Berprofesi menjadi guru bukanlah perkara mudah. Dengan tambahan tugas sebagai pembina lingkungan hidup, tentunya menjadi sesuatu yang membutuhkan perhatian ekstra. Namun Ita Sri Rokhmawati, guru SMPN 16 Surabaya tak gentar sedikitpun melaksanakan tugas tersebut dari kepala sekolahnya.

Guru Biologi SMPN 16 Surabaya ini dikenal sosok yang humoris, pekerja keras dan kreatif. Dia   mempunyai harapan menggiatkan kembali program lingkungan hidup di SMPN 16 Surabaya yang telah mendapatkan penghargaan Sekolah Adiwiyata Mandiri beberapa tahun silam.

Diantara inovasinya yang berhasil direalisasikan adalah memberi reward kepada siswa menjadi kader lingkungan hidup di sekolah. Menurut Ita cara tersebut mampu membangkit semangat kader lingkungan SMPN 16 Surabaya yang mati suri selama beberapa tahun terakhir ini.

“Semangat menjadi salah satu kunci keberhasilan dalam merealisasikan program lingkungan hidup berkelanjutan di sekolah. Apalagi kader lingkungan punya peran penting dalam mensosialisasikan program lingkungan hidup ke warga sekolah,” ujar  guru yang suka travelling ini.

Reward yang dimaksud Ita bentuknya beragam. “Kami memberikan reward kepada kader lingkungan SMPN 16 Surabaya berupa piagam penghargaan hingga membagi laba penjualan produk Ecopreneur. Jumlah kader lingkungan jadi bertambah,” terang Ita Sri Rokhmawati.

Dengan penerapan reward tersebut, dia mendapatkan dukungan yang meningkat dari warga sekolah. “OSIS, guru dan kepala SMPN 16 Surabaya semakin mendukung program lingkungan hidup sekolah. Kami juga mengajak mereka workshop dan praktek langsung kegiatan yang berkaitan dengan lingkungan khususnya Ecopreneur,” imbuhnya.

Banyaknya sampah, polusi udara dan meningkatnya resiko bencana alam mendorong Ita semakin gencar mensosialisasikan peduli lingkungan. Deretan program tengah direalisasikan seperti jum’at bersih, pemilahan sampah, kantin ramah lingkungan, integrasi isu lingkungan hidup pada setiap pelajaran dan wirausaha lingkungan hidup Ecopreneur 2018.

Kepala SMPN 16 Surabaya Effendi Rantau sangat mendukung program yang digagas tim lingkungan. Setiap warga sekolah yang tidak mentaati peraturan lingkungan akan mendapatkan teguran langsung dari kepala sekolah. ”Bapak Effendi akan menegur siapapun yang melanggar peraturan lingkungan,” ujar perempuan kelahiran 1973 ini.

Ita berharap semua visi-misi SMPN 16 untuk lingkungan bisa tercapai dan warga sekolah mau berpartisipasi aktif. Selain itu, dia juga ingin mengembangkan hidroponik. ”Saya ingin membudidayakan tanaman bernilai guna seperti sayuran dan buah dengan hidroponik. Sekaligus memberi pembelajaran memanfaatkan lahan sempit,” ujarnya.

Farida, guru pembina lingkungan hidup SMPN 16, sosok Ita dikenal selalu membawa tempat makan dan minum sendiri dari rumah. “Ke sekolah ketika istirahat, saya selalu lihat beliau memakan bekalnya dengan menggunakan wadah yang bisa digunakan berulang kali. Katanya supaya mengurangi sampah plastik,” ucapnya. (*)

Pewarta: Satuman Saluki

Penyunting: Mochamad Zamroni

4 thoughts on “Ita Sri Rokhmawati, Motivasi Kader Lingkungan Dengan Bagi Laba Penjualan

  1. Selamat bu ….
    Semoga ke depan melalui reward motivasi ekstrinsik berubah menjadi motivasi intrinsik diri yg mendarah daging bagi kader lingkungan .
    Maju terus kader lingkungan SMP 16

  2. Memang salah satu hal yang dapat membangkitkan semngat para siswa adalah melalui reward. Melalui rewar inilah para kader mempunyai nilai lebih dalam kegiatan lingkungan ini. Selat untuk Bunda Ita Sri semoga lebih sukses

  3. Selamat buat bu ita sebagai pembina LH SMPN 16 SBY, sebagai sosok sang penyemangat dan berhasil membawa perubahan aksi LH nya serta merealisasikan program lingkungan hidup berkelanjutan di SMPN 16 binaannya. Apalagi kader lingkungan hidupnya berperan penting dalam mensosialisasikan program lingkungan hidup ke warga sekolah, tidak mudah lho untuk mengajak siswa mau diajak berperan sbg kader LH kalo gak punya kesabaran dan keuletan serta butuh waktu gak sebentar, dan bu ita bisa membuktikannya, siip… perlu ditiru oleh teman2 pembina2 LH yang lain.aamiin

  4. Selamat buat bu ita sebagai pembina LH SMPN 16 SBY, sebagai sosok sang penyemangat dan berhasil membawa perubahan aksi LH nya serta merealisasikan program lingkungan hidup berkelanjutan di SMPN 16 binaannya. Apalagi kader lingkungan hidupnya berperan penting dalam mensosialisasikan program lingkungan hidup ke warga sekolah, tidak mudah lho untuk mengajak siswa siswinya mau berperan sbg kader LH kalau gak punya kesabaran luar biasa dan keuletan serta butuh waktu yang gak sebentar untuk membentuk karakter ikhlas kader LH anak didiknya, dan bu ita mampu membuktikan dedikasinya sbg pembina LH, siip…mudah2an sepak terjang bu ita bisa diitiru oleh teman2 pembina2 LH yang lain, tetap semangat salam lestari

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *