Siti Fatonah, Tonggak Kebangkitan Kembali LH SDN Kandangan I

Dalam melaksanakan aksi peduli lingkungan harus dari hati. Bila melaksanakan dengan hati, maka yang dijalankan akan ikhlas dan tidak merasa terbebani. Hal ini dijelaskan oleh Siti Fatonah, guru pembina lingkungan hidup di SDN Kandangan I Surabaya. 

“Peduli lingkungan itu juga salah satu hal yang wajib bagi manusia, agar tetap seimbang, dan nyaman bagi semua,” kata Siti Fatonah, guru pembina lingkungan hidup SDN Kandangan I yang juga termasuk guru senior Surabaya ini.

Wanita kelahiran Jombang ini telah banyak berkiprah dalam program pendidikan lingkungan. Ia pertama kali melaksanakan Sekolah Adiwiyata pada tahun 2007 di SDN Kandangan III Surabaya. Ia bahkan berhasil membuat sekolah SDN Kandangan III Surabaya mencapai Sekolah Adiwiyata Mandiri pada tahun 2011. 

Ia kemudian dirotasi ke SDN Kandangan I Surabaya pada tahun 2014. Pada saat itu SDN Kandangan I Surabaya sudah menjadi Sekolah Adiwiyata Mandiri pada tahun 2012. Tetapi program lingkungan di SDN Kandangan I Surabaya tidak berjalan lagi setelahnya. Diantaranya karena pembangungan gedung sekolah selama beberapa tahun. 

Menurut wanita yang hobi berkebun ini, bahwa program lingkungan hidup itu tidak hanya sekedar untuk lomba. “Program lingkungan harus dilakukan dalam keseharian. Lingkungan yang bagus juga akan sangat bagus buat kita sendiri,” kata Siti Fatonah. 

Perlahan ia membangun kembali program lingkungan hidup di SDN Kandangan I Surabaya, dengan ia membuat program yang disahkan kepala sekolah, sehingga semua guru mendapatkan bagian masing-masing. “Kepala SDN Kandangan I mendukung program lingkungan. Setelah beliau sahkan, maka mau tidak mau semua guru terlibat,” terangnya. 

Pada program Eco Mobile PJB Challenge 2019, semua guru ia libatkan. Tujuannya, semua ikut andil membuat sekolah yang nyaman dengan lingkungan yang asri. “Sekolah adalah rumah kedua, jadi ya sama-sama gotong royong untuk membuat sekolah yang nyaman. Dengan sekolah yang nyaman, semua siswa dan guru juga akan tambah semangat ke sekolah,” tutur Siti Fatonah. 

Tantangan selalu ada. Diantaranya di SDN Kandangan I Surabaya banyak guru muda yang masih baru, sehingga mereka belum mengenal program lingkungan. Jadinya ia harus mengajarkan kepada guru-guru tersebut perlahan-lahan. Guru-guru lama juga dia bangkitkan lagi semangatnya. Ia ajak terus untuk ikut bersama-sama. “Alhamdulillah sudah hampir semua paham dan melakukan aksi lingkungan di Kandangan I,” tuturnya. 

Penulis: Wahyu

Penyunting: Mochamad Zamroni

4 tanggapan untuk “Siti Fatonah, Tonggak Kebangkitan Kembali LH SDN Kandangan I

  • Juni 24, 2019 pada 05:08
    Permalink

    Ibu Siti Fatonah yang hebat dan luar biasa. Kerja keras dan semangat yang luar biasa bisa menginspirasi banyak orang.
    Tantangan pasti ada. Jadi intinya tetap Istiqomah gih Bunda. Saya sangat mengapresiasi dengan apa yang telah panjenengan lakukan. Semoga tim lingkungan hidup SDN Kandangan 1 semakin sukses.
    Good Job .,..

    Balas
    • Juli 18, 2019 pada 21:58
      Permalink

      Sebuah satu hal yang harus diapresiasi untuk ibu siti fatonah Yang banyak menginspirasi banyak orang,semoga beliau diberikan kesehatan juga kelancaraan rejeki

      Balas
  • Juli 19, 2019 pada 08:23
    Permalink

    Bisa dicontoh sangat hebat ibu ini sangat bekerja keras tanpa ada kata lelah semangat terus…

    Balas
  • Agustus 23, 2019 pada 07:22
    Permalink

    Hebat sekali bu.. semangat ya bu dan semakin menginspirasi..

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *