Pemuda Inggris Berbagi di Kampung Joyoboyo

20 anak dan remaja warga RT 8 RW VI Kelurahan Sawunggaling, Kota Surabaya mendapatkan kesempatan belajar berbahasa Inggris dari native, Selasa (23/7/2019) malam. Sean John Rawlings, nama native itu. Pemuda 30 tahun ini berasal dari Cardiff, negara Inggris, benua Eropa.

Di salah satu kampung Eco Mobile PJB – Tunas Hijau itu, Sean – sapaan akrabnya, akan berkegiatan bersama selama 3-4 kali dalam sebulan mendatang. Dia akan banyak mengajak anak-anak dan remaja kampung ini percaya diri berkomunikasi bahasa Inggris.

Sean menggunakan banyak media permainan untuk membantu anak-anak dan remaja kampung ini berkomunikasi bahasa Inggris. Umumnya, media edukasi yang digunakannya berbentuk kartu permainan. “Saya akan ajak mereka belajar berbahasa Inggris sambil bermain,” kata Sean.

Aktivis Tunas Hijau Richi Razaq mengatakan bahwa belajar bahasa Inggris bukan satu-satunya kegiatan yang digelar bersama Sean. “Sean dengan mengajak anak-anak dan remaja kampung Joyoboyo Belakang ini berkomunikasi bahasa Inggris tetap akan mengingatkan mereka untuk mengelola lingkungan hidup. Mengolah sampah organik menjadi kompos dengan komposter yang ada,” kata Razaq.

Banyak sikap peduli lingkungan hidup yang bisa dibagikan oleh Sean, pemuda yang selama di Surabaya tinggal bersama keluarga Tunas Hijau Mochamad Zamroni ini. Diantaranya perilakunya yang senantiasa menggunakan tas punggungnya saat berbelanja. Dia juga terbiasa berjalan kaki dengan jarak tempuh hingga 2 km.

Penulis: Masyithoh, Jodi Daniel

Penyunting: Mochamad Zamroni  

8 tanggapan untuk “Pemuda Inggris Berbagi di Kampung Joyoboyo

    • September 28, 2019 pada 07:27
      Permalink

      sangat terinspirasi sekali, semoga yang dilakukan oleh Sean bisa dicontoh oleh semua orang

      Balas
    • September 29, 2019 pada 18:27
      Permalink

      Wuaaah Yang dilakukannya baik juga yaaaa
      Semoga dia sukses selaluuu

      Balas
  • Agustus 26, 2019 pada 14:21
    Permalink

    Sangat inspiratif, memang gaya hidup di Indonesia sangat berbeda dengan negara maju lainnya. Untuk pergi ke minimarket dekat rumah saja selalu menggunakan motor, bahkan pemberian biaya terhadap kantong plastik di minimarket jg tidak terlalu berdampak besar.

    Balas
    • September 28, 2019 pada 09:12
      Permalink

      Deninta Vasthy Berliani
      SMPN 6 Surabaya / 174
      Hal ini sangat membantu anak-anak Indonesia untuk belajar bahasa internasional yaitu bahasa inggris

      Balas
  • September 28, 2019 pada 21:30
    Permalink

    Sangat Inspiratif. Semoga nantinya kegiatan kegiatan semakin digencarkan di kota Surabaya. Sehingga anak anak Surabaya bisa jago dalam menggunakan bahasa internasional

    Balas
  • September 29, 2019 pada 00:06
    Permalink

    Terimakasih untuk pemuda Inggris karena telah membantu warga JoyoBoyo

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *