Lebih dari 1000 orang anggota Pramuka dan pelajar Surabaya dan sekitarnya akan melakukan aksi bersih-bersih Pesisir Tambak Wedi, Kecamatan Kenjeran, Kota Surabaya, Sabtu 26 Januari 2019. Jumlah peserta aksi ini diprediksi masih akan terus bertambah hingga saat pelaksanaan

Aksi yang dimulai pukul 06.00 WIB ini diselenggarakan oleh Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur bersama Tunas Hijau dan Pemerintah Kota Surabaya.

Bersih-bersih ini akan difokuskan di sekitar pepohonan (hutan) mangrove tidak jauh dari kantor Kelurahan Tambak Wedi. “Sampah yang akan dikumpulkan adalah dari pesisir adalah sampah non organik. Sebagian besar adalah sampah plastik kemasan. Banyak juga sampah kain dan sterofoam,” kata Mochamad Zamroni, koordinator aksi bersih-bersih yang juga Andalan Daerah urusan Lingkungan Hidup Kwarda Gerakan Pramuka Jatim.

Sampah di kawasan itu yang menjadi target aksi adalah sampah yang berasal dari laut. “Sampah-sampah tersebut dibawa melalui gelombang air laut. Sangat mungkin berasal seberang pulau. Bisa juga sampah dari kota atau daerah lain yang terbawa melalui aliran air sungai,” jelas Zamroni, yang juga presiden Tunas Hijau, lembaga yang aktif menangani lingkungan hidup ini.

Aksi ini bukanlah aksi pertama. Tahun lalu sudah tiga kali aksi serupa di kawasan ini. Pada pertengahan Februari 2018 dan akhir September 2018 aksi dilaksanakan dengan melibatkan lebih dari 15.000 orang relawan. Pada musim liburan semester lalu, aksi juga digelar dengan melibatkan 500 orang relawan.

Aksi Bersih-Bersih Pesisir Tambak Wedi Surabaya ini terbuka untuk umum. Individu atau kelompok bisa ikut serta aksi ini tanpa dipungut biaya. Bagi yang berminat ikut serta bisa mendaftar melalui WA 08121701805. Karung sampah sudah disediakan panitia. Peserta diminta menyediakan sendiri makanan/minuman dengan kemasan yang bisa digunakan berulang kali. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *