Angela Kyarra Indiraziva, Puteri “Sirih Gading” Lingkungan Hidup 2019 SD

Kepedulian menanam dan merawat tumbuhan harus dilakukan di setiap rumah. Minimnya lahan, atau bahkan tidak adanya lahan bukanlah alasan untuk tidak ada tanaman di rumah. Ada jenis tanaman yang bisa ditanam di rumah dengan nol lahan. 

Tanaman sirih gading, diantaranya. Seperti yang dilakukan oleh Angela Kyarra Indiraziva, siswa SDKr Cita Hati Surabaya. Finalis Puteri Lingkungan Hidup 2019 SD ini melakukan proyek budidaya tanaman sirih gading di rumah dan di sekolahnya.

“Saya sudah membudidayakan lebih dari 500 tanaman sirih gading di rumah. Saya ingin menghijaukan Surabaya dengan tanaman sirih gading,” kata Angela Kyarra Indiraziva. Dia memulai penghijauan di lingkungan yang setiap hari ia berada, di sekolah dan di rumahnya, di kawasan Gayungsari Kota Surabaya.

Proyek budidaya tanaman sirih gading diawali oleh siswa kelas 5 SDKr Cita Hati ini setelah melihat tanaman sirih gading ada di beberapa hotel. Kemudian Kyarra mencari tahu tentang manfaat tanaman ini.

Walikota Surabaya Tri Rismaharini saat menyematkan selempang Pangeran dan Puteri Lingkungan Hidup 2019 kepada Angela Kyarra Indiraziva di kediaman

“Ternyata manfaat tanaman sirih gading banyak. Di antaranya adalah bisa mengurangi polusi udara dan menetralisir polusi di dalam rumah,” katanya. Sirih gading sangat efektif menyingkirkan racun. 

Gas karbon monoksida dan formaldehid pada udara dapat diserap oleh tanaman ini. Dengan manfaat ini, sirih gading menjadi tanaman yang selain bisa digunakan sebagai pengisi taman, juga penting terhadap ruangan dalam rumah.

Selanjutnya Kyarra mencoba dengan membeli bibit atau indukan dari tanaman sirih gading dan membudidayakan tanaman ini di rumahnya.

Menurut Kyarra, sirih gading tidak memerlukan perawatan khusus. Untuk menanamnya hanya perlu tanah gembur yang dicampur dengan pupuk. “Tanaman sirih gading ini pun juga bisa tumbuh di media tanam air,” ujar Kyarra.

Selain diletakkan di pot biasa, sirih gading juga sangat cocok digunakan untuk vertical garden atau taman gantung. Penggunaan pot gantung juga pilihan yang tepat karena batangnya yang langsing dan penuh daun.

Kyarra saat pameran dan bazar proyek budidaya tanaman sirih gading di sekolahnya

Jika ditanam di tanah, batang siring gading cenderung lebih besar dan daunnya juga semakin banyak dan besar-besar. “Tanaman sirih gading ini sangat cocok jika diletakkan pada bagian dalam rumah,” terang Kyarra.

Kyarra membudidayakan tanaman sirih gading dari uang yang ia kumpulkan dengan menjual sampah seperti plastik botol bekas minuman. Dia juga menjual minyak jelantah ke bank sampah.

Hasil dari budidaya itu kini sudah tumbuh subur di rumahnya. Ia mulai memindahkan tanaman itu ke pot-pot kecil yang dia buat dari botol plastik bekas. “Sebagian saya bagikan ke kampung Dukuh Setro, kampung di Driyorejo, ke sekolah dan teman-temannya yang ingin tanaman Sirih Gading,” ujarnya. 

SDN Kejawan Putih Surabaya, sekolah di sekitar sekolah Kyarra juga mendapatkan bantuan beberapa tanaman sirih gading hasil pembibitannya. 

Atas usulan teman-temannya, Kyarra mengemas tanaman itu dan menjualnya. “Tanaman sirih gading yang di pot dari botol bekas air mineral kecil ini sudah siap dijual. Per potnya 3000 rupiah,” tutur Kyarra. Agar lebih banyak orang orang yang mau menanam tanaman Sirih Gading, ia juga membuat vlog.

Saat diterima oleh Walikota Surabaya Tri Rismaharini pada November 2019 lalu, Kyarra dengan percaya diri menjelaskan proyek budidaya tanaman sirih gading ini. Walikota perempuan pertama Surabaya ini bahkan sempat berminat membeli hasil pembibitan Kyarra.

Penulis: Mochamad Zamroni

21 tanggapan untuk “Angela Kyarra Indiraziva, Puteri “Sirih Gading” Lingkungan Hidup 2019 SD

  • Maret 6, 2020 pada 21:49
    Permalink

    Salah satu contoh generasi muda yang peduli dengan kelesrarian lingkungan, semangat buat adek cantik Angela K, semangat terus !!! 🤩🤩🤩

    Balas
    • Maret 7, 2020 pada 03:35
      Permalink

      Generasi muda seperti inilah yang patut dicontoh, generasi muda yang tak memikirkan dirinya sendiri namun juga memikirkan lingkungan sekitar, peduli terhadap lingkungannya juga mengembangkan pemikiran positifnya kepada khalayak semoga setelah ini banyak generasi muda yang terinspirasi dan mengikuti jejaknya
      Nama: Nazwanoha Azzahra Fauzi Putri
      Sekolah: SMP Negeri 14 Surabaya
      No.Urut: 506

      Balas
  • Maret 6, 2020 pada 21:53
    Permalink

    Semangat kyarra….. Untuk menghijaukan Surabaya, semakin banyak sirih gading semakin banyak pula oksigen yang di hasilkan.
    Zero waste

    Nama:Pertiwi eka putri handayani
    Sekolah: SDN Tanah kalikedinding 1/251
    No peserta: 274

    Balas
  • Maret 7, 2020 pada 08:07
    Permalink

    Neysa Amanda Salsabila
    SDN pakis v Surabaya
    Nomer peserta 198

    Terus semangat menghijaukan lingakunagan sekitar, hal besar dimulai dari hal kecil

    syifaahmad9061@gmail.com

    Balas
  • Maret 7, 2020 pada 10:41
    Permalink

    Bagus Kyarra, semoga dengan cara ini kita bisa menghijaukan Surabaya dan banyak generasi muda yang peduli lingkungan

    Balas
  • Maret 7, 2020 pada 10:49
    Permalink

    NAMA;SATRIYO LINTNAG QOLBU
    SEKOLAH;SDN TANAH KALI KEDINGDING 1/251
    NO PERSERTA;185

    SEMOGA BERKARYA TRUS YA KAK DI KALANGAN MASYARAKAT DAN SEMOGA BANYAK YANG MENGISPRASI KAKAK SEBAGAI PANGPUT

    Balas
    • Maret 7, 2020 pada 14:05
      Permalink

      Semoga bisa seperti kakak ya, ayo semangat.

      Balas
    • Maret 8, 2020 pada 08:07
      Permalink

      Semangat kyarra dalam mengembangkan proyek ini yaaa👍👍. Good luckk😄.

      Fadia Salsabila
      452
      Smon 15 sby

      Balas
  • Maret 7, 2020 pada 14:11
    Permalink

    Keren sekali kak, mudah-mudahan bisa terus mengikuti langkah kakak.

    Balas
  • Maret 7, 2020 pada 18:59
    Permalink

    selamat agela!

    Balas
  • Maret 8, 2020 pada 08:31
    Permalink

    Mantaps kyarra, sejak kecil sudah membiasakan untuk ramah lingkungan. Semoga apa yang telah dilakukan bermanfaat bagi banyak orang. Selamat yaa, dan terus berusaha jangan lupa doa….

    Satria agrizky prasetyo/241
    SMP Negeri 15 Sby

    Balas
    • Maret 8, 2020 pada 14:08
      Permalink

      Nama : Siti Nashwa
      Nomer 188
      Sekokah SDN Pakis 3

      Proyek yang sangat menginspirasi sekali

      Balas
  • Maret 8, 2020 pada 14:10
    Permalink

    Nama : Thalita Putri Anggun
    No 190
    Asal sekolah : Sdn Pakis 3

    Mantab kaak
    Mari bersama sama hijaukan bumikan Surabaya

    Balas
  • Maret 8, 2020 pada 14:12
    Permalink

    Nama : Nayla Rasmah Widiyanti
    No : 184
    Asal Sekolah : Sdn Pakis 3

    Semangat selalu untuk menanam kak

    Mari bergandengan tangan untuk penghijauan

    Balas
  • Maret 8, 2020 pada 14:14
    Permalink

    Nama : Addien Raissa Wardhana
    No : 225
    Asal sekolah : SdnPakis 3
    Dengan banyak menanam akan menambah penghasil oksigen untuk keberlangsungan hidup makhluk di bumi

    Balas
  • Maret 8, 2020 pada 14:18
    Permalink

    Nama : Bagas Dwi Cahyo T
    Nomer : 137
    Asal Sekolah : Sdn Pakis 3

    Dengan semakin banyak menanam akan menyelamatkan bumi dari pemanasan global

    Balas
  • Maret 8, 2020 pada 14:20
    Permalink

    Nama : NovaizahMada
    No : 314
    Sekolah : Sdn Pakis 3

    Sudah seharusnya kita mulai memikirkan nasib bumi kita
    Salah satu cara yang bisa kita lakukan adalah dengan kegiatan menanam

    Balas
  • Maret 9, 2020 pada 13:53
    Permalink

    Assalamulaikum wr wb
    Nama:sandy
    Sekolah:SDN PENELEH 1
    No peserta:426
    Tanaman sirih gading di era sekarang jarang sekali kita jumpai kalau tidak dari diri kita sendiri membudidayakan tanaman sirih gading banyak sekali manfaatnya kak Angela hebat bisa membudidayakan tanaman sirih gading semoga bertambah banyak dan menjadi berkah bagi semua orang amin🤲 semangat terus kak membudiyakan sirih gadinnya 💪👍👌🙂🙂🙂 wassalam

    Balas
  • Maret 9, 2020 pada 18:12
    Permalink

    Semogaa makin sukses dan makin bisa bermanfaat bagi alam kedepannya
    Nama zaskia adityas sabrina
    No peserta 308
    Asal sekolah smpn 45 surabaya

    Balas
  • Maret 10, 2020 pada 10:30
    Permalink

    Assalamualaikum wr wb
    Nama:Sandy
    Sekolah:SDN PENELEH 1
    No peserta:426
    Kak kyarra di era sekarang ini sangat jarang sekali tanaman sirih gading di perkotaan kalau bukan dari kita sendiri membudidayakan kak kyarra terus kembangkan semoga bermanfaat bagi orang banyak semangat terus💪👌👍🧕☺☺wassalam🙏🏻🙏🏻🙏🏻

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *