Eka Fadiyah Wati, Eco Teacher (Junior) of the Year 2017

Saya, Diyah, guru pembina lingkungan hidup EcoSpenSix SMP Negeri 6 Surabaya. Program tahunan Surabaya Eco School (SES) 2018 yang digagas oleh Tunas Hijau bersama Pemerintah Kota Surabaya merupakan kegiatan yang sudah seharusnya diikuti oleh seluruh sekolah yang mengaku berada di Surabaya.

Surabaya telah berubah menjadi Smart City dengan semua kelebihan dan keistimewaannya. Bahkan, kehebatan Surabaya sudah mendunia. Maka, sudah sepatutnya jika kegiatan yang menanamkan pendidikan peduli lingkungan hidup benar-benar diperhatikan.

Kendalikan Sampah Plastik merupakan tema Surabaya Eco School 2018. Polusi plastik adalah masalah yang terlihat sepele padahal sangat serius dampaknya bagi ekosistem dunia dan para penghuninya. Jumlah plastik yang diproduksi dalam kurun 10 tahun terakhir telah melampaui total plastik yang diproduksi satu abad sebelumnya.

Sudah tak ada waktu untuk menunda lagi. Bergerak dari sekarang. Mulai dari terkecil dan dijadikan kebiasaan. Jika bukan kita, manusia, siapa yang akan menjaga bumi dari kehancuran?

If you can’t reuse it, refuse it. Yang intinya adalah, jika kamu merasa bahan plastik yang akan kamu pakai hanya berguna untuk sekali pakai dan tidak bisa digunakan lagi, seperti sedotan dan kantong plastik, sebaiknya tolak saja dan cari pengganti lain yang lebih reusable.

Jika tidak bisa menjadi bagian dari SOLUSI, mari bersama untuk tidak lagi membuat POLUSI. Tetap Semangat. SpenSix PASTI BISA.

Penulis: Eka Fadiyah Wati, peraih penghargaan Eco Teacher (Junior) of the Year 2017

Penyunting: Mochamad Zamroni

4 tanggapan untuk “Eka Fadiyah Wati, Eco Teacher (Junior) of the Year 2017

  • November 14, 2018 pada 20:00
    Permalink

    Alhamdulillah , pengendalian sampah plastik sdh membudaya. Kita ajak juga masyarakat agar yg kita lakukan disklah seiring dg kesadaran mereka peduli sampah utamanya sampah plastik.
    Kita rapatkan barisan tuk bergerak dan terus bergerak tuk selamatkan bumi kita demi generasi yg akan datang.
    Tetap semangat….. pantang menyerah… sukses..

    Balas
  • November 15, 2018 pada 05:42
    Permalink

    Alhamdulillah kami dari ARWONJI (Arek Wonokusumo Siji juga ikut mendukung gerakan ini karena juga ingin menyelamatkan Bumi Sebsgai Harta Warisan yg ingin kita turunkan kepada anak cucu kita

    Balas
    • November 15, 2018 pada 07:52
      Permalink

      Mantap, Pak Bambang, Eco Headmaster (Elementary) of the Year 2016. Semoga sehat selalu

      Balas
  • September 28, 2019 pada 20:34
    Permalink

    Kereeeen… Mam Diyah memang hebaaat~!!!♡

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *