Challenge I Ecopreneur 2020

Workshop Wirausaha Lingkungan Hidup Ecopreneur 2020 telah tuntas dilaksanakan pada Selasa (28/1/2020) untuk SD, dan Rabu (29/1/2020) untuk SMP.

Selanjutnya, program Ecopreneur 2020 yang diselenggarakan oleh Tunas Hijau bersama Pemerintah Kota Surabaya serta didukung oleh Hotel Mercure Grand Mirama Surabaya ini dilanjutkan dengan tahapan implementasi lapangan oleh masing-masing sekolah.

Untuk Challenge I Ecopreneur 2020, 31 Januari – 14 Februari 2020, masing-masing tim ecopreneur sekolah diajak untuk merealisasikan hal-hal berikut ini:

1.    Pengumpulan modal sebanyak-banyaknya dari sampah dan jelantah;

Bank sampah menjadi langkah mudah merealisasikan modal dari sampah ini. Bisa juga dengan memanen kompos yang sudah jadi untuk selanjutnya dijual. Bisa juga dengan upaya kreatif lainnya yang terkait dengan sampah.

2.    Pengesahan struktur komisaris dan eksekutif student company Ecopreneur tim sekolah;

Masing-masing student company ecopreneur sekolah dipimpin oleh seorang direktur utama yang dijabat oleh siswa. Selanjutnya, seluruh eksekutif student company tersebut juga dijabat oleh siswa. Meliputi vice president (VP) production, VP marketing, dan VP finance. 

Pengesahan dilakukan oleh kepala sekolah melalui penetapan secara tertulis dengan ditandatangani dan distempel sekolah.

Contoh target Student Company Ecopreneur seperti yang direncanakan oleh tim SMPN 11 Surabaya

3.    Pengesahan target student company;

Target student company masing-masing sekolah di antaranya adalah jumlah sampah organik yang akan diolah, kompos yang akan dihasilkan, sampah kertas yang akan diolah, sampah non organik yang akan diolah, sampah plastik, jumlah lubang resapan biopori yang akan dibuat, jumlah tumbuhan yang akan ditanam, jumlah bazar, jumlah keuntungan, dll selama Ecopreneur 2020 (Februari – Juli 2020). 

4.    Pemenuhan semua komposter dan biopori dengan sampah organik;

Dengan pemenuhan semua komposter dan lubang resapan biopori yang ada di sekolah, maka “mesin-mesin” pengolahan sampah organik itu siap melakukan produksi. Harapannya, dalam waktu sekitar 2 pekan lagi, kompos akan bisa dipanen. Pemenuhan semua komposter dan biopori di sekolah ini berarti juga meminimalkan sampah organik yang bercampur dengan sampah non organik. 

5.    Grebek pasar tradisional;

Kegiatan ini adalah salah satu upaya menggeliatkan ekonomi kerakyatan melalui pasar tradisional. Pada Grebek Pasar Tradisional ini, diharapkan siswa dan guru menjadi dekat dengan pasar tradisional. 

Kegiatan yang disarankan untuk dilakukan masing-masing tim ecopreneur di pasar tradisional adalah kampanye lingkungan dan mengumpulkan sampah organik pasar untuk dijadikan bahan baku komposter yang ada di sekolah. 

6.    Pembuatan vlog tiap realisasi aksi;

Vlog yang dibuat bisa berdurasi maksimal antara 45 detik sampai 5 menit. Dibuat oleh siswa, vlog sebaiknya menjelaskan nama kegiatan yang sedang dilakukan, waktu pelaksanaan, tempat pelaksanaan, peserta dan hasil dari kegiatan.  

7.    Penjualan produk pertama Ecopreneur 2020.

Pada penjualan pertama Ecopreneur 2020 ini agar dihindari penggunaan wadah makanan/minuman sekali pakai dan produk non makanan/minuman berkemasan plastik serta sterofoam.

Jangan lupa menyertakan #ecopreneur2020 #EP2020namasekolah #challenge1namasekolah #tunashijauid #climateaction #beatplasticpollution

Penulis: Mochamad Zamroni

11 tanggapan untuk “Challenge I Ecopreneur 2020

  • Januari 31, 2020 pada 10:07
    Permalink

    Siap Kak kami dari “ARKENSI ECOPRENEUR STUDENT COMPANY” melaksanakan, ini masih mengadakan kordinasi dengan semua jader dan bapak ibu guru

    Balas
    • Februari 2, 2020 pada 12:22
      Permalink

      Bismillah…Sdn sidotopo wetan 2 siap melaksanakan tantangan pertama…

      Balas
  • Februari 1, 2020 pada 06:53
    Permalink

    SDN Dukuh Menanggal I bersama Green Tower Company Ardusiji 2020 siap menjawab setiap challenge dari Tunas Hijau dengan optimis dan penuh percaya diri

    Balas
  • Februari 1, 2020 pada 14:54
    Permalink

    Tim eco spenda (SMPN 2 SURABAYA) siap mengikuti semua tahapan dan challenge dari Tunas Hijau

    Balas
  • Februari 1, 2020 pada 18:49
    Permalink

    Saya Tanaya Aprilia Giofian Runner 1 Putri Lingkungan Hidup 2019 beserta Tim Ardusiji dari Sekolah SDN Dukuh Menanggal 1 Insyallah dan atas Ridho Allah siap menerima Challenge dari Tunas Hijau

    Balas
  • Februari 5, 2020 pada 08:05
    Permalink

    Green Morsa siap laksanakan challenge perdana!

    Balas
  • Februari 6, 2020 pada 02:37
    Permalink

    Tim ecopreneur Dapuda (SMP Negeri 22 SURABAYA) siap mengikuti semua tahapan dan challenge dari Tunas Hijau Surabaya, Bravo Dapuda

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *