Reynaldo, Pangeran Lingkungan Hidup 2019 SD

Proses seleksi yang dia ikuti selama 6 bulan akhirnya berbuah manis. Dengan proyek pemanfaatan lahan sempit untuk budidaya tanaman jahe, dia berhasil terpilih menjadi Pangeran Lingkungan Hidup 2019 SD. Reynaldo, namanya. Dia anggota pramuka Gugusdepan 01.011 pangkalan SDN Kaliasin I Surabaya.

Penganugerahan Pangeran dan Puteri Lingkungan Hidup 2019 itu diselenggarakan oleh Tunas Hijau bersama Pemerintah Kota Surabaya, serta didukung oleh PT Dharma Lautan Utama dan Hotel Mercure Grand Mirama Surabaya. Reymaldo mengaku memilih proyek budidaya tanaman jahe karena tanaman itu banyak khasiatnya untuk kesehatan.

“Saya bersosialisasi kepada banyak orang untuk memanfaatkan lahan sempit di sekitar tempat tinggal dengan tanaman jahe yang berkhasiat bagi kesehatan,” kata Reynaldo, yang tinggal di Jl Ploso Timur  Surabaya ini. 

Menurutnya, tidak sedikit orang yang enggan menanam di sekitar rumahnya dengan alasan tidak adanya lahan terbuka. “Menanam bisa dilakukan dengan menggunakan pot atau polibag. Tanaman jahe bisa menjadi alternatif jenis tanamannya,” ujar Reynaldo, yang lahir di Surabaya, 24 Februari 2009 ini.

Reynaldo saat tanam pohon di tanggul bozem Wonorejo Surabaya, Minggu (5/1/2020)

Reynaldo menjelaskan bahwa sudah membagikan banyak tanaman jahe kepada masyarakat. “Saya sudah membagikan 120 bibit tanaman jahe kepada masyarakat. Saya juga mengolah jahe menjadi beragam olahan makanan dan minuman kesehatan,” terang Reynaldo, yang bercita-cita sebagai dokter ini.

Olahan makanan dan minuman berbahan jahe yang dibuat Reynaldo itu adalah Roka (Ronde Kalsa), Jerahe (Jelly Rasa Jahe), Sijah (Sirup Jahe), Bukjah (Bubuk Jahe), dan Manjah (Minuman Jahe Dingin).

Dia membuat banyak olahan berbahan jahe itu supaya jahe menjadi minuman herbal yang digemari oleh banyak orang dan bisa dikonsumsi segala usia.

“Saya juga menjual olahan makanan minuman berbahan jahe itu ke tempat umum bahkan online hingga terjual lebih dari 450 produk olahan,” ujar penghobi sepak bola ini.

Reynaldo sudah membagikan 120 bibit tanaman jahe kepada masyarakat

Reynaldo mengaku bahwa awalnya hanya setengah-setengah melaksanakan proyek ini. “Saya awalnya mikir apa bisa tanaman jahe disukai banyak orang. Setelah itu saya mempelajari lebih detail tentang jahe yang sangat berkhasiat bagi ubuh kita,” terang Reynaldo yang sudah percaya diri presentasi di depan banyak orang ini.

Awalnya, dia sering merasa takut dan gelisah saat pertama kali mau bersosialisasi ke masyarakat. “Tapi setelah terus mencoba, saya menjadi terbiasa untuk bersosialisasi dan tanya jawab dengan masyarakat. Ternyata banyak masyarakat yang merespon baik proyek saya,” terang Reynaldo.

Ada yang khas mengenai tanaman jahe ini, menurut Reynaldo. “Yang khas dari jahe adalah rasa pedasnya. Rasa pedas ini yang kemudian membuat anak-anak seusia saya enggan mengkonsumsinya,” tambah Reynaldo. Tapi, dia berhasil membuat varian olahan makanan minuman manis sehingga disukai anak-anak.

Penulis: Mochamad Zamroni

Satu tanggapan untuk “Reynaldo, Pangeran Lingkungan Hidup 2019 SD

  • Januari 14, 2020 pada 16:00
    Permalink

    Semoga proyeknya tetap berlanjut meskipuj pangput 2019 telah usai. Kebanyakan para pangput kurang bisa melanjutkan proyeknya setelah usai penganugrahan sang Juara

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *