Dinda Aminatus Zuhro, Puteri “Olahan Sawi Hidroponik” LH 2019

Dinda Aminatus Zuhro ialah siswa SDN Manukan Kulon II Surabaya. Siswi yang dikenal pendiam ini berhasil menjadi finalis puteri lingkungan hidup 2019 SD dengan proyek PUSAKA (Puding Sawi Nangka). Pada proyek Pusaka itu, ia berhasil mengolah hasil potensi sekolah menjadi produk unggulan. 

“Dari awal saya mempunyai ide membuat puding sawi nangka karena teman teman seumuran saya tidak suka dengan sayur sawi. Maka dari itu saya mempunyai ide sayur sawi ini saya olah menjadi puding. Kalau puding banyak disukai kalangan anak-anak dan juga mudah dicerna,” ujar siswi berkerudung ini.

Dalam penentuan proyek tanaman sayuran menjadi produk kuliner adalah pilihan yang tepat baginya. Alasan utamanya adalah selain memanfaatkan potensi sekolah, Dinda juga mempunyai hobi masak-memasak. 

“Kebetulan saya hobi memasak sehingga tidak saya temukan kendala berarti dalam pembuatan pudding. Hanya beberapa bagian seperti perbandingan bahan saya diajarkan oleh orangtua saya di rumah,” ujar siswi bercita-cita perawat.

Dinda mempromosikan proyek olahan sawi menjadi puding sawi nangka

Bahan dasar pembuatan pudding sawi nangka didapatkan dari sekolah. SDN Manukan Kulon II Surabaya memiliki sistem pertanian modern dengan media tanam air yaitu hidroponik. 

“Untuk sawi saya dapatkan ketika panen di sekolah melalui media hidroponik. Saya juga salah satu kader hidroponik sehingga saya sudah bisa melakukan mulai dari semai hingga panen, dan juga harus dibimbing oleh beberapa guru pembina,” ujar Dinda.

Untuk semua proses produksi Pusaka dilakukan di rumah bersama Dian Puspita Sari, ibu kandungnya. Kedua orang ibu dan anak itu itu berkolaborasi untuk memproduksi produk olahan tanaman sawi hidroponik. 

“Saya dan ibu membuat pudding sawi nangka di rumah. Setelah pudding jadi, saya memasarkan di sekolah melalui ajang bazar ecopreneur. Semua teman saya sangat suka hasil olahan produk saya,” ungkap siswi yang hobi berkebun ini.

Dinda didampingi guru pembina dan orang tuanya saat diterima Walikota Surabaya Tri Rismaharini di kediaman

Selama masa seleksi Dinda juga sudah melakukan beberapa aksi serta pemenuhan pencapaian target proyek lingkungan hidup. Untuk target produksi pudding, dia sudah berhasil memproduksi sebanyak 350 cup Pusaka.

“Saya juga melakukan sosialisasi di PKK RW, PKK RT, posyandu, promosi di Taman Bungkul, dan di koperasi sekolah. Ketika sosialiasi di sekolah saya didampingi oleh guru saya yaitu Bu Elok Wahyu Dewi Ningtiyas,” ujar siswi yang beralamat di Dukuh Kapasan Sambikerep ini. 

Penulis: Fatih Abdul Aziz

Editor: Mochamad Zamroni

6 tanggapan untuk “Dinda Aminatus Zuhro, Puteri “Olahan Sawi Hidroponik” LH 2019

  • April 29, 2020 pada 09:43
    Permalink

    Nama : Elvina Ailsha Hayyu Veronica
    No.peserta : 66
    Dari : Sdn Kaliasin 7
    Judul ” Pemanfaatan Sampah Non Organik Menjadi Sesuatu Yang Berguna”

    Selamat Ya Kak Menjadi Finalis Puteri Lingkungan Hidup 2019. Sukses Terus Ya Kak…Dinda

    STAY AT HOME
    SALAM BUMI PASTI LESTARI
    SELALU ZERO WASTE
    HIJAUKAN BUMIKU

    Balas
  • April 29, 2020 pada 09:48
    Permalink

    Nama : Filzah Putri Naraya
    No.peserta : 68
    Dari : SDN Kaliasin 7
    Judul ” Pemanfaatan Barang Bekas Menjadi Aneka Barang Yang Berguna”
    Kak Dinda Aminatus Zuhro semangat ya dalam mengolah sawi hidroponik 👍💪

    Balas
  • April 29, 2020 pada 10:41
    Permalink

    Nama:Khanza Aurellya Anggraeni.
    Sekolah:SDN Kaliasin VII Surabaya.
    No peserta:72.
    Proyek:Pemanfaatan Sampah Kain Perca Menjadi Barang Berguna.

    Selamat buat kak Dinda sebagai puteri Lingkungan Hidup 2019 yang mengolah sawi menjadi puding…terus berkarya kak,semoga mendapatkan hasil yang maksimal…

    STAY AT HOME

    SALAM BUMI PASTI LESTARI
    ZERO WASTE SELALU
    CINTAI LINGKUNGAN

    Balas
    • April 29, 2020 pada 15:58
      Permalink

      Nama : Nafisa Kayzura Anwar
      Dari : SDN Manukan kulon II Surabaya
      No peserta : 130
      Judul Proyek : Pembuatan minuman SYNOMKU dari tanaman herbal kunyit.

      Selamat buat kak Dinda aminatus zahro..
      Kak dinda adalah kakak kelasku di sekolah SDN Manukan kulon 2 Surabaya, kak Dinda kakel yg baik dan tidak sombong kpd adik kelasnya.
      Disekolah kami banyak sekali tanaman hidroponik, salah satu potensi unggulannya yaitu tanaman sawi,hal inilah yg juga menjadi salah satu motivasi kak Dinda membuat proyek PUSAKA. Selain berolahraga,pola makan dg mengkonsumsi sayuran higienis melalui tanaman hidroponik yg dikelola sendiri adalah salah satu gaya hidup sehat saat ini.
      Tetap semangat buat kak Dinda…semoga sukses kedepannya…

      HIDROPONIK ITU KEREN
      SALAM BUMI PASTI LESTARI🌍

      Balas
      • April 29, 2020 pada 19:35
        Permalink

        Nama : Najwa Almira Salsabila
        Sekolah : SDN Rangkah 1
        No. Peserta : 234
        Proyek Lingk : Budidaya Tanaman Ginseng Jawa

        Proyek Kak Dinda yaitu PUSAKA hampir sama dengan proyek THS ku tahun lalu, puding selada. Juga bazar ecopreneur.
        Terus berkarya ya kak ….Semangat 😉
        Stay Safe, Stay Healthy, Stay Home

        Salam Bumi 🌏 Pasti Lestari ☘🌳🌿🌲

        Balas
  • April 29, 2020 pada 19:21
    Permalink

    Nama : Aurellia Salsabilla WS
    Sekolah : SDN Pakis V
    No. Peserta : 194
    Proyek : Dari Kertas Bekas Disulap Menjadi Buku Catatan.

    Selamat untuk kak Dinda yang telah menjadi finalis ” Puteri LH tahun 2019 “.
    Sukses selalu untuk kak Dinda.

    STAY AT HOME
    #dirumahaja
    Salam Bumi 🌏 Pasti Lestari 🌳

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *