Sekitar 150-an siswa kader lingkungan hidup dari beberapa SD negeri Surabaya nampak memenuhi Museum Sepuluh November dan Hotel Majapahit Surabaya, Selasa (3/7). Aktifitas ini merupakan bagian dari kegiatan bertajuk Sharing With The Heart, Historical of Surabaya dalam rangka ulang tahun ke-25 Grup Accor Hotels Jawa Timur.

Mereka muter-muter Kota Pahlawan Surabaya dengan Bus Suroboyo ini memanfaatkan sampah botol bekas sebagai tiket tiap peserta. Mereka mengawali tour kota itu dari Hotel Mercure Grand Mirama Surabaya. Selanjutnya, mereka naik Bus Suroboyo dari halte bus Jalan Raya Darmo, yang letaknya tidak jauh dari Hotel Mercure Grand Mirama.

Sekolah peserta kegiatan ini adalah SDN Kaliasin I, SDN Ngagel Rejo III, SDN Jagir I, SDN Kapasari VIII, SDN Dukuh Menanggal I, SDN Kedung Cowek I, SDN Bubutan IV, SDN Airlangga I, SDN Tanah Kalikedinding I, SDN Babatan IV dan SDN Kaliasin VII Surabaya. Sekolah tersebut adalah sekolah binaan program Surabaya Eco School dari Tunas Hijau.

Nyamannya Bus Suroboyo yang digunakan sebagai transportasi peserta Surabaya Heritage Tour

Menurut Sugito Adhi, General Manager Hotel Mercure Grand Mirama Surabaya, menuturkan bahwa Tour Surabaya Heritage ini bertujuan menanaman nilai-nilai kepahlawanan kepada anak-anak. “Kegiatan ini juga menularkan perilaku ramah lingkungan. Sehingga dipilihlah angkutan umum Bus Suroboyo sebagai transportasi kegiatan kali ini,” kata Sugito Adhi. Beberapa veteran perang kemerdekaan Indonesia juga diajak ikut serta kegiatan ini.

Pekikan Merdeka! para peserta nampak terdengar keras di dalam Museum Sepuluh November Surabaya saat pemutaran video pendek perjuangan Arek-Arek Suroboyo melawan penjajah.

Selain itu, peserta juga dibuat kagum dengan berkeliling di hotel yang menjadi tempat paling bersejarah di Indonesia, yaitu Hotel Majapahit. Hotel yang memiliki nama pertama Oranje Hotel Soerabaia itu menjadi saksi sejarah perobekan bendera Belanda oleh pejuang kemerdekaan Arek Suroboyo.

Salah satu peserta dari SDN Bubutan IV  Afiq Hakim Mujtahidin mengungkapkan kekagumannya terhadap dekorasi bangunan hotel yang masih mempertahankan bentuk aslinya.

Sampah botol plastik menjadi tiket Bus Suroboyo yang keren dan nyaman ini

“Sangat indah dan banyak cerita dalam setiap bentuknya. Momen paling berkesan saat melihat kamar President Suite yang paling besar se Asia Tenggara,” terang pria yang hobi berenang dan berkebun ini. Dia berharap bisa ada kesempatan lagi untuk menambah wawasan di hotel yang berlokasi di Jalan Tunjungan 65 Surabaya ini.

Hotel Grup Accor Jatim yang terlibat pada kegiatan ini adalah Majapahit Surabaya, Mercure Grand Mirama Surabaya, Ibis Budget Surabaya Diponegoro, Ibis Surabaya City Center, Novotel Surabaya Ngagel, Novotel Samator, Ibis Style Jemursari, Ibis Juanda, Ibis Budget HR. Muhammad dan Ibis Style Malang.

Sementara itu, dalam kegiatan yang sama, dalam rangka Hari Tanpa Kresek Sedunia 3 Juli,  Tunas Hijau mengajak seluruh peserta untuk membawa tas belanja non kresek dan wadah makan minum yang bisa digunakan berulang kali. Satuman, aktivis senior Tunas Hijau, menuturkan bahwa tujuannya sebagai wujud partisipasi pada Hari Tanpa Kresek Sedunia. (*)

Keterangan foto utama: Sebagian peserta heritage tour saat berada di Museum Sepuluh November Surabaya

Pewarta: Satuman Saluki

Penyunting: Mochamad Zamroni

One thought on “Ultah ke-25, Grup Accor Jatim Ajak Ratusan Siswa Surabaya Heritage Tour

  1. Woww….tentunya sangat menyenangkan ya. Bisa jalan – jalan dan berkunjung ke tempat yang mempunyai sejarah kepahlawanan….. Sayangnya hari itu waktunya berbenturan jadi gak bisa antar anak – anak. Semoga nanti ada lagi jalan – jalannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *