Dede Herya Solastri – SDN Kedung Cowek I

Guru SDN Kedung Cowek I Surabaya ini sangat peduli dengan program lingkungan hidup di sekolahnya. Kepeduliannya bukan karena namanya tercantum dalam surat tugas dari kepala sekolah. Dede Herya Solastri, namanya.

Herya mengaku bahwa selama ini kiprahnya di SDN Kedung Cowek I hanya membantu. “Karena saya lihat banyak yang kurang peduli pada lingkungan. Banyak yang bergerak kalau disuruh kepala sekolah saja,” kata Dede Herya Solastri yang aktif lingkungan hidup sejak tahun 2013.

Herya menjadi sosok penting di balik produksi ecobrick dalam skala besar di SDN Kedung Cowek I. Ecobrick adalah botol plastik yang diisi padat dengan sampah plastik yang sebelumnya dipotong menjadi berukuran lebih kecil. 

Di SDN Kedung Cowek I, botol plastik yang penuh berisi sampah plastik itu selanjutnya disusun menjadi mebel berbentuk kursi dan meja. Kursi dan meja dari ecobrick itu bahkan telah banyak dipesan oleh sekolah lain dan masyarakat.

Herya saat mendampingi produksi ecobrick di SDN Kedung Cowek I Surabaya

Desain kostum tim yel-yel Surabaya Eco School SDN Kedung Cowek I juga tidak pernah luput dari tangan peduli Herya. “Karena saya punya keahlian menjahit,” ujar guru kelahiran Bandung, 20 September 1969 ini.

Saat terjadi kelangkaan masker pada Maret 2020, Herya bahkan berinisiatif membuat sendiri ratusan masker di rumahnya. Masker-masker itu dia bagikan gratis kepada masyarakat di sekitar tempat tinggalnya beserta guru dan karyawan SDN Kedung Cowek I.

Menurut Siti Indayati, koordinator guru pembina lingkungan hidup SD Kedung Cowek I Surabaya, Dede Herya Solastri ialah guru yang kontribusinya luar biasa untuk program lingkungan hidup, khususnya di SDN Kedung Cowek I.

“Bu Herya adalah guru olahraga tapi super kreatif. Dia guru yang aktif di balik layar pembuatan ecobrick di SDN Kedung Cowek I. Bu Herya mendampingi siswa yang melaksanakan proyek ecobrick,” kata Siti Indayati mengenai kiprah Dede Herya Solastri.

Penulis: Mochamad Zamroni

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *