Pelaksanaan seleksi I Penganugerahan Pangeran dan Putri Lingkungan Hidup 2018 kategori Sekolah Dasar akan meliputi presentasi proyek lingkungan hidup dan membuat tulisan esai. Esai pada seleksi awal ini mengangkat tema “Bila Aku Menjadi Walikota Surabaya”.

Seleksi I akan dilaksanakan dalam dua hari, yaitu Sabtu, 4 Agustus 2018 dan Minggu, 5 Agustus 2018. Pelaksanaannya di ruang pola, lantai 3 gedung Bappeko (Badan Perencanaan Pembangunan Kota ) Surabaya, Jalan Pacar mulai pukul 07.00 WIB.

Tunas Hijau menyarankan agar peserta melakukan persiapan dengan serius. Persiapan dengan serius diantaranya dengan latihan presentasi di depan warga sekolah. Untuk persiapan penulisan esai proyek lingkungan, peserta juga bisa berlatih di rumah atau di sekolah. Namun, esai atau karangan yang dibuat saat latihan tidak boleh dibawa pada seleksi.

Berikut ini adalah teknis pelaksanaan seleksi I Penganugerahan Pangeran dan Putri Lingkungan Hidup 2018 yang diselenggarakan oleh Tunas Hijau bersama Pemerintah Kota Surabaya.

Ketentuan umum:

  1. Seluruh peserta Penganugerahan Pangeran dan Puteri Lingkungan Hidup diharuskan mengikuti seleksi I sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan berdasarkan sekolahnya masing-masing;
  2. Presentasi proyek akan dimulai pukul 07.00 WIB. Peserta harus sudah sampai di lokasi 15 menit sebelumnya.

Ketentuan khusus Presentasi Proyek Lingkungan Hidup:

  1. Peserta diminta menyiapkan presentasi dalam format powerpoint;
  2. Peserta bisa membawa peraga tambahan yang bisa menunjang presentasi proyek lingkungan hidupnya;
  3. Panitia menyediakan laptop;
  4. Peserta harus melakukan presentasi tanpa asisten atau tanpa operator laptop;
  5. Penampilan presentasi peserta dilakukan per sekolah bukan dengan undian personal;
  6. Waktu presentasi maksimal 3 menit sudah termasuk perkenalan. Bila presentasi lebih tiga menit, maka akan dilakukan pengurangan nilai presentasi;
  7. Pertanyaan terbatas hanya boleh dilakukan oleh juri;
  8. Presentasi proyek sedapatnya menyampaikan kiprah diri peserta pada proyek lingkungan hidup yang dilakukan, termasuk diantaranya hasil yang diraih dari proyek lingkungan hidup yang dilakukan peserta. Presentasi sebaiknya tidak berfokus pada teori mengenai proyek lingkungan hidup yang diangkat.


Ketentuan khusus Esai Proyek Lingkungan Hidup:

  1. Peserta mengerjakan sendiri esai lingkungan hidup ini dengan tulisan tangan yang bisa dibaca dengan jelas;
  2. Kertas HVS bergaris disediakan oleh panitia;
  3. Peserta harus membawa alat tulis sendiri;
  4. Batas waktu maksimal pengumpulan esai ini adalah pukul 13.00 WIB;
  5. Peserta yang kedapatan curang atau mencontek karya esai akan dikurangi nilainya. (*)

Pewarta: Mochamad Zamroni

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *