Pengelolaan Kantin SMPN 26 Memukau Peserta Workshop Surabaya Eco School 2019 Hari Kedua

Banyak yang kagum dengan pengelolaan lingkungan hidup SMPN 26 Surabaya, yang menjadi salah satu lokasi dari pelaksanaan Workshop Surabaya Eco School 2019. Tidak terkecuali dengan guru-guru SD dan Madrasah Ibtidaiyah yang menjadi wilayah 5 Surabaya, peserta hari kedua workshop, Selasa (8/10/2019).

“Berbicara SMPN 26 Surabaya adalah sesuatu yang luar biasa terutama di bidang lingkungan. Lahan yang luas, penataan yang apik, gedung yang megah dan sumber daya manusia yang mumpuni. Melihat raut wajah para peserta didiknya yang ceria tergambar bahwa betapa bangganya mereka menjadi warga SMPN 26 Surabaya,” kata Janny Mudjijanto, peserta Workshop Surabaya Eco School 2019 hari kedua.

Hal yang patut dicontoh dan diteladani, menurut Janny, diantaranya adalah pengelolaan kantin. “Adanya tempat gelas dan piring. Anak-anak yang selesai makan atau minum tinggal menaruh di keranjang yang telah disediakan. Sistem pembayaran yang menggunakan kartu pembayaran pengganti,” kata Janny. 

Tempat untuk piring dan gelas yang disediakan di kantin SMPN 26 Surabaya

Aturan kantin itu berlaku untuk seluruh warga sekolah, untuk guru, karyawan dan para peserta didik. “Kebetulan waktu kami berkunjung banyak anak-anak yang ke kantin untuk membeli makanan dan minuman. Harganya pun terjangkau,” tutur Janny. Sisa makanan juga dikumpulkan untuk diolah menjadi kompos.

Di kantin SMPN 26 Surabaya ini, air bekas cucian peralatan makan dari wastafel yang disediakan untuk setiap lapak juga langsung diolah melalui water treatment. Air hasil pengolahannya langsung dialirkan ke kolam ikan di bawah kanting.

Bagaimana dengan pengelolaan lingkungan hidup di sekolahmu selama ini? Apa harapanmu terhadap pengelolaan lingkungan hidup di sekolahmu? 

Penulis: Mochamad Zamroni

3 tanggapan untuk “Pengelolaan Kantin SMPN 26 Memukau Peserta Workshop Surabaya Eco School 2019 Hari Kedua

  • Oktober 9, 2019 pada 09:00
    Permalink

    kantin SMPN 26 keren ….. andaikan saja sekolahku bisa…….tapi sayang lahan kantin SDN kapasan V/147 tidak memungkinkan untuk merealisasikan. Tapi kantin SDN Kapasan V/147 sudah mengurangi sampah plastik meskipun belum sepenuhnya. himbauan dari sekolah kita membawa tepak makan dan tmpat minum dari rumah, Alhamdulillah…. mulai kelas 1 sampai kelas 6 hampir 90 % sudah terlaksana…… harus sadar mengurangi sampah plastik di mulai dari diri kita….. semangat… Zero waste….

    Balas
  • Oktober 10, 2019 pada 06:20
    Permalink

    Nah itulah fakta lapangan yang kami lihat dan kami rasakan selama workshop di SMPN 26 Surabaya. Semoga bisa langgeng selamanya dan istiqomah merawat dan mengelolanya.

    Balas
  • Oktober 10, 2019 pada 08:12
    Permalink

    Kantin yang sehat merupakan kebanggaan setiap sekolah karena makan yang baik turut andil dalam meningkatkan kualitas anak bangsa, mempunyai kantin sehat seperti SMPN 26 memotivasi kami SDN Putat Jaya 3 untuk membuat kantin kami menjadi lebih baik lagi

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *