NTB, Provinsi Pengoperasian PLTS Terbesar

Tiga proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dengan total kapasitas terpasang 21 mega watt peak (MWp) beroperasi secara komersial sejak awal Juli 2019 di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Saat ini NTB menjadi provinsi dengan pengoperasian PLTS terbesar di Indonesia.

Ketiga PLTS tersebut adalah PLTS Pringgabaya (7 MWp), PLTS Selong (7 MWp) dan PLTS Sengkol (7 MWp). Ketiga PLTS tersebut bisa melistriki sekitar 19.605 rumah tangga pelanggan 900 VA. 

Selain meningkatkan kapasitas energi baru terbarukan (EBT) pada bauran energi primer, penghematan biaya sebesar Rp 1.002,84 per kWh dibandingkan dengan menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD)

Sudah menjadi rahasia umum juga bahwa pemanfaatan EBT juga menekan emisi gas buang atau polusi, mengurangi pemanasan global dan perubahan iklim. Tentunya memaksimalkan potensi dari sumber daya yang jumlahnya tidak terbatas, yaitu sinar matahari.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan meninjau 3 Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di NTB, Kamis (29/8/2019).  Menteri ESDM didampingi Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Zulkieflimansyah dan Direktur Pengadaan Strategis 2 PT PLN (Persero) Djoko R. Abu Manan.

Dengan PLTS berkapasitas 21 MWp itu, dalam sehari bisa menghasilkan sedikitnya 105 MWH (mega watt hour). Kapasitas ini berarti mencegah dihasilkannya emisi karbondioksida (CO2) sebesar 57.500 kg per hari bila menggunakan listrik yang dibangkitkan dari bahan bakar fosil.

Mengenai pembangkit listrik tenaga surya, pada dua markas Tunas Hijau sebelumnya di Semolowaru Indah T-10 dan East Coast Park R8-16 Pakuwon City, juga selalu dilengkapi pembangkit listrik tenaga surya dengan kapasitas 1200 watt peak. Di markas barunya, di Ketintang Surabaya, juga akan dipasang pembangkit listrik tenaga surya.

Hingga saat ini, mobil edukasi lingkungan hidup keliling Eco Mobile PJB bantuan PT Pembangkitan Jawa-Bali kepada Tunas Hijau sejak tahun 2014 juga masih dilengkapi pemangkit listrik tenaga surya. Kapasitasnya 400 watt peak. Listrik yang dihasilkan selanjutnya digunakan untuk sumber audio visual yang digunakan.

Penulis: Mochamad Zamroni

4 tanggapan untuk “NTB, Provinsi Pengoperasian PLTS Terbesar

  • Agustus 31, 2019 pada 07:57
    Permalink

    pembangkit listrik tenaga surya sangat baik bila NTB adalah plts terbesar itu sangat menguntungkan bagi masyarakat sekitar NTB

    Balas
  • Agustus 31, 2019 pada 08:00
    Permalink

    pembangkit listrik tenaga surya sangat baik bila NTB adalah plts terbesar itu sangat menguntungkan bagi masyarakat sekitar NTB

    Balas
  • Agustus 31, 2019 pada 12:28
    Permalink

    Dino avrillian woko syahputra
    Saya dari sdn banyu urip 3 surabaya
    Saya peserta pangput 2019

    Go go indonesia maju
    SDM UNGGUL INDONESIA MAJU

    Salam bumi pasti lestari

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *