Challenge III Eco Mobile PJB 2019 (15-28 April)

Setelah siswa mengajak keluarganya berkegiatan lingkungan hidup pada challenge/tema/tantangan kedua, berkegiatan lingkungan hidup bersama keluarga siswa kembali menjadi salah satu aksi pada challenge III (15-28 April 2019). Selengkapnya adalah sebagai berikut:

1. Kampanye kreatif lingkungan hidup dalam rangka Hari Kartini (21 April) dan Hari Bumi (22 April) dengan melibatkan keluarga kader lingkungan hidup sekolah;

2. Pembuatan media permainan lingkungan hidup; 

3. Edukasi di sekolah adopsi dengan menggunakan media permainan lingkungan hidup yang sudah dibuat;

4. Kampanye di kampung adopsi untuk memulai/mengaktifkan gerakan pengumpulan jelantah warga kampung;

5. Vlog tiap realisasi aksi.

Jurnal harian aksi lingkungan hidup oleh masing-masing kelompok kerja atau divisi lingkungan hidup diharapkan terus diaktifkan setiap kali melakukan aksi. Demikian juga dengan pengisian jurnal harian atau formulir Jam Hijau – Pahlawan Hijau untuk tiap individu kader dan pembina lingkungan hidup.

Eco Mobile PJB Challenge 2019 diikuti oleh SD dan SMP Surabaya yang telah mendapatkan penghargaan sebagai sekolah adiwiyata nasional/mandiri sebelum 2018. SMP yang mengikuti program ini adalah SMPN 4, SMPN 9, SMPN 11, SMPN 12, SMPN 16, SMPN 23, SMPN 24, SMPN 26, SMPN 28, SMPN 35, SMPN 36, SMPN 41 dan SMPK Stanislaus I.

Sedangkan SD yang mengikuti program ini adalah SDN Kandangan I, SDN Kaliasin I, SDN Kandangan II, SD Sekolah Alam Insan Mulia, SDN Kandangan III, SDN Sememi I, SDN Tenggilis Mejoyo I, SDN Perak Barat, SD Yamassa, dan SDK Santa Theresia I Surabaya. (*)

Penulis: Mochamad Zamroni

3 tanggapan untuk “Challenge III Eco Mobile PJB 2019 (15-28 April)

  • April 16, 2019 pada 4:35 am
    Permalink

    Tiap challenge memotivasi sekolah untuk selalu bergerak aktif, kreatif, inovatif, serta selalu konsisten terhadap kegiatan pelestarian lingkungan hidup. Semangatttt!!!

    Balas
  • April 17, 2019 pada 5:10 pm
    Permalink

    Luar biasa dengan hadirnya Challenge 3 ini bisa menambah semangat untuk terus melakukan aksi pelestarian lingkungan hidup.
    Mengedukasi sekolah adopsi akan berimbas kepada keluarga mereka untuk menerapkan kepedulian lingkungan di sekolah, di rumah dan sekitarnya.
    Warga kampung adopsi semakin sadar akan bahayanya jelantah jika tidak dikelola dengan baik.

    Jadi mantap , keren buat Tunas Hijau, PTPJB , dengan Eco Mobile PJB Challenge 2019

    Balas
  • Pingback:Kartu Uno Peduli Lingkungan ala Puring SMPN 4 Surabaya – Tunas Hijau ID

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *