Limit Sampah ala SDN Dukuh Menanggal I Surabaya

SDN Dukuh Menanggal I Surabaya mengembangkan program Limit Sampah. Limit Sampah yang dimaksud bukan berarti sampah terbatas. Limit Sampah yang dimaksud adalah kepanjangan dari “lima menit sampah”.

Limit Sampah adalah aksi membersihkan sampah bersama-sama di halaman sekolah selama 5 menit,” kata Widji, guru pembina lingkungan hidup SDN Dukuh Menanggal I Surabaya kepada Tunas Hijau saat pembinaan wirausaha lingkungan hidup Ecopreneur 2019 di sekolah ini, Senin (20/5/2019). 

Widji menjelaskan bahwa Limit Sampah hampir sama dengan aksi Semut, atau sejenak memungut (sampah). “Hanya yang membedakannya, jika semut cuma untuk kalau ada acara atau seminggu sekali. Sedangkan kalau Limit Sampah dilakukan setiap hari. 

Aksi Limit Sampah ini dilakukan oleh tim lingkungan hidup SDN Dukuh Menanggal I Surabaya. Jadi dibagi kelompok-kelompok, untuk ditentukan bagian lokasinya. Ada yang lokasinya di gedung sebelah dan tempat parkir. Ada yang di gedung belakang, di halaman dan di lantai atas. Semua dibagi berdasarkan jumlah tim dan kelas, kelas IV dan V,” terang Widji.

Sementara itu, perusahaan siswa Ecopreneur SDN Dukuh Menanggal I Surabaya telah melaksanakan aksi-aksi challenge 5 Ecopreneur 2019 yang diselenggarakan oleh Tunas Hijau bersama Pemerintah Kota Surabaya serta didukung oleh Hotel Mercure Grand Mirama Surabaya. 

Pada 27 Mei 2019 nanti, mereka akan melaksanakan aksi sosial dengan kampung adopsi di Dukuh Menanggal, tidak jauh dari lokasi sekolah. Aksi yang dimaksud adalah bagi-bagi tanaman. Mereka juga akan menjual takjil produk olahan ecopreneur. 

Penulis: Wahyu Juli

Penyunting: Mochamad Zamroni

Satu tanggapan untuk “Limit Sampah ala SDN Dukuh Menanggal I Surabaya

  • Mei 21, 2019 pada 10:52 pm
    Permalink

    Melihat Lingkungan bersih sangat menyenangkan. Upaya untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan yang sudah ditetapkan oleh tim lingkungan hidup SDN Dukuh Menanggal I . Meski hanya sejenak jika hal ini dilakukan secara rutin maka hasilnya akan luar biasa. Pembiasaan dimulai dari hal yang sederhana.

    Good Job buat SDN Menanggal I

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *