Pelaksanaan Bersih-Bersih Pantai Jembatan Suramadu Surabaya akan dilaksanakan Minggu, 30 September 2018 pukul 06.00 WIB. Individu atau kelompok bisa mengikuti aksi membersihkan pantai di sekitar kaki Jembatan Suramadu Surabaya ini.

Bersih-Bersih Pantai Jembatan Suramadu Surabaya ini adalah aksi kerelawanan masyarakat, khususnya warga sekolah bersama keluarganya. Disebut aksi kerelawanan, sebab penyelenggara tidak menyediakan snack dan konsumsi.

Penyelenggara akan menyediakan piagam peserta bagi individu dan sekolah/kelompok yang ikut serta. Penyelenggara juga akan menyediakan beragam hadiah hiburan yang disediakan oleh para sponsor dan pendukung kegiatan ini.

Sudah menjadi rahasia umum, bahwa kegiatan yang mengumpulkan massa dalam jumlah yang sangat banyak, maka tantangannya adalah sampah non organik baru yang dihasilkan. Sampah baru yang dihasilkan sebagian besar adalah kemasan makanan dan minuman sekali pakai.

Untuk meminimalkan sampah non organik baru yang dihasilkan oleh peserta aksi, Tunas Hijau menghimbau seluruh peserta untuk menghindari penggunaan kemasan makanan dan minuman sekali pakai.

Peserta dihimbau membawa sendiri makanan dan minuman dengan kemasan yang bisa digunakan berulang kali. Bila setiap peserta berkenan membawa makanan dan minuman dengan kemasan yang bisa digunakan berulang kali, maka sampah non organik baru akan bisa diminimalkan.

Aksi Bersih-Bersih Pantai Jembatan Suramadu Surabaya ini diselenggarakan oleh Tunas Hijau bersama Pemerintah Kota Surabaya. Aksi sebagai bagian dari program Surabaya Eco School 2018 dan kampanye peduli sampah global Clean Up the World ini didukung oleh PT PP Properti – Grand Shamaya Surabaya, Hotel Mercure Grand Mirama Surabaya dan Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur. (*)

Pewarta: Mochamad Zamroni

One thought on “Peserta Bersih-Bersih Pantai Suramadu Dihimbau Bawa Bekal Makan Minum Sendiri

  1. Tim lingkungan hidup Si Cilung Spenforty SMPN 40 siap menerapkan program membawa bekal dalam ^taman^ (tempat makan minum mandiri) sebagai upaya pengurangan dari kemasan makanan dan minuman sekali pakai dan aplikasi program Zero Waste.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *