EcoSpensix dan memberikan apresiasi luar biasa saat kunjungan kerja ke SMPN 6 Surabaya,” jelas Eka Fadiyah Wati.

Pada enam bulan pertama bersama EcoSpensix, Eka Fadiyah juga berhasil mendonasikan 666 tanaman kepada sekolah sekitar. Tanaman sebanyak itu dibeli dari hasil pengumpulan baju bekas layak pakai segenap warga SMPN 6 Surabaya. Dyah juga telah menyiapkan kader terbaik untuk mengikuti Penganugerahan Pangeran dan Putri Lingkungan Hidup 2018.  (*)

Pewarta: Mochamad Zamroni

4 thoughts on “Eka Fadiyah Wati, 6 Bulan Luar Biasa Bersama EcoSpensix

  1. Luar biasa prestasi ibu eka ini, selain pegiat LH juga piawai dalam IT nya, kesimpulan dari koment saya, bu eka memang is the best dan pantas menerima gelar sebagai guru peraih penghargaan Eco Teacher (Junior) of the Year 2017 Surabaya Eco School, bertugas di sekolah barunya, SMPN 6 Surabaya. Sukses terus untuk ecospensix, maju terus pantang mundur, pertahankan prestasi ibu, mudah2an prestasi ibu bisa menular ke guru2 eco yg lain termasuk, aamiin

  2. Sungguh Luar biasa
    Bu Eka Patut menfapatkan Prestasi itu
    Dimanapun dia berada pastinya gerakan Lingkungan Hidup siap menempel dibelakan nama Eka Fadiyah Wati
    Selama saya bergaul dengan beliau di DDN UJUNG IX Sby tiada hari yang dia pikirkan kecuali “SEKOLAHKU HARUS HIJAU DAN BERPRESTASI” utulah Slogan Yg menempel di benaknya meskipun tidak harus tertulis terbentang di Spanduk LH
    Selamat dan Sukses bu mudah mudahan kami ditempat yg baru bisa mengadopsinya

  3. Selamat untuk Bu Eka semoga bersemangat dengan segala prestasi yg telah diraih.
    Semangat dan komitmennya semoga menjadi viral kepada kader lingkungan se Surabaya
    Salam satu bumi …

  4. Luar biasa prestasi ibu eka ini, selain pegiat LH juga piawai dalam IT nya, kesimpulan dari koment saya, bu eka memang is the best dan pantas menerima gelar sebagai guru peraih penghargaan Eco Teacher (Junior) of the Year 2017 Surabaya Eco School, bertugas di sekolah barunya, SMPN 6 Surabaya. Sukses terus untuk ecospensix, maju terus pantang mundur, pertahankan prestasi ibu, mudah2an prestasi ibu bisa menular ke guru2 eco yg lain termasuk saya, aamiin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *