Bersihkan Pesisir, SDN Kedung Cowek I dan Tanah Kalikedinding I Surabaya Terima Penghargaan Gubernur Jatim

Keterlibatan aktif SDN Tanah Kalikedinding I Surabaya dan SDN Kedung Cowek I Surabaya pada gerakan bersih-bersih pesisir Tambak Wedi Surabaya membuahkan hasil. Pada Upacara Hari Pramuka ke-58 Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Rabu (14/8/2019), mereka menerima penghargaan dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

SDN Tanah Kalikedinding I Surabaya, yang menjadi pangkalan Gugusdepan Pramuka 13030-13031, menerima dengan kategori Partisipasi Terbanyak. Sedangkan SDN Kedung Cowek I Surabaya, yang menjadi pangkalan Gugusdepan Pramuka 15019-15020, menerima penghargaan kategori Partisipasi Teraktif.

Gerakan Bersih-Bersih Pesisir Tambak Wedi Surabaya itu tidak hanya dilakukan sekali. Gerakan yang diselenggarakan oleh Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur bersama Tunas Hijau ini dilaksanakan tiap Sabtu terakhir. “Penghargaan itu untuk pelaksanaan Februari – Juli 2019,” kata Mochamad Zamroni, andalan urusan lingkungan hidup Kwarda Jatim.

Kamabigus Surabaya 13030-13031 yang juga kepala SDN Tanah Kalikedinding I Surabaya menerima penghargaan dari Gubernur Jatim selaku Kamabida Gerakan Pramuka Jatim Khofifah Indar Parawansa disaksikan Kakwarda Jatim Saifullah Yusuf

Kategori Partisipasi Teraktif pada penghargaan itu maksudnya adalah jumlah sampah terbanyak yang berhasil dikumpulkan. Sedangkan kategori penghargaan Partisipasi Terbanyak adalah jumlah peserta terbanyak pada setiap aksi yang dilakukan setiap bulannya. 

Siti Indayati, guru pembina lingkungan hidup SDN Kedung Cowek I dan pembina Pramuka Gugusdepan 15019-15020, menerima penghargaan tersebut dari Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, yang juga ketua majelis pembimbing daerah Gerakan Pramuka Provinsi Jawa Timur. Kepala SDN Tanah Kalikedinding I Saepulloh, yang juga kamabigus Surabaya 13030-13031 yang menerima penghargaan itu dari Gubernur Jatim.

Siti Indayati mengatakan dengan penghargaan ini dirinya menjadi semakin bersemangat untuk mengajak warga SDN Kedung Cowek I membersihkan pesisir Tambak Wedi. “Saya ingin pesisir Tambak Wedi, khususnya yang kawasan mangrove, bisa seindah hutan mangrove di Bali,” tutur Siti Indayati.

Janny Mudjijanto, guru pembina lingkungan hidup SDN Tanah Kalikedinding I dan pembina Pramuka Gudep Surabaya 13030-13031 juga mengaku semakin termotivasi mengajak warga sekolahnya melakukan aksi-aksi nyata peduli lingkungan hidup. “Kami semakin bersemangat membersihkan pesisir Tambak Wedi dan Kenjeran,” ucap Janny Mudjijanto.

Penulis: Mochamad Zamroni

15 tanggapan untuk “Bersihkan Pesisir, SDN Kedung Cowek I dan Tanah Kalikedinding I Surabaya Terima Penghargaan Gubernur Jatim

  • Agustus 18, 2019 pada 16:32
    Permalink

    Bersih bersih pesisir sudah tidak asing lagi bagi kita. Namun kali ini berbeda dengan penghargaan dari Gubernur Jawa Timur. Ini artinya semakin banyak yang turut peduli dengan pesisir Di Kota Surabaya. Semoga hal ini menjadi motivasi bagi sekolah yang turut peduli dengan keberhasilan pesisir.
    Bu indah juga Pak Jani tetap semangat gih

    Ada pihsk lain yang juga peduli dengan keberadaan dan kebersihan pesisir.
    Selamat gih untuk sekolah yang sudah mendapatkan penghargaan dari Gubetnur .

    Balas
    • Agustus 19, 2019 pada 19:40
      Permalink

      Selamat untuk SDN Kedung Cowek I dan SDN Tanah Kalikedinding I atas penghargaan yang telah tercapai, semoga sukes terus,dan semangat mengikuti kegiatan-kegiatan lingkungan lainnya.

      Balas
      • Agustus 23, 2019 pada 16:14
        Permalink

        Alhamdulilah
        Selamat untuk SDN Tana Kalikedinding 1 dan SDN Kedung Cowek 1 atas penghargaanya. Semoga kita dapat menjaga lingkungan kita dan bumi kita agar senantiasa bersih dan indah.

        Balas
  • Agustus 19, 2019 pada 11:38
    Permalink

    Umat Islam sebenarnya punya ajaran yang luhur yaitu “KEBERSIHAN SEBAGIAN DARI IMAN” jadi amalan untuk bersih-bersih itu ada dan dalam fiqih atau hukum Islam yang dibahas adalah bab tentang kebersihan atau Bab Thohara atau bersuci. Intinya sebelum beribadah atau menyembah Allah SWT maka harus sici dulu badannya, hatinya, pikirannya dan tempatnya. Ini mempunyai makna bahwa kebersihan itu hal yang utama, kita tidak boleh mengotori lingkungan tempat berada. Lebih-lebih umat yang beragama, kebersihan adalah baian dari iman seseorang, artinya orang yang kurang menjaga kebersihan maka tingkat keimannnya masih kurang, akan tetapi semua itu hanya Allah , Tuhan semesta alam yang mengetahuinya. Sedang dalam agama Hindu ada keyakinan bahwa Laut, Gunung dan sungai itu suci, maka sesuatu yang suci tidak boleh dikotori atai dicemari.

    Laut adalah salah satu tempat yang sangat penting bagi kehidupan dan menyediakan sumber kebutuhan manusia, mulai garam, rumput laut, dan aneka ikan, kalau sampau tercemari maka yang rugi adalah manusia itu sendiri. oleh karena itu bersih-bersih pantai Tambak Wedi dan Kenjeran memberi kami SDN Tanah Kalikedinding I/251 suatu ladang amal yang luar biasa.

    Siapa yang berbuat mereka yang menuai, maka sekecil apapun kebajukan yang kita lakukan meskipun membersihkan pantai yang bukan tempat tinggal kita maka suatu saat kebaikan dari pekerjaan kita akan berbuah manis pada saatnya.

    Bersih-bersih pantai juga memberikan pelajaran pada semua peserta didik SDN tanah Kalikedinding I/251 Surabaya untuk peduli terhadap Pantai yang menjadi tempat bagi sebagian warga kota Surabaya. Bersi-bersih pantai juga sesuai dengan Darma Pramuka yaitu Cinta alam dan kasih sayang sesama manusia, ini juga bagian dari Beriman dan bertaqwa pada Tuhan Yang Maha Esa.

    Balas
  • Agustus 20, 2019 pada 21:06
    Permalink

    Saya sangat bangga dengan adanya kegiatan bersih-bersih pantai tambak wedi yang di dukung oleh Tunas Hijau Indonesia dan Kwarda Jawa Timur.
    Selamat untuk SDN Tanah Kalikedinding 1/251 dan SDN Kedung cowek 1 semangat terus demi bumi kita.

    Balas
  • Agustus 21, 2019 pada 07:35
    Permalink

    Saya sangat senang mengikuti bersih-bersih pantai tambak wedi bersama teman-teman saya,pada saat itu saya melihat sampah plastik yang sangat banyak,saya segera mengambil sampah tersebut.Saya sangat senang karena tidak hanya membersihkan pantai,tapi saya juga dapat melihat pemandangan yang sangat indah di pantai tambak wedi…Salam Bumi Lestari

    Balas
  • Agustus 21, 2019 pada 07:54
    Permalink

    Bersih-bersih pantai adalah salah satu cara untuk mengurangi limbah sampah yang berserakan di pantai,dengan membersihkan pantai secara rutin,lama kelamaan limbah sampah akan habis…Salam Bumi Lestari

    Balas
  • Agustus 21, 2019 pada 08:04
    Permalink

    Menggunakan tempat makan atau botol minum,sebaiknya kita menggunakan wadah yang dapat di pakai berulang-ulang contohnya tepak makan dan tumbler…Cara lain mengurangi sampah adalah,mendaur ulang sampah tersebut…Salam Bumi Lestari

    Balas
  • Agustus 21, 2019 pada 08:16
    Permalink

    Selamat untuk SDN Tanah Kalikedinding 1 dan SDN kedung cowek 1 atas pencapainnya…Ayo kita selamatkan bumi ini,kita gunakan wadah yang dapat di gunakan berulang-ulang dan daur ulang sampah..Buanglah sampah pada tempatnya…Selamatkan bumi kita..Salam Bumi Lestari

    Balas
  • Agustus 21, 2019 pada 08:30
    Permalink

    Bersih-bersih pantai sudah sering di ikuti oleh SDN Tanah Kalikedinding 1 di pantai Tambak Wedi .Sehingga aku sudah terbiasa membersihkan pantai Tambak Wedi,ternyata di pantai Tambak Wedi sangat banyak sampah yang berserakan yang di sebabkan oleh warga sekitar yang membuang sampah pada pesisir Tambak Wedi…Saya segera mengambil semua sampah tersebut…Salam Bumi Lestari

    Balas
  • Agustus 23, 2019 pada 19:54
    Permalink

    Selamat untuk SDN Kedung Cowek 1 dan SDN Tanah Kalikedinding 1 atas penghargaan yang diterima. Semoga semakin banyak masyarakat yang sadar untuk tidak membuang sampah di pesisir.

    Balas
  • Agustus 24, 2019 pada 06:59
    Permalink

    saya sangat bangga karena telah mengadakan kegiatan bersih-bersih pantai tujuan bersih-bersih pantai adalah untuk mengurangi limbah sampah plastik maupun sampah organik dan diikuti oleh tunas hijau dan kwarda jatim .dan selamat untuk sdn tanah kali kedinding 1 dan sdn kedung cowek 1.ayo kurangi pemakaian sampah plastik.salam bumi lestari.

    Balas
  • Agustus 24, 2019 pada 07:57
    Permalink

    Selamat yaaa SDN KEDUNG COWEK1 and SDN TANAH KALI KEDINDING 1 atas penghargaannya

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *