Mengenal Reuse pada Prinsip Olah Sampah 3R (Reduce – Reuse – Recycle)

Di Surabaya, tempat pemrosesan akhir (TPA) sampah terletak di Benowo. Lokasinya berdekatan dengan Gelora Bung Tomo. di TPA Benowo itu, jumlah sampah yang dikirim rata-rata sekitar 1500 – 1600 ton/hari. Luasnya 37 hektar. 200-250 orang pemulung beroperasi di sana. 300-350 truk sampah / hari. Produksi listrik 500.000 – 1.000.000 kwh/bulan (DKRTH Surabaya, 2019).

Penduduk Indonesia menghasilkan 65 juta ton sampah setiap harinya. Dari semua sampah yang dihasilkan tersebut, 24% mengotori ekosistem, hanya 7% yang didaur ulang, dan 69% di antaranya berakhir di TPA (CNN Indonesia, 2018).

Kecilnya jumlah sampah yang didaur ulang dan tingginya jumlah sampah yang menumpuk di TPA  sampah ini menimbulkan banyak masalah sosial maupun lingkungan. Salah satunya adalah ancaman TPA-TPA di Indonesia yang tak lagi bisa beroperasi karena kelebihan kapasitas. 

Contohnya TPA/TPST Bantar Gebang di wilayah Bekasi, Jawa Barat yang memiliki luas 110,3 hektar dengan ketinggian gundukan sampah mencapai 30 meter disinyalir hanya mampu menampung masuknya 7000-7500 ton sampah penduduk DKI Jakarta hingga maksimal 3 tahun lagi. Hal yang hampir serupa juga terjadi di TPA lainnya seperti TPA Suwung di Bali, dan TPA Piyungan di Jogjakarta.

Reuse (gunakan kembali) adalah langkah kedua dari prinsip pengolahan sampah 3R (Reduce – Reuse – Recycle) yang dikenal oleh masyarakat global. Reuse adalah upaya untuk menggunakan kembali sampah yang dihasilkan, setelah upaya reduce (pengurangan) sudah dilakukan.

Reuse (gunakan kembali) biasanya identik dengan menggunakan barang tersebut untuk fungsi yang lain tanpa merubah bentuknya. 

Contoh upaya yang termasuk reuse adalah pemanfaatan gelas plastik yang sudah rusak atau tidak layak lagi digunakan untuk wadah minum digunakan untuk pot/polibag tanaman. Piring yang rusak setelah berulang kali pakai juga bisa digunakan untuk alas pot tanaman.

Reuse juga bisa diterapkan pada kantong plastik atau kresek yang biasanya hanya digunakan sekali oleh masyarakat. Caranya dengan menggunakan kresek yang ada di rumah berulang kali. Bungkus produk kemasan besar juga bisa digunakan untuk pot tanaman.

Tentunya, masih banyak contoh yang lainnya yang termasuk reuse (gunakan kembali). Bagaimana menurutmu? Tantangannya perlu cara khusus agar setiap individu mau menerapkan reuse dalam kehidupan sehari-harinya. 

Penulis: Mochamad Zamroni

39 tanggapan untuk “Mengenal Reuse pada Prinsip Olah Sampah 3R (Reduce – Reuse – Recycle)

  • Maret 29, 2020 pada 22:17
    Permalink

    Ide yg sangat Kreatif Mas Rony…Pak Dirut sak pancen Ide nya selalu Cemerlang dan sll inovativ

    Balas
  • Maret 29, 2020 pada 22:19
    Permalink

    Nama : Sabrina Khanza Dewi
    No. Peserta : 410
    Asal sekolah : SDN Kaliasin 1 Surabaya
    Proyek : Penghijauan Di Lahan Sempit
    Dari saya membaca hal ini saya akan lebih peduli terhadap lingkungan sekitar, membuat botol plastik yang sudah tidak layak minum menjadi pot tanaman sudah saya lakukan, dengan hal itu kita bisa mengurangi jumlah sampah yang dihasilkan. Saya akan lebih mencari tahu cara mendaur ulang sampah supaya sampah yang dihasilkan akan lebih berkurang, saya akan berusaha melakukan ini bersama dengan keluarga saya untuk mengurangi sampah yang dihasilkannya. Sekian dulu dari saya.

    Balas
    • Maret 29, 2020 pada 22:27
      Permalink

      Semoga sampah plastik terkurangi karena sampah plastik bisa mencemari alam disekitar. Semoga semua orang dapat mendaur ulang sampah menjadi barang yang lebih berguna. Atau saya mau sampah plastik bisa dijadikan tas atau yang lain (barang berguna) supaya ramah lingkungan.

      Balas
    • Maret 30, 2020 pada 19:49
      Permalink

      Nama=Nesya Indah Sasi Kirana
      Sekolah=SDN NGAGEL 1
      No.peserta=454
      Proyek=Simol

      Membaca artikel tentang tumpukan sampah sangat mengerikan.
      Kalau di biarkan sampah-sampah ini akan menutupi bumi.
      Marilah jaga bumi kita dari tumpukan sampah dengan cara memilahnya.
      Kita awali dengan memilah sampah dirumah dengan memisahkan sampah organik dan onorganik.
      Sampah organik bisa dijadikan pupuk sedangkan onorganik bisa di daur ulang

      SALAM BUMI……PASTI LESTARI🌏🌱

      ZERO…ZERO…ZERO WASTE 👌👌👌

      Balas
  • Maret 29, 2020 pada 22:20
    Permalink

    Nama:Filzah Putri Naraya
    Sekolah:SDN Kaliasin 7 Surabaya
    No. Peserta 68
    Proyek Pemanfaatan Barang Bekas Menjadi Aneka Barang Yang Berguna.
    Sangat menginspirasi sekali karena dengan mengolah sampah menjadi barang yang berguna,unik dan mempunyai nilai jual yang tinggi. Aku jadi ingin membuat nya.
    Salam Bumi Pasti Lestari 🌏🌱
    Sekali Zero Waste….. tetap Zero Waste 👌👌

    Balas
    • Maret 30, 2020 pada 07:25
      Permalink

      .Nama: Hening hidayah
      No. Peserta:396.
      Proyek: ecobrick

      Asalamualaikum ………..
      Kakak dan teman teman kalau menurut saya apa yang sudah di paparkan di atas memang masih belum maksimal dengan banyaknya sampah dengan yang bisa di daur ulang
      Menurut saya yaitu pencegahan awal dengan cara yang memakai bahan plastik di ubah dengan bahan organik yang bebas plastik
      Dan untuk mengurangi sampah plastik seperti botol mineral yang sudah saya buat meja dan kursi yang sekarang saya lakukan bersama keluarga
      Dan dangan botol mineral bekas kalau di isi dengan bukus kemasan plastik sudah dapat lumayanbanyak mengurangi limbah plastik.
      Semoga bermanfaat 🙏
      Salam bumi ” PASTI LESTARI.🌍🏝

      Balas
    • April 9, 2020 pada 08:04
      Permalink

      Pemanfaatan barang bekas menjadi barang berguna/reuce sangat penting untuk mengurangi sampah non organik. Seridaknya ini juga bermanfaat untuk mengurangi pemanasan global dg banyaknya sampah plastik.

      Salam bumi selalu lestari. ..

      Balas
  • Maret 29, 2020 pada 22:24
    Permalink

    sakya anindya
    sdn dukuh menanggal 1
    no 38

    saat ini banyak sekali orang yg kreatif untuk mendaur ulang sampah menjadi barang yg bermanfat dan bahkan memiliki nilai jual ..
    untuk reuse saya memakai botol kemasan besar bekas super sol untuk wadah menyiram tanaman jadi berguna untuk menyiram tanaman agar airnya pas ke pot …
    di rumah ada berberapa botol refill isi ulang jadi bisa di pakai untuk isi sabun cair . sabun cuci piring . detergen dll jadi bisa di gunakan berulang2 dan lebih hemat tanpa beli kemasan kecil atau sachet.

    Balas
  • Maret 29, 2020 pada 22:29
    Permalink

    Nama : Zaky Afrizal Prastyawan
    Asal Sekolah : SMPN 12 SURABAYA
    No. Peserta : 231

    Saya sangat setuju dengan adanya kegiatan mengolah kembali sampah yang dapat digunakan. Namun upaya ini, masih belum dapat dikatakan sebagai cara yang tepat mengurangi sampah. Karena pada dasarnya, jika kita ingin mengurangi sampah, harus terlebih dahulu meminimalisir penggunaan sampah tersebut, sebut saja sampag plastik. Misalnya dengan selalu membawa tumblr kesekolah dan lebih memilih produk dengan kemasan vesar dari pada memilih produk berukuran kecil. Jika, kita telah meminimalisir, maka langkah berikutnya ialah mengolah atau menggunakan kembali sampah plastik yang ada. Kalau sudah begini, jadi sampah bisa berkurang dan sampah yang telah dihasilkan tidak mencemari lingkungan, melainkan dapat menjadi sebuah manfaat apabila kita sendiri pandai dalam pengolahan dan penggunaannya kembali. Terima kasih

    Balas
  • Maret 29, 2020 pada 22:47
    Permalink

    Nama : Dimas Dwi Pangestu
    Sekolah : SDN RANGKAH 1 SBY
    No peserta :169
    Proyek : Budidaya Pandan Wangi
    Kebetulan di rumah banyak jerigen bekas ,maka untuk mewujudkan prinsip olah sampah 3R saya akan membuat pot dari jerigen bekas yang sudah tidak di pakai ( reuse).

    Balas
  • Maret 29, 2020 pada 22:54
    Permalink

    Nama: adya rezky mulya dewa
    Sekolah:sdn tanah kali kedinding1/251
    No peserta:183
    Judul proyek: tas daur ulang dari karung beras

    Bersama ini saya mengolah sampah dan mennetralisir sampah dan menfaatkan sampah bekas karung beras untuk menjadi tas yang bisa di pakai dan di pergunakan berulang kali.tas daur ulang ini bisa di pakai belanja kemana pun sebagai pengganti tas kresek sekali pakai.selain mendaur ulang sampah bekas karung beras saya menreseus/ mendaur ulang sampah botol plastik sebagai berbagai pot dan bentuk yang lucu juga sampah tas kresek sekali pakai sebagai berbagai bentuk bunga yang cantik tidak lupa juga sampah bungkus minuman sachet sekali pakai bisa di manfaatkan/di pergunakan sebagai tas cantik yang bisa di pakai berulang kali sebagai penganti tas kresek sekali pakai

    Balas
    • Maret 30, 2020 pada 06:07
      Permalink

      Nama:kayla Beby Azari
      No peserta:70
      Asal sekolah: SDN kaliasin 7 Surabaya
      Judul proyek saya adalah pemanfaatan tas kresek menjadi bunga hias.
      Sangat menginspirasi sekali karena dengan mengolah sampah menjadi barang berguna dan unik.
      Zero waste terus 👌👌👌
      SALAM BUMI PASTI LESTARI 🌱🌱🌱

      Balas
  • Maret 30, 2020 pada 03:07
    Permalink

    Nama : Najwa Almira Salsabila
    Sekolah : SDN RANGKAH 1 SBY
    No. Peserta : 234
    Proyek Lingk : Budidaya Tanaman Ginseng Jawa

    Upaya Reuse sangat diperlukan setelah Reduce. Dalam proyek saya berupaya menerapkannya dengan memakai botol bekas dan kaleng cat plastik sebagai pot. Semoga semakin banyak yang menerapkan 3R untuk mengurangi jumlah sampah di bumi ini.

    Balas
  • Maret 30, 2020 pada 04:46
    Permalink

    NAMA : ELVINA AILSHA HAYYU V
    NO.URUT : 66
    SDN KALIASIN VII

    JUDUL PROYEK
    ” PEMANFAATAN SAMPAH NON ORGANIK MENJADI SESUATU YANG BERGUNA”

    Sangat menginspirasi sekali. Saya sangat setuju dengan kegiatan mendaur ulang sampah.
    Sampai saat ini saya sudah mendaur ulang sampah seperti : botol / kaleng bekas saya daur ulang menjadi aneka tempat pensil, tutup btol saya jadikan pot dan bunga cantik dan masih banyak lagi, tas belanja dari karung beras
    Selain mendaur ulang saya juga mengurangi penggunaan plastik dengan selalu membawa tas belanja yang dapt digunakan berulang kali. Membiasakan selalu membawa T2. Serta mensosialisasikannya ke teman, keluarga, dan tetangga.
    Selama liburan saya akan lebih kreatif lagi dalam.mendaur sampah menjadi sesuatu yang berguna

    SALAM BUMI PASTI LESTARI
    SELALU ZERO WASTE
    SAATNYA DIET PLASTIK

    DON’T FORGET ….SAMPAH BISA MENJADI RUPIAH…

    Balas
    • Maret 30, 2020 pada 05:49
      Permalink

      Nama : Dinda Kezia
      Sekolah : Sdn Pakis 3
      Nomor Peserta : 182
      Saya setuju dengan artikel diatas .. 👌 , Kita harus memakai lagi plastik sehingga di TPA tidak banyak sampah 😊 ..
      Saya juga memanfaatkan botol plastik yang sudah tidak dipakai oleh masyarakat kampung saya 😉 Rumah saya sering sekali terjadi banjir … Akhirnya saya mencari tahu apa penyebab kampung saya banjir ?? 🤔🤔 Ternyata Banyaknya Botol plastik yang teraymbat di selokan setelah hujan reda saya mengambil botol-botol bekas lalu saya jadikan untuk media tanam terimakasih 😘😍 ..

      Balas
      • Maret 30, 2020 pada 06:16
        Permalink

        NAMA : NABILA PUTRI GHAIDA
        SEKOLAH : SDN JSMBANGAN I SURABAYA
        NO.PESERTA : 56
        JUDUL PROYEK : PEMANFAATAN JASER UNTUK MINUMAN KESEHATAN
        IG : nabilaputrighaida
        Saya sangat sedih dan prihatin sekali mendengar sampah yang masih menumpuk dan menggunung.Meskipun kita sudah mengolah sampah dan menggunakannya kembali…itu tidak
        cukup untuk mengurangi sampah yang menumpuk. Karena kalau cuma kita aja yang melakukan reuse,sampah sampah itu masih akan tetap menumpuk. Mungkin dengan mengadakan lomba kampung zero waste dan dengan kriteria
        tiap masyarakatnya harus memanfaatkan barang bekas menjadi pot tanaman,karena yang saya lihat itu,setiap ada lomba di kampung ,itu mereka berbondong bondong membeli pot tanaman, bukan menggunakan pot tanaman dari barang bekas. Nah,bagaimana kalau setiap ada lomba di kampung itu harus menggunakan pot tanaman dari barang bekas, mungkin itu akan lebih banyak mengurangi sampah yang menumpuk dan menggunung. SALAM BUMI HIJAU LESTARI🌿🌿🌱🌱

        Balas
  • Maret 30, 2020 pada 05:07
    Permalink

    Nama:Khanza Aurellya Anggraeni.
    Sekolah:SDN Kaliasin VII Surabaya.
    No peserta:72.
    Proyek:Pemanfaatan Sampah Kain Perca Menjadi Barang Berguna.
    Saya sangat setuju sekali….. Dengan adanya sampah yang menumpuk sehingga TPA yang tidak lagi menampung maka kita sebagai generasi muda harus mempunyai terobosan baru atau kreativitas gimana caranya sampah yang ada di lingkungan tempat tinggal dapat dikelola oleh kita. Contoh memanfaatkan sampah rumah tangga seperti plastik dan botol bekas menjadi barang yang berguna dan itu sudah saya lakukan dengan cara saya mengambil sampah dari rumah ke rumah atau dari warung-warung yang menghasilkan sampah plastik guna dijadikan Ecobrik.
    Salam Bumi Pasti Lestari…

    Balas
  • Maret 30, 2020 pada 06:30
    Permalink

    ASSALAMUALAIKUM WR.WB
    Nama : NAUFAL ARIF RAMADHAN
    NO PESERTA: 83
    Asal sekolah: SDN kapasan v/147
    Proyek : BERWIRAUSAHA DENGAN mengumpulkan minyak jelantah
    Saya setuju sekali…. Untuk penumpukan sampah dI TPA yg tidak lagi menampung
    Sampah sampah yang melonjak sampai
    Berton ton untuk mengambilnya makanya kita sebagai anak muda harus memikirkan ide yg kreatif untuk mengolah sampah sampah ini hingga menjadi barang barang yg dapat digunakan kembali dan membaginya beberapa persen yaitu dan semua sampah sampah yg mengotori ekosistem adalah 24 % dan 7% yang didaur ulang dan 69% yang berakhir di TPA benowo
    Thats all, for me and thanks you
    SEKIAN DARI SAYA DAN terimakasih
    Wassalamualaikum wr. WB
    Salam zero waste….. Tidak ada lagi sampah plastik dan kertas lagi

    Balas
  • Maret 30, 2020 pada 07:31
    Permalink

    Terima kasih atas pengetahuan-pengetahuan yang selalu dikirim sangat mengispirasi dan menambah ilmu disamping banyaknya tugas-tugas daring yang harus dikerjakan para guru,semoga tunas hujau diberi keberkahan oleh Allah SWT.Aamiin.

    Balas
  • Maret 30, 2020 pada 08:54
    Permalink

    Nama : Denayu Sekar Tandiyana
    No. Peserta : 298
    Asal Sekolah : SDN Wonorejo VI/317 Surabaya

    Semoga masalah sampah didunia bisa berkurang dengan adanya 3R (reduce-reuse- recycle).

    Balas
    • Maret 30, 2020 pada 09:30
      Permalink

      Nama: Pertiwi Eka Putri Handayani
      Asal sekolah: SDN Tanah Kalikedinding 1/251
      Proyek: Budidaya Kelor Magic di Lahan Sempit

      Setuju dengan adanya penindak lanjutan sampah yaitu Reuse, bisa mengajarkan kepada masyarakat bahwa barang bekas yang masih bisa di manfaatkan tidak hanya berakhir di Tempat Pembuangan Akhir atau di Rombeng (di jual).

      Balas
  • Maret 30, 2020 pada 10:02
    Permalink

    Nama : Marsyanda Dewi Cinta Maharani
    No. Peserta : 382
    Sekolah : Dalang Botbe Tutol Kaper ( daur ulang botol bekas, tutup botol, kain perca )

    Membaca texs di atas menginspirasi saya untuk tetap semangat menjaga lingkungan agar terbebas dari sampah terutama sampah plastik dan mendaurulang menjadi aneka barang yang bermanfaat untuk semua orang karena judul proyek saya juga mendaur ulang barang bekas yg sama artinya dengan 3 R

    Salam Bumi Pasti Lestari 🌍🌱

    Balas
  • Maret 30, 2020 pada 10:16
    Permalink

    Nama: Muhammad Fairuz w
    No peserta:19
    Sekolah: SDN benowo1
    Proyek lh:shalora
    Saya sangat setuju
    Tantangan nya adalah bagaimana cara memberi pengetahuan kepada warga agar bisa menggunakan kembali (reuse)

    Balas
    • Maret 30, 2020 pada 18:06
      Permalink

      Assalamualaikum…Hello Sobat 🌱💚

      Nama:Bintang Zaskia Ramadhani
      No.Peserta:256
      Asal Sekolah:SDN SIDOTOPO WETAN 2
      Judul Proyek:SAYA KAYA (SAbun lidah buaYA dan maKAnan lidah buaYA)

      Komen:Membaca teks diatas sangat menginspirasi sekali untuk tetap semangat menjaga lingkungan agar bersih dan terhindar dari sampah plastik.

      Reduce,Reuse,Recycle merupakan cara yang sangat mudah dapat dilakukan oleh siapapun,kapanpun,dan dimanapun.Walaupun mudah dan sederhana bila dilakukan oleh semua orang akan memberikan dampak yang signifikan untuk mengurangi jumlah sampah.Untuk menanamkan kesadaran masyarakat tentang 3R di butuhkan pembiasaan sejak usia dini,sosialisasi,dan kampanye kepada masyarakat. Dengan harapan dengan adanya prinsip 3R masyarakat di Indonesia memiliki kepedulian terhadap sampah dan dapat mengolah sampah secara maksimal.
      Ayoo kita…Manfaat kan barang bekas menjadi barang yang berguna dan mempunyai nilai jual
      Mari kita bebaskan bumi kita dari sampah plastik!!😉👍
      Salam Bumi 🌍 Pasti Lestari!!!🌱💚🌍

      Sekian komen saya Wasallammualaikum wr.wb.

      Balas
  • Maret 30, 2020 pada 10:22
    Permalink

    Assalamualaikum wr wb.
    Nama : Tristan Kesyandria Ali Pasha
    Sekolah : SMPN 41 Surabaya
    .
    Sampah menjadi suatu permasalah tersendiri bagi dunia khususnya
    Pemerintah Indonesia. Berbagai upaya dilakukan untuk menanggani masalah sampah. Reduce, Reuse, Recycle (3R) merupakan langkah yang tengah di galkakan. Pemerintah juga menerapkan prinsip 3R dalam prilaku masyarakat mengapa demikian ??? karena jumlah sampah yang dihasilkan sangat banyak kebanyakan berakhir di Tempat Pembuangan Sampah (TPA). Sedangkan TPA sudah tidak dapat menampung lagi jumlah sampah yang dihasilkan. Kesadaran masyarakat untuk membuang sampah dengn pemilahan yang benar juga masih kurang. Bahkan beberapa orang membuang sampah di sungai ataupun laut yang tentunya akan mencemari kehidupan di laut.
    .
    Salah satu cara mengolah sampah dengan cara Reuse yaitu pemakaian kembali sampah yang masih dapat digunakan untuk fungsi yang lain. Dalam keseharian saya prinsip reuse yang telah saya lakukan contohnya :
    – Menulis dengan mengunakan sisi kertas yang masih kosong.
    – Menggunakan botol minuman bekas untuk mengemas PuCaGot yang saya jual atau bagikan.
    – Menggunakan wadah yang tidak terpakai untuk wadah penetasan telur BSF.
    – Memanfaatkan baju bekas yang tidak layak pakai untuk kain el

    Reduce, Reuse, Recycle merupakan cara yang sangat mudah dapat dilakukan oleh siapapun, kapanpun dan dimanapun. Walaupun mudah dan sederhana bila dilakukan oleh semua orang akan memberikan dampak yang signifikan untuk mengurangi jumlah sampah. Untuk menanamkan kesadaran masyarakat tentang 3R di butuhkan pembiasaan sejak usia dini ,sosialisasi ,dan kampanye kepada masyarakat. Dengan harapan dengan adanya prinsip 3R masyarakat di Indonesia memiliki kepedulian terhadap sampah dan dapat mengolah sampah secara maksimal.
    Sekali Zero Waste Tetap Zero Waste 👌♻️🌿🌏

    Balas
  • Maret 30, 2020 pada 10:41
    Permalink

    Nama: Niken Octaria Sidabalok
    Sekolah: SDN Kaliasin 1
    Proyek: Pengelolaan Sampah Organic
    No. Peserta: 490
    Saya setuju pada artikel tersebut. Kita harus bisa melakukan gerakan gerakan 3R. Karena itu sangat penting untuk menjaga bumi. Saya dan kelyarga juga sudaha menerapkan sehari hari. Misal: Tidak menggunakan sedotan plastik ketika minum, menggunakan kembali kresek yang masih bisa dipakai, dan mendaur ulang sampah plastik jadi barang yang berguna tidak hanya sampah an organik sampah organic juga!

    Balas
  • Maret 30, 2020 pada 11:38
    Permalink

    Nama:kinaryoshi qaidah ufairah
    Sekolah:sdn sawahan IV
    No urut:246
    Proyek:teknik bididaya ikan dengan aquaponik
    Membaca teks di atas sangat menginspirasi sekali untuk tetap semangat menjaga lingkungan agar tetap bersih dan terhindar dari sampah plastik.
    Saat ini saya sedang memanfaatkan botol bekas tujuan saya untuk membuat netpot untuk tanaman hodroponik.

    Kalian bisa mencegah sampah dengan melakukan 3R
    Reduce,reuse,dan recycle
    🌎salam bumi pasti lestari🌿

    Balas
  • Maret 30, 2020 pada 14:07
    Permalink

    Nama : Ryendra wahyu Dhewanata Iswanto
    Sekolah : SDN Gubeng 1
    No Peserta : 53
    Proyek : mengolah kembali sampah plastik
    Proyek Pemanfaatan Barang Bekas Menjadi Aneka Barang Yang Berguna.
    Sangat menginspirasi sekali karena dengan mengolah sampah menjadi barang yang berguna,unik dan mempunyai nilai jual yang tinggi. Aku jadi ingin membuat nya.
    Salam Bumi Pasti Lestari 🌏🌱
    Sekali Zero Waste….. tetap Zero Waste 👌👌

    Balas
  • Maret 30, 2020 pada 16:40
    Permalink

    Nama:Nada Auliya Mu’tamaroh
    Asal sekolah:SDN Wonokusumo V/44
    No peserta:292
    Judul proyek:Samitah (Sabun Minyak Jelantah)
    Menggunakan kembali (reuse) memang perlu untuk diterapkan.
    Menurut saya cara khusus agar setiap individu mau menerapkan reuse dalam kehidupan sehari harinya yaitu dalam langkah awal kita perlu merealisasikan kegiatan sosialisasi mengenai bahaya sampah dan bagaimana arti penting reuse untuk mengurangi angka sampah dan menambah angka kekreativan setiap individu dalam mengolah sampah tahap reuse ini.
    Zero Waste👌! Salam bumi🌍pasti lestari🍀

    Balas
  • Maret 30, 2020 pada 17:03
    Permalink

    Nama : Alisya ramadhani
    Asal sekolah : SMPN 22 Surabaya
    Nomer urut :18
    Judul proyek : Pemanfaatan limbah botol plastik menjadi barang yang berguna

    Menurut pendapat saya…harus dilakukan cara2 pendekatan yg lebih maksimal lagi (sosialisasi total). Dengan mengedukasi kepada masyarakat. Semisal penyuluhan kepada ibu2 PKK,sekolah,karywn swasta / instansi pemerintah,komunitas2 yg ada. Bahkan bisa bekerja sama dengan publik figur (youtuber). Dan jg tdk mengabaikan media elektronik/media promosi lainnya. Dan itu harus dilakukan secara terus menerus untuk dapat menekan angka timbunan sampah yang semakin membumbung tinggi

    Balas
  • Maret 30, 2020 pada 19:04
    Permalink

    Nama: Archie Rahadian Muhammad
    Asal sekolah: SMP Negeri 61 Surabaya
    No. Peserta: 177
    Judul proyek saya adalah Pemanfaatan Lahan Sempit untuk Budidaya TOGA.
    Reuce (gunakan kembali)
    Adalah menggunakan kembali barang bekas yang telah kita gunakan untuk fungsi yang lain tanpa merubah bentuknya misalnya yang termasuk reuce adalah memanfaatkan botol mineral bekas, kaleng bekas cat, toples bekas, timba bekas, gelas plastik bekas, baskom(wadah bekas), panci bekas, kemasan bekas jajanan, minyak goreng, sabun cuci dll. yang digunakan untuk wadah tanaman atau yang disebut pot atau polibeg tanaman. Semua wadah itu pun bisa dibuat bentuk yang lain seperti hiasan dinding , hiasan meja,dll.
    Dalam hubungan dengan proyek saya hampir semua TOGA/saya menggunakan barang/wadah bekas pakai tsb.
    Reuce, kenapa tidak? Sebenarnya dengan reuse kita bisa menciptakan keindahan ruangan lho,…
    Selain untuk wadah/pot dan untuk hiasan, berarti kita sudah bisa mengurangi sampah di TPA Benowo .

    AYO, TEMAN KURANGI SAMPAH DENGAN PROYEK REUCE DALAM BENTUK YANG LAIN, YA…!!

    SALAM BUMI PASTI LESTARI
    ZERO WASTE TERUS

    KAMU HARUS BISA

    Balas
  • Maret 30, 2020 pada 20:35
    Permalink

    Saya Chelsea Felisa Loemawan
    Dari SMPN 26 Surabaya
    Dengan nomor urut 102
    —–assalamualaikum—–
    .
    .
    disini saya beranggapan
    bahwa, masyarakat disekitar kita kurang akan kesadaran untuk mengurangi sampah dan juga mengolah sampah untuk dapat digunakan kembali
    Kesadaran ini akan timbul dari diri kita sendiri apabila kita dapat berpikir dengan bijak apa yang akan terjadi apabila masalah ini tidak ditanggulangi dengan segera
    Apabila tak segera ditanggulangi maka banyak yang dirugikan termasuk kita seperti TPA yang akan penuh tak lama lagi akan dan menyebabkan polusi sehingga pernapasan terganggu, menyebabkan air terkontaminasi sehingga mahluk hidup didalam nya akan mati dan juga mengganggu ekosistem.
    ”cara yang mudah adalah •Dengan memakai wadah makanan ataupun minuman yang dapat digunakan berulang ( Refill)
    •Membawa Tote bag/tas kain yang dapat digunakan berulang kali
    •Menggunakan saputangan karena dapat dipakai kembali setelah dicuci. Tidak ada sampah yang dibuang. Dibandingkan dengan penggunaan tisu yang menghasilkan sampah
    •Apabila lupa membawa tumblr dan membeli botol plastik diusahan membawa kembali dan digunakan untuk berbagai kerajinan seperti tepak ataupun juga untuk wadah minyak goreng bekas / tempat sabun cair
    •Apabila salah Mengeprint tugas dapat menggunakan bagian belakang nya untuk tempat draft surat atau mencatat sesuatu
    •Jika mempunyai baju bekas layak pakai dapat disumbangkan kepada orang yang memerlukan nya
    •Apabila baju tak layak pakai dapat digunakan untuk lap atau didaur ulang menjadi kerajinan
    .
    .
    .
    Dan juga kita harus menimbulkan rasa peduli mulai awal dari kita sendiri mulai sekarang lalu berlanjut ke sekitar dengan bersosialisasi dan berkampanye
    Dan juga dengan memakai sosial media seperti youtuber juga artis, selebriti dan juga selebgram untuk berpartisipan karena dapat lebih cepat dikenal masyarakat
    .
    Terimakasih
    Salam bumi 🌏 pasti lestari 🌱
    —–wassalamualaikum warahmatullahi wabarokatu—–

    Balas
  • Maret 31, 2020 pada 07:51
    Permalink

    Nama : Athaya Khansaa Aurelia
    No pangput : 482
    Sekolah : SDN Medokan Ayu II / 615 Surabaya
    Proyek : jahe si hangat, nikmat, berkhasiat
    Ig : athayaka264
    Yuk lakukan reuse! dengan menggunakan kembali barang barang yang tidak digunakan. Seperti : menggunakan ember bekas untuk pot tanaman, ban bekas sebagai pot, botol minuman sebagai poit dan tempat pensil .dan masih banyak lagi

    Balas
    • Maret 31, 2020 pada 14:52
      Permalink

      Nama : Psa Agustin Maheswari
      Asal Sekolah : SDN Dukuh Menanggal 1/424
      Nomor Peserta : 34
      Nama Proyek : MASKISANG (Masker Kulit Pisang)

      Istilah Reuce (gunakan kembali) adalah salah satu dari program R3.
      Iya…..Reuse adalah menggunakan kembali barang bekas yang telah kita gunakan untuk dapat difungsikan kegunaan yang lain dengan tanpa merubah bentuknya, contohnya yang termasuk reuce adalah memanfaatkan kaleng bekas cat, botol aqua bekas, piring bekas, timba bekas bangunan, gelas plastik bekas, semua itu dapat digunakan untuk pot tanaman atau dibuat hiasan menarik laiinnya.
      Seperti dirumah saya untuk pot tanaman gading sirih yang ada di meja kerja ayah saya, dan yg ada di meja makan belakang menggunakan barang barang bekas yg ada dirumah. Ada hiasan dari piring yg dipajang di dinding juga.
      Reuse….lanjuttt…
      Salam bumi selalu lestari
      Kami keluarga zero waste..
      Keep healt

      Balas
      • Maret 31, 2020 pada 19:25
        Permalink

        Nama : Aurellia Salsabilla WS
        Sekolah : SDN PAKIS V
        No peserta : 194

        Betul sekali reuse juga harus digalakkan seperti pada proyek saya bekas buku yg masih kosong saya kumpulkan dan saya jadikan buku baru lagi shg bisa digunakan lagi. Selain itu bekas2 alat rmh tangga dirumahku seperti kaleng bekas roti kami gunakan untuk pot tanaman. Ayo reuse harus kita galakan mulai dari kelurga kita biar nanti akan ditiru oleh org2 sekitar kita.
        Salam bumi pasti lestari 🌳

        Balas
  • April 18, 2020 pada 18:55
    Permalink

    menggunakan kembali barang barang yang sudah tidak terpakai menjadi barang yang memiliki manfaat
    akan dapat membantu mengurangi limbah plastik,contohnya menggunakan botol air kemasan dapat dimanfaatkan menjadi pot tanaman, sedotan plastik dapat dimanfaatkan untuk membuat hiasan, dan masih banyak lagi contoh pemanfaatannya.
    Salam bumi pasti lestari

    Balas
  • Februari 15, 2021 pada 09:55
    Permalink

    Nama:kiano praditiya irawan
    No peserta:20
    Sekolah:smpn 150 jakarta timur

    Menurut saya ide nya kreatif karena dapet mengurangi sampah plastik yang terdapat di masyarakat dan membuat lingkungan semakin bersih

    Balas
  • Februari 19, 2021 pada 15:03
    Permalink

    Nama: Jilisya casandra
    Absen 20
    Kelas 7D
    SMP 150 Jakarta timur

    Saya beranggapan bahwa lingkungan terjaga dengan adanya daur ulang “reuce” ini dapat berlangsungnya ekosistem kehidupan tanpa merusak alam dan menurut saya sedikit demi sedikit akan mengurangi sampah di dunia dan pemerintah harus mengoptimalkan daur ulang sampah plastik

    Balas
  • Maret 8, 2021 pada 05:56
    Permalink

    Afrina KN Aisyah
    SDI Al Azhar 11 Surabaya
    Nomor peserta : 004

    Konsep 3R sangat bermanfaat bagi lingkungan agar bersih dan lestari. Aku juga melakukannya di rumah

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *