6 Sekolah Buat Biopori Bersama di SMPN 12 Surabaya

SMPN 12 Surabaya mengajak 5 sekolah binaannya bergiat lingkungan hidup bersama di SMPN 12 Surabaya. Kelima sekolah binaannya itu adalah SDN Ngagel Rejo I, SDN Ngagel Rejo VII, SDN Ngagel I, SDN Nginden Jangkungan I, dan SMPN 56. Mereka belajar mengenai biopori, penjernihan air, dan konservasi mangrove. Masing-masing sekolah diwakili 6 orang siswa dan 1 orang guru pendamping.

Pada kegiatan tersebut Tunas Hijau mengajak mereka mengaktifkan pembuatan lubang resapan biopori sebagai upaya meningkatkan kualitas lingkungan hidup sekitar. “Lubang resapan biopori yang dimaksud adalah lubang yang sengaja dibuat dengan rata-rata diameter 12 cm, dan kedalaman sekitar 100 cm. Atau kedalaman sebelum ketemu air tanah,” kata Aktivis Senior Tunas Hijau Mochamad Zamroni.

Pemberian pipa pada lubang resapan biopori yang telah dibuat, menurut Zamroni, bukanlah suatu keharusan. “Yang harus dilakukan setelah lubang resapan biopori dibuat adalah mengisi penuh dengan sampah organik. Pemberian pipa bukan keharusan. Bila diberi pipa, maka paling panjang hanya 20 cm saja pada bagian permukaan,” terang Zamroni.

Masing-masing tim sekolah lantas diajak praktek membuat lubang resapan biopori sedalam mungkin. Pada praktek ini, tim dari SDN Nginden Jangkungan I Surabaya menjadi tim tercepat yang mencapai kedalaman 1 meter. Tim ini nampak sudah sering praktek membuat lubang resapan biopori.

Lebih lanjut, seluruh peserta kegiatan juga diajak mengenal keanekaragaman hayati di Hutan Mangrove Wonorejo yang menjadi habitat bagi burung-burung migran dari belahan bumi lain. Para peserta juga diajak membuat penjernihan air sederhana sebagai upaya konservasi air. (*)

Satu tanggapan untuk “6 Sekolah Buat Biopori Bersama di SMPN 12 Surabaya

  • Mei 3, 2019 pada 6:19 pm
    Permalink

    Salam lestari bumi. Selamat gih buat teman teman tim lingkungan hidup SMPN 12 Surabaya. Sekolah Adiwiyata memang seharusnya berimbas pada lingkungan sekitar. Tidak terkecuali sekolah binaan. Dengan mengedukasi masyarakat sekitar dan sekolah binaan semoga semakin banyak pihak yang turut peduli lingkungan. Menjadikan aksi lingkungan menjadi pembiasaan.

    Potensi lahan yang luas memang pas banget dengan aksi pembinaan dengan membuat lubang biopori.

    Jadi terus berkarya dan berprestasi gih buat tim lingkungan hidup SMPN 12 Surabaya. Semoga SMPN 12 Surabaya semakin hebat . Sukses . Good Job

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *