Dua sekolah di jantung Kota Surabaya dengan banyak prestasi bergabung menjadi satu sekolah pada awal tahun ajaran 2017-2018. Dua sekolah itu adalah SDN Kaliasin I dan SDN Kaliasin III. Saya, Mardiningsih, mendapat tugas menjadi kepala sekolah yang melebur menjadi SDN Kaliasin I Surabaya itu.

Sebagai seorang manager/kepala sekolah di sebuah sekolah yang terhitung besar, dia merasakan perlu untuk melakukan berbagai langkah jitu untuk membentuk karakter warga sekolah yang kreatif, inovatif dan tangguh dalam menghadapi persaingan di era globalisasi ini. Salah satu keterampilan yang harus dikuasai oleh siswa adalah keterampilan wirausaha. Dengan berwirausaha, suatu saat mereka akan mampu untuk mandiri, bertanggungjawab atas diri sendiri dan tidak bergantung pada orang lain.

SDN Kaliasin I adalah sebuah sekolah yang telah secara konsisten melaksanakan pendidikan lingkungan hidup yang terintegrasi dengan semua pembelajaran. Sehingga akan lebih tepat jika program wirausaha yang dijalankan di sekolah terintegrasi dengan upaya penyelamatan lingkungan. Maka pada tahun 2018 ini SDN Kaliasin I Surabaya memutuskan untuk tetap mengikuti program yang diselenggarakan Tunas Hijau bekerjasama dengan Pemkot Surabaya yaitu Eco Preneur 2018.

Semua kegiatan yang dilaksanakan di Ecopreneur 2018 telah ditata dengan apik dan jeli oleh Tim Dewaruci Kalsa Company yang merupakan tim baru untuk tahun ini karena untuk pertama kalinya sekolah yang dimerger dengan SDN Kaliasin III mengikuti Ecopreneur dengan tim yang terdiri dari warga sekolah hasil merger.

Menurut saya, program ini sangat membantu proses penyatuan 2 sekolah besar ini menjadi 1. Dengan berbagai kegiatan Ecopreneur yang kami laksanakan bersama-sama, menjadikan guru-guru, siswa-siswi dan bahkan orang tua wali murid serta komite lebih cepat untuk berbaur menjadi satu.

Peresmian Student Company Dewaruci Kalsa Company, dihadiri oleh hampir semua unsur sekolah dari kedua sekolah yang sebelumnya berdiri sendiri-sendiri ini dan telah membaur menjadi  satu tanpa memandang lagi mana SDN Kaliasin I dan SDN Kaliasin III yang lama.

Mereka bersama-sama bertekad bulat untuk mensukseskan program Ecopreneur ini di SDN Kaliasin I dan bersama-sama pula mengumpulkan berbagai barang bekas termasuk minyak jelantah untuk dijadikan modal awal bersama.

Pengumpulan jelantah, menjadi salah satu program andalan untuk modal awal. Selain barang buangan yang selama ini tidak dianggap, jelantah menyimpan potensi sebagai energi alternatif. Pengumpulan jelantah ini didukung oleh semua komponen sekolah, mulai dari siswa, guru, wali murid dan komite sekolah bahwan masyarakat sekitar sekolah.

Setiap pekannya terkumpul lebih dari 25 liter jelantah dari warga sekolah. Pengumpulan jelantah ini bukan hanya untuk mendapatkan modal dalam perusahaan siswa Dewaruci Kalsa Company, tapi juga untuk sosialisasi kepada seluruh warga sekolah dan masyarakat tentang bahayanya jelantah jika mencemari air dan tanah.

Hal tersebut benar-benar menjadi pembelajaran bagi semua warga sekolah, bahwa menghasilkan uang atau berwirausaha haruslah tetap dengan menyuarakan cinta dan peduli lingkungan hidup.

Pengomposan yang telah dilaksanakan dari tahun 2010 di SDN Kaliasin I, kali ini lebih digiatkan lagi. Produk unggulan berupa pupuk kompos Kalsa atau yang lebih dikenal dengan KOMSA terus ditambah produksinya dengan melakukan Grebek Pasar seminggu 2 kali.

Surat keputusan tentang pengomposan pun menjadi dasar kebijakan yang kuat bagi seluruh warga sekolah untuk terlibat aktif dalam program ini. Pada Hari Peduli Sampah Nasional di SDN Kaliasin I digelar kegiatan pelatihan dan pengolahan sampah organik secara massal yang diikuti oleh lebih dari 300 siswa kelas 4 dan 5.

Program ini dibuat untuk menanamkan kesadaran seluruh warga sekolah tentang pentingnya mengolah sampah organik, yang awalnya hanya menjadi masalah dan merubahnya menjadi rupiah. Sekali lagi, program ini bukan hanya sekadar untuk menghasilkan pundi-pundi bagi tim Ecopreneur sekolah tetapi juga sebagai sarana edukasi untuk memperkuat karakter kepedulian lingkungan hidup dan sesama bagi warga sekolah.

Dari tim keanekaragaman hayati, selain melanjutkan budidaya tanaman sayur dengan hidroponik yang memang telah ada sejak tahun 2014, tim Ecopreneur saya dorong untuk mewujudkan taman anggrek di sekolah. Sebagai pengembangan ke depannya, kami akan melakukan budidaya anggrek.

Selain tanaman anggrek, ada beberapa tanaman baru di sekolah kami, seperti bunga matahari,dan tanaman pucuk merah. Selain menambah keindahan sekolah, tanaman-tanaman ini diharapkan ke depannya mampu dibudidayakan di sekolah dan menjadi aset bagi perkembangan Ecopreneur tahun-tahun selanjutnya.

Penambahan tanaman hias ini, selain untuk mempercantik sekolah juga untuk memperkuat karakter cinta keindahan bagi semua warga sekolah. Semua tanaman hias yang ada ditanam di sekitar gazebo Kalsa yang baru sebagai pelengkap Taman Baca dan juga tempat istirahat dan belajar bagi warga sekolah.

Dalam mengolah kompos, SDN Kaliasin I mempunyai beberapa komposter yang aktif menghasilkan pupuk kompos. Komposter yang ada di SDN Kaliasin I antara lain, pojok kompos, tong aerob, takakura dan lubang resapan biopori. Sebagai Sekolah Adiwiyata Nasional yang memiliki beberapa sekolah binaan, SDN Kaliasin I secara aktif membina sekolah-sekolah binaan tersebut dalam berbagai program kepedulian lingkungan.

Kami sering melibatkan sekolah-sekolah binaan untuk kegiatan bersama-sama. Diantaranya dengan membuat lubang resapan biopori. Kami membuat lubang resapan biopori tidak hanya di sekolah, kami membuatnya di Taman Prestasi, di area taman Hotel Novotel dan juga di sekolah-sekolah binaan. Hal ini juga untuk memperkuat karakter kepedulian dan tanggung jawab kami terhadap lingkungan hidup.

Panen sayuran hidroponik pun telah beberapa kali saya rasakan bersama tim ecopreneur SDN Kaliasin I. Mengelola tanaman sayur dengan metode hidroponik ini benar-benar memperkuat karakter mandiri dan tangguh bagi pokja hidroponik khususnya dan bagi seluruh warga SDN Kaliasin I.

Persemaian yang kadang berhasil baik, kadang separuh gagal, mengajarkan kami semua untuk terus mencoba tanpa kenal kata menyerah. Pembelajaran Karakter yang amal kental ini saya rasakan sangat membantu kami sebagai pendidik untuk menjadi fasilitator yang baik bagi peserta didik. Dengan tanpa banyak berkata-kata, kami mampu memberikan pembelajaran tentang kemandirian dan tangguh dalam menghadapi banyak hal.

Yang terpenting dalam sebuah pendidikan karakter adalah keteladanan. Dalam setiap pembelajaran peserta didik selalu membutuhkan model, untuk itu kami tim pendidik di SDN Kaliasin 1 selalu siap menjadi model, contoh dan teladan bagi siswa. Saat kami menyerukan kepada siswa untuk bekerja keras penuh semangat, maka itulah yang harus kami lakukan.

Di dalam program Ecopreneur ini hal tersebut wajib harus kita laksanakan. Perolehan besar penjualan di setiap bazaar tentulah tidak lepas dari kerja keras, kekompakan dan semangat tinggi para guru SDN Kaliasin I. Dengan semangat dari guru dan kepala sekolah, maka semangat itu akan menular kepada siswa dan seluruh warga sekolah.

Saya yakin dengan Eco Preneur, kita tidak hanya akan bisa mencetak pribadi-pribadi yang mandiri dan tangguh di masa depan, lebih dari itu, kita akan mampu mencetak pribadi-pribadi dengan karakter positif yang kuat demi masa depan bangsa kita.

Anak-anak bangsa butuh keteladanan, bukan sekedar kata-kata…

Salam bumi!!! Pasti Lestari!!!

Kaliasin satu!!! Bersatu!!!Kompak Selalu!!!

Kaliasin satu!!! Tetap nomor satu!!!

Kaliasin satu!!! Jelas terus maju!!!

Kaliasin satu!!! Oke oke yes!!! (*)

Penulis: Mardiningsih, S.Pd.,M.Si (Kepala SDN Kaliasin I Surabaya)

Penyunting: Mochamad Zamroni

9 thoughts on “Mardiningsih, Perkuat Pendidikan Karakter SDN Kaliasin I Dengan Ecopreneur

  1. Salut saya pada bu mardiningsih sebagai KS baru di SDN KALSA 1 yg notabene sekolah unggulan yg letaknya strategis di jantung kota pahlawan dan punya banyak prestasi mampu menyatukan 2 karakter dan persepsi yg berbeda (sekolah merger) untuk menyatukan visi misi yg dahsyat untuk kalsa yg terbaik, rasanya sulit kalo tdk ditunjang dgn kepemimpinan hebat dari sang KS bu mardiningsih yg mumpuni dan kesadaran dari rekan2 guru, tdk semua KS baru bs kompak secepat itu dan mungkin butuh waktu lama unt merasa menjadi satu keluarga tanpa ada gesekan2 kecil khususnya pada anak2. Hal ini pernah saya alami untuk sekolah merger, memang bisa sih rukun tetapi butuh beberapa waktu dan semangat kebersamaan saling memiliki rasa asah asih dan asuh. Bravo unt teman2 guru kalsa dan ibu KS yg hebat sang motivator dalam meraih prestasi khususnya bidang Lingkungan Hidup Sekolah dan pentingnya menjaga kebersamaan sesama warga sekolah unt menjadi kekuatan menjadi sekolah yg is the best. Selamat bu mardiningsih sukses terus ya

  2. Ibu Mardiningsih memang kepala sekolah yang hebattt. Ibu yang patut untuk di contoh dan diteladani. Siippp… ibu, kita lanjutkan perjuangan untuk menjadikan KALSA is the best, Insha Allah kami selalu siap mendukung.

  3. Ibu Mardiningsih memang sosok yang luar biasa. Beliau punya sejuta ide untuk membuat SDN Kaliasin 1 menjadi lebih baik. Ide ide cemerlang itu beliau sampaikan dan dengan dorongan motivasi dari beliau pula ide itu jadi sebuah karya nyata. Bu Ning pantang menyerah dalam mewujudkan idenya. Itu menjadi pemacu semangat bagi kami, anak-anaknya. Beliau juga seseorang yang sangat tegas dan bijaksana, sehingga kami merasa nyaman dan bersemangat di bawah kepemimpinan beliau. Kami merasakan penyatuan 2 sekolah menjadi 1 ini terasa begitu cepat dan tidak ada terlalu banyak kendala karena ketegasan dan kebijaksanaan beliau. Di balik sosoknya yang tegas dan bijaksana, beliau adalah seorang Ibu yang mengayomi semua anak-anaknya dengan penuh kasih sayang, sehingga semua pekerjaan kami selesaikan dengan senang hati dan tanpa beban. Dalam setiap kegiatan, beliau juga selalu memberi dukungan penuh dan memberikan teladan dengan penuh semangat sehingga kami pun tertular semangat beliau. Di bawah kepemimpinan beliau, SDN Kaliasin 1 bukan hanya mampu mempertahankan program lingkungan hidup yang telah berjalan selama ini, tetapi mampu mengembangkan berbagai program lingkungan hidup yang baru serta terus berusaha untuk tetap menjaga keberlangsungan semua program dengan tim yang baru (hasil sekolah merger) yang solid.

  4. Salut dan turut bangga memiliki sosok bunda yang penuh ide, dan selalu memiliki inovasi untuk kemajuan sekolah. Dengan keteladanan dari beliau, tak terasa bahwa kami dari dua sekolah merger yang memiliki ciri khas berupa lingkungan dan budaya. Melalui tangan dingin Ibu Mardiningsih yang sudah terbiasa menghandle sekolah merger di Surabaya, SDN Kaliasin 1 semakin kuat, dan semakin kompak selalu. Sehat selalu Bundaku.. Semoga selalu dalam lindungan Allah Swt.

  5. Ibu Mardiningsih adalah seorang pemimpin yang patut menjadi teladan bagi kami semua. Ibu Ning memberikan contoh aksi nyata yang membuat kami semua bersemangat untuk menyelesaikan semua pekerjaan. Ibu Ning juga sosok yang selalu memacu kami untuk mencapai hasil yang maksimal dan terbaik. Beliau pantang mendapatkan hasil yang biasa biasa saja. Beliau selalu menanamkan kepada kami untuk mengedepankan totalitas dalam mengerjakan segala sesuatu. Tidak ada kata menyerah dan lelah dalam kamus Bunda yang satu ini. Semoga sehat selalu, tetap amanah dan istiqomah dalam menjaga keberlangsungan semua program lingkungan hidup di SDN Kaliasin 1, Bunda.

  6. Alhamdulilah……kita sangat bersyukur mendapat seorang kepala sekolah seperti ibunda tercinta ibu Mardiningsih ,seorang sosok yang sangat luar biasa, tidak hanya mampu menyatukan dua sekolah (Kalsa dan Kalti)yg berada di jantung dan notabene kedua duanya penuh dengan prestasi.
    Beliau juga penuh kreatif dan Inovatif, ide - idenyapun sangat luar biasa.
    Begitu mendengar launching Eco Preneur 2018 beliau langsung mengepakkan sayapnya untuk mengarungi samudra bersama Dewaruci Kalsa Company dengan membentuk tim yang tangguh dari 2 sekolah Marger. Dengan beberapa produk unggulan Kalsa yang yang penuh inovatif dan ramah lingkungan.
    Belum genap satu tahun kepemimpinan beliau 536 penambahan tanaman ,11 sekolah binaan dan 11 kampung Alhamdulilah……kita sangat bersyukur mendapat seorang kepala sekolah seperti ibunda tercinta ibu Mardiningsih ,seorang sosok yang sangat luar biasa, tidak hanya mampu menyatukan dua sekolah (Kalsa dan Kalti)yg notabene kedua duanya penuh dengan prestasi.
    Beliau juga penuh kreatif dan Inovatif, ide - idenyapun sangat luar biasa.
    Begitu mendengar launching Eco Preneur 2018 beliau langsung mengepakkan sayapnya untuk mengarungi samudra bersama Dewaruci Kalsa Company dengan membentuk tim yang tangguh dari 2 sekolah Marger. Dengan beberapa produk unggulan Kalsa yang yang penuh inovatif tentunya ramah lingkungan.
    Belum genap satu tahun kepemimpinan beliau 536 penambahan tanaman ,11 sekolah binaan dan 11 kampung binaan ,dengan pendapatan kotor Rp 2.840.505
    itu merupakan salah satu bukti nyata bentuk dukungan ibu Mardiningsih kepada program lingkungan hidup yang selama ini telah berjalan dan akan terus dikembangkan di SDN Kaliasin 1 khususnya dan kota Surabaya umumnya.

  7. Bunda Mardiningsih seorang kepala sekolah, yang merupakan manager sekolah, mampu memberi cntoh sekaligus menjadi cntoh bagi para pendidik dan peserta didiknya. Benar-benar sbg seorang pemimpin yg tak tertandingi, beliau ^Bukan Perempuan Biasa^!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *