Laksamana Nanda Dwitama, Pangeran Lingkungan Hidup 2019 SMP

Siswa SMP Negeri 3 Surabaya ini berhasil mengawinkan penghargaan Pangeran Lingkungan Hidup 2018 SD dan Pangeran Lingkungan Hidup 2019 SMP. Budidaya dan pemanfaatan tanaman cincau menjadi proyek lingkungan hidup yang membawanya meraih kedua penghargaan lingkungan hidup itu. Laksamana Nanda Dwitama, namanya.

Penganugerahan Pangeran dan Puteri Lingkungan Hidup adalah program yang mengajak anak-anak untuk peduli lingkungan hidup. Caranya dengan melaksanakan proyek lingkungan hidup berkelanjutan dan perilaku ramah lingkungan. Program ini diselenggarakan oleh Tunas Hijau bersama Pemerintah Kota Surabaya sejak tahun 2002.

“Dalam dua tahun terakhir, saya budidaya tanaman cincau dan mengolahnya menjadi beragam produk. Saya juga adopsi kampung dan sekolah untuk budidaya cincau juga,” kata Pangeran Lingkungan Hidup 2019 SMP Laksamana Nanda Dwitama.

Aca saat membagikan tanaman cincau hasil budidayanya kepada masyarakat

Secara umum masyarakat sudah banyak mengolah tanaman cincau menjadi minuman cincau manis. Tapi, di tangan kecil nan kreatif Aca, panggilan akrab Laksamana Nanda Dwitama, tanaman cincau diolah menjadi berbagai produk olahan yaitu teh cincau, jelly cincau, pudding cincau, botok cincau dan cincau herbal.

Sudah lebih dari 300 tanaman cincau yang berhasil dibudidaya oleh Aca. 200 tanaman cincau dibudidayakan di rumah dan 100 tanaman cincau dibudidaya di sekolah. “Di sekolah, guru-guru sangat mendukung, karena tanaman cincau yang saya budidaya dimanfaatkan sebagai bahan praktek mata pelajaran IPA,” ujar Laksamana Nanda Dwitama.

Menurutnya, pengolahan cincau menjadi produk makanan dan minuman bukanlah tujuan utama dari proyek lingkungan hidup yang dilakukan Laksamana Nanda Dwitama ini. “Tujuannya adalah mengajak masyarakat memanfaatkan pekarangan rumah untuk penghijauan. Meskipun lahannya sempit,” jelas Aca. 

Aca didampingi ibunya dan gurunya saat diterima Walikota Surabaya di kediaman

Dengan ditanami tumbuhan yang banyak manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari, menurut Aca, bisa menarik masyarakat untuk melakukannya. “Minimal setiap rumah di kampung saya memiliki 1 tanaman cincau,” ujar Laksamana Nanda Dwitama, siswa yang masih duduk di kelas VII ini.

Pengembangan proyek Laksamana terbilang cukup lancar berkat dukungan dari berbagai pihak, khususnya orang tua. Dalam menjalankan proyeknya, Laksamana menjadikan orangtua sebagai penasehat. Hal ini menjadikan kolaborasi yang baik antara orangtua dan anak. 

“Ayah saya selalu membantu merawat tanaman cincau yang saya budidaya di rumah. Ketika saya sekolah atau saya ada kegiatan di luar kota, ayah selalu merawat tanaman saya,” tutur siswa yang lahir di Surabaya pada 30 Agustus 2006 ini. Sedangkan ibunya membantu mengolah produk tanaman cincau.

Aca saat Family Tree Planting 2020 di Bosem Wonorejo

Tantangan terbesar yang dia hadapi dalam pengembangan proyek ini adalah keterbatasan bahan pendukung untuk membuat olahan cincau. “Terkadang harus muter ke beberapa pasar untuk mendapatkan bahan pendukung. Tapi pengalaman itu yang membuat saya dan ayah semakin punya hubungan yang dekat,” tambahnya.

Kampung yang selama ini diadopsi Aca untuk budidaya tanaman cincau ini adalah Jalan Simo Sidomulyo IV, Jalan Simo Sidomulyo II, Jalan Simo Sidomulyo I dan kampung Dukuh Pakis Wetan. Sedangkan sekolahnya adalah SMPN 3, SMPN 4, dan SDN Kaliasin I.

Penulis: Fatih Abdul Aziz

Penyunting: Mochamad Zamroni

12 tanggapan untuk “Laksamana Nanda Dwitama, Pangeran Lingkungan Hidup 2019 SMP

  • Maret 5, 2020 pada 10:47
    Permalink

    Anak ini memamg ciamik….. Kosa kata dalam tutur kata sangat smart. Komukasi lancar dalam menyampaikan ide. Proyeknya jelas, sosialnya tinggi maka pantaslah ia terpilih jadi Pangeran lingkungan. Oh…. Yang paling sip. Dia anak yang konsisten dengan prinsip meskipun masih perlu banyak belajar. Sukses selalu yaaa mas. Good job and good luck

    Balas
    • Maret 6, 2020 pada 22:13
      Permalink

      Saya Zaskia Olivia Putri
      No. Peserta 428
      Dari SMPN 15

      Pingin belajar banyak dengan kakak senior Laksamana. Tetap rendah hati dan terus berkampanye menuju kebaikan, semoga saya bisa mengikuti jejakmu.

      Balas
  • Maret 6, 2020 pada 19:11
    Permalink

    Sangat meng-inspirasi sekali
    Ternyata…. banyak hal yang bisa kita lakukan untuk menjaga agar lingkungan tetap sehat

    Semoga bisa mengikuti jejak dari Kak Aca

    Alfin
    SDN Pakis V
    No. Peserta 141

    Balas
  • Maret 6, 2020 pada 21:47
    Permalink

    Pertahankan terus semua yang telah di perjuangkan, karena semua yang telah diperjuangkan pasti membuahkan hasil yang bermanfaat bagi kita sendiri.
    Zero waste

    Nama: Pertiwi eka putri handayani
    Sekolah: SDN Tanah kalikedinding 1/251
    No peserta: 274

    Balas
    • Maret 7, 2020 pada 14:17
      Permalink

      Pingin tanya sama kakak kiatnya apa saja supaya bisa terus semangat di bidang lingkungan

      Balas
    • Maret 10, 2020 pada 10:19
      Permalink

      Assalamualaikum wr wb
      Nama:Sandy
      Sekolah:SDN PENELEH 1
      No peserta:462
      Waaaaaw kakak hebat bisa menciptakan beraneka ragam makanan yang terbuat dari bahan cincau.terus di kembangkan dan lebih di perbanyak lagi semangat kak💪👍👌🧕wassala🙏🏻🙏🏻🙏🏻

      Balas
  • Maret 6, 2020 pada 21:50
    Permalink

    Hebat sekali sifat seperti ini menanam suatu tanaman merupakan pelajaran bagi kita bahwa tumbuhan juga bermanfaat bagi alam di sekitar kita terus semangat!!

    Haqqoni Ni’matul Ulfa
    SDN pakis v

    Balas
  • Maret 7, 2020 pada 10:28
    Permalink

    Saya ingin meniru teman saya ini. Sukses terus

    Balas
  • Maret 7, 2020 pada 14:18
    Permalink

    Hebat sekali kakak laksamana mudah-mudahan aku bisa seperti kakak

    Balas
  • Maret 8, 2020 pada 08:20
    Permalink

    Tetap semangat dan pantang menyerah yaa🙂. Mari kita sama-sama kembangkan proyek masing” ‘for a better earth’. Cemungguttt😁👍👍💪

    Fadia Salsabila /452
    SMPN 15 sby

    Balas
  • Maret 8, 2020 pada 08:31
    Permalink

    semangat,para calon pangeran putri lingkungan hidup 2020 ,semoga lolos dalam seleksi ke-2 ini

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *