Kantin SDN Jajar Tunggal III Surabaya, telah banyak mengalami perbaikan. Sebelumnya, kantin sekolah yang berlokasi di Jl. Raya Menganti No.49 ini masih terbatas jumlah penjualnya. Hanya tiga penjual saja. Kini jumlah penjualnya bertambah menjadi sembilan.

Menurut Muliono, penanggungjawab pengawas kantin sekolah. “Ya, dulu itu penjualnya hanya tiga saja, terus semakin banyak siswa. Jadi ya agar tidak kewalahan ya ditambah menjadi sembilan penjualnya sekarang”, terangnya.

Merealisasikan kantin sekolah yang zero waste atau tanpa sampah kemasan makanan dan minuman sekali pakai, butuh kerjasama semua guru, orang tua, siswa dan penjual kantin. Terdapat perjanjian dengan semua penjual, agar tidak menjual makanan dan minuman dengan kemasan sekali  pakai. Jika dilanggar, tidak segan-segan akan putus kontrak.

Tidak ada makanan dan minuman berkemasan sekali pakai di SDN Jajar Tunggal III Surabaya

Perjanjian dibuat dengan kesepakatan bersama. “Ya, saya buat perjanjian kesepakatan bersama. Jika ada yang melanggar ya saya harus tegas, terkena sanksi, yaitu dihentikan dan putus kontrak,” ungkapnya.

Para penjual kantin sekolah ini juga diajak mengunjungi kantin sekolah lain, yang bisa menjadi contoh dalam menerapkan kantin sekolah sehat dan bebas sampah atau zero waste. Kantin SDN Kaliasin I Surabaya menjadi kantin yang dikunjungi.

Menurut Lusi, penjual kantin yang sudah tiga tahun di SDN Jajar Tunggal III, sebelumnya ia berjualan dengan kemasan plastik, seperti snack dan es rentengan. “Ya, dulu saya jualan makanan minuman yang berkemasan plastik, jajan rentengan, es rentangan gitu,” ungkap Lusi. Setelah adanya himbauan dan diajak untuk melihat kantin sekolah dari sekolah lain yang sudah zero waste, Lusi kini menjual es teh buatan sendiri, sosis bakar, donut dan kue-kue.

Lusi mengaku bahwa awalnya memang agak berat, karena harus bangun pagi untuk meyiapkan dan membuat kue-kue serta minuman. “Ya, awalnya memang berat karena harus bangun lebih awal yaitu jam 2 pagi,” terangnya. Namun, ia tetap semangat karena demi kesehatan siswa dan menjaga lingkungan.

Nah, SDN Jajar Tunggal III Surabaya sudah merealisasikan kantin sekolah yang zero waste. Tidak ada makanan minuman yang berkemasan plastic sekali pakai, dan tanpa sedotan. Hal ini, sebagai wujud kesadaran dan kepedulian bahwa sampah plastik sangat berbahaya bagi lingkungan. Bagaimana dengan sekolahmu? (*)

Penulis: Wahyu

Penyunting: Mochamad Zamroni

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *