Eco Spensix SMPN 6 Surabaya Bersihkan Pantai Kenjeran

Tim lingkungan hidup Eco Spensix SMPN 6 Surabaya melakukan aksi Bersih-Bersih Pantai Kenjeran Surabaya, Sabtu (16/3/2019). Aksi dalam rangka Hari Air Sedunia 22 Maret. Aksi itu  sekaligus merealisasikan tantangan ke-2 wirausaha lingkungan hidup Ecopreneur 2019 yang diselenggarakan oleh Tunas Hijau bersama Pemerintah Kota Surabaya.

Aksi itu diikuti oleh 20 orang siswa dan 1 orang guru. Pantai yang menjadi lokasi aksi bersih-bersih adalah yang di sebelah Taman Suroboyo. Yaitu taman yang sedang dalam proses pembangunan patung Suro dan Boyo terbesar di Kota Surabaya.

Dua botol plastik kemasan air mineral 600 ml penuh berisi puntung rokok hasil bersih-bersih pantai yang dilakukan oleh Eco Spensix SMPN 6 Surabaya, Sabtu (23/3/2019)

“Dalam waktu 1,5 jam kami telah mengumpulkan 6 karung sampah non organik,” kata Eka Fadiyah Wati, guru pembina lingkungan hidup SMPN 6 Surabaya, yang juga komisaris perusahaan siswa Ecopreneur 2019 Eco Spensix.

Fadiyah menjelaskan bahwa sampah non organik yang banyak dikumpulkan adalah sedotan, puntung rokok, popok bayi, kemasan produk rumah tangga, dan botol. “Kami juga mengumpulkan serta 1,5 karung penuh dengan tusuk jajanan yang lagi ngehits yaitu sempol,” kata Eka Fadiyah Wati, yang juga guru pembina terbaik Pangeran dan Putri Lingkungan Hidup 2018 SMP ini.

Fadiyah menyatakan miris ketika manusia tak lagi peka menjaga lingkungannya. “Padahal di sekitar pantai sudah disediakan banyak tempat sampah. Di pantai itu juga sudah sering dilakukan aksi bersih-bersih. Namun, sampah tetap mudah dijumpai di sana,” tutur Eka Fadiyah Wati. (*)

Penulis: Mochamad Zamroni

6 tanggapan untuk “Eco Spensix SMPN 6 Surabaya Bersihkan Pantai Kenjeran

  • April 23, 2019 pada 21:28
    Permalink

    Wow Spensix hebat banget!!! Murid” nya semangat banget!!! Jaya!

    Balas
  • Agustus 23, 2019 pada 21:40
    Permalink

    Nama:

    sampah non organik seperti sedotan, puntung rokok, popok bayi, kemasan produk rumah tangga, dan botol yang berserakan banyak kita temukan saat bersih pantai. Semoga dari kegiatan ini kita dapat mengambil hikmah, bahwa kita harus membuang sampah pada tempatnya dan dapat mengurangi sampah non organik

    Balas
  • Agustus 23, 2019 pada 21:42
    Permalink

    Nama: Ni nyoman gayatri larasita dewadatta
    Sekolah: SMP Negeri 6 Surabaya

    sampah non organik seperti sedotan, puntung rokok, popok bayi, kemasan produk rumah tangga, dan botol yang berserakan banyak kita temukan saat bersih pantai. Semoga dari kegiatan ini kita dapat mengambil hikmah, bahwa kita harus membuang sampah pada tempatnya dan dapat mengurangi sampah non organik

    Balas
  • Agustus 24, 2019 pada 09:00
    Permalink

    Spensix, Bisa! Spensix, Juara!

    Balas
  • Juni 5, 2022 pada 18:54
    Permalink

    NAMA : MUHAMMAD ZAMIIR AZMY ATHOULLAH AL KHALID
    NO PESERTA : 251
    JUDUL PROYEK : DAR!! BALIK YUK!!

    kalo sebagai manusia yang berakal kita tidak bisa berpikir unik menjaga lingkungan lalu mereka disebut apa ya?
    Semoga dari kegiatan ini kita dapat mengambil hikmah, bahwa kita harus membuang sampah pada tempatnya dan dapat mengurangi sampah non organik

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.