4000 Pohon Ditanam di Petak Hutan Desa Baledono, Pasuruan

Lebih dari lima ratus orang mengikuti penanaman pohon di petak hutan 3C Desa Baledono, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan, Minggu (22/12/2019). Luas lahan yang ditanami sekitar 7,8 Hektar. Aksi pada hari kedua Kemah Bakti Penanaman Hutan II ini diselenggarakan oleh Satuan Karya Pramuka (Saka) Wanabakti Pasuruan.

4000 pohon pinus dan salam ditanam pada aksi penanaman hutan ini. Pohon yang ditanam itu disediakan oleh Bagian Kesatuan Pemangku Hutan (BKPH) Tosari. Jarak tanam antarpohonnya 2 – 3 meter.

Penentuan jenis pohon yang ditanam menyesuaikan dengan warna ajir atau bambu penanda/penyangga bibit pohon yang sudah dipasang sebelumnya. Ajir warna putih untuk pohon pinus. Ajir warna biru untuk pohon salam.

Pemandangan yang indah dan hawa sejuk mengiringi aksi penanaman pohon tersebut. Begitu sampai di lokasi penanaman, seluruh peserta kegiatan ini langsung berkumpul untuk mendapatkan pengarahan teknis penanaman.

4000 pohon ditanam di petak hutan 3C Desa Baledono, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan ini

Aksi penanaman hutan ini merupakan program kedua yang diselenggarakan oleh Saka Wanabakti Pasuruan. Sebelumnya, KBPH I diselenggarakan oleh Saka Wanabakti Pasuruan pada Januari 2019 silam. KBPH II ini didukung oleh AQUA Keboncandi.

Selain itu di sela‐sela kegiatan penanaman hutan ini, Saka Wanabakti Pasuruan juga membagikan bibit gratis kepada warga untuk ditanam pada lahannya dan lahan umum non kawasan hutan. Bibit yang berjumlah 1.500 dari BPDASHL Brantas tersebut juga dibagikan kepada semua peserta KBPH II untuk dapat ditanam di rumah atau sekolahnya.

Pamong Saka Wanabakti Pasuruan Mukhamad Fatkhan mengatakan bahwa Kemah Bakti Penanaman Hutan II ini bertujuan untuk mengembalikan fungsi hutan seperti seharusnya.

“Melalui aksi penanaman hutan ini, semoga bisa meningkatkan cadangan air tanah, meningkatkan produksi oksigen, meminimalkan luapan air serta banjir di Daerah Aliran Sungai (DAS) Sungai Rejoso, mencegah longsor, memperkokoh struktur tanah dan mencegah bencana alam yang lainnya,” kata Kak Mukhammad Fatkhan.

Andalan Urusan Lingkungan Hidup Kwarda Jatim Mochamad Zamroni, yang menyertai kegiatan penanaman hutan itu meminta kepada Saka Wanabakti Pasuruan, untuk lebih sering menggelar aksi ini.

“Semoga Saka Wanabakti Pasuruan bisa lebih sering menyelenggarakan aksi penanaman pohon yang bisa diikuti peserta dari banyak daerah,” tutur Mochamad Zamroni, yang juga Presiden Tunas Hijau ini.

Ikut serta pada aksi penanaman pohon hutan ini adalah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasuruan yang juga aktif pramuka Sugiarto. Kepala Desa Baledono Mas Prapto dan sekretaris Saka Wanabakti Provinsi Jatim Tatun Wiyanto.

Malam sebelumnya, Sabtu (21/12/2019), 427 orang pramuka peserta dan 30 orang pembina mengikuti pembukaan dan pembekalan mengenai kemah bakti ini di SMPN 1 Puspo, Pasuruan.

Di sekolah yang berjarak sekitar 10 km dari lokasi penanaman ini, seluruh peserta bermalam. Para peserta ini selanjutnya berangkat bersama ke lokasi Minggu paginya dengan truk dan mobil yang disediakan panitia.

Penulis: Mochamad Zamroni

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *