Reno Sonda, Direktur Utama Student Company SMPN 26 Surabaya

TWOSIXJIROWES merupakan gabungan dari berbagai organisasi kesiswaan di SMPN 26 Surabaya. Berbagai organisasi itu diantaranya adalah Pacomar, Konselor Sebaya, OSIS, Kader UKS, dan pramuka. 

Berbagai organisasi tersebut mendapat amanah untuk menjalankan student company dalam program wirausaha lingkungan hidup Ecoprenenur 2020 yang diselenggarakan oleh Tunas Hijau bersama Pemerintah Kota Surabaya. 

Ialah Johanes Reno Sonda Harsant, atau yang akrab disapa Reno, yang menjadi ketua Twosixjirowes sekaligus direktur utama student company SMPN 26 Surabaya. Karena merupakan gabungan dari beberapa organisasi, pembentukan student company berjalan alot. 

Produksi kompos oleh student company Twosixjirowes SMPN 26 Surabaya

“Ketika pembentukan dan pemilihan direktur utama agak ribet. Ada yang minta supaya ketua osis saja. Ada yang berpendapat ketua tim lingkungan saja. Tapi akhirnya bisa terbentuk melalui konsultasi dari pembina,” ujar Reno.

Sebagai direktur utama, Reno merasa sedikit mengalami kendala ketika menjalankan challenge ecopreneur. Kendala yang ia hadapi adalah kurangnya rasa peduli dari seluruh jajaran staf student company

“Karena dari banyak latar belakang bukan hanya kader lingkungan saja, jadi mereka kurang merasa memiliki perusahaan ini. Tapi ya bagaimana lagi itu sudah menjadi tanggung jawabku sebagai direktur utama,” ujar siswa yang rajin beribadah di gereja ini.

Pengumpulan jelantah terus dilakukan di SMPN 26 Surabaya

Reno memiliki cara tersendiri untuk membiasakan teman-teman aktif dalam kegiatan ecopreneur. Di antaranya dengan pembiasaan setiap hari melalui jadwal piket. “Saya ajak mereka secara halus. Saya contohkan kepada teman-teman. Lama kelamaaan bakal aktif lagi tanpa aku ajak lagi,” ujar siswa yang masih duduk dikelas 8. 

Bahkan menurutnya, ia bersama pembina sempat bongkar pasang pokja, karena beberapa anak merasa tidak cocok dengan pokja tersebut. “Ada beberapa anak tidak aktif dengan alasan tidak cocok dengan pokjanya. Aku coba tawar-menawar bagi mereka yang kurang cocok dengan pokjanya buat pindah pokja daripada ia keluar,” ujar siswa yang memiliki hobi berenang.

Bazar merupakan tantangan yang sangat disukai oleh student company SMPN 26 Surabaya. Meskipun ketika bazar membutuhkan tenaga dan waktu yang lebih, tapi mereka merasa enjoy dan nyaman ketika mengadakan bazar hasil produk mereka. 

Produk ecopreneur yang paling laku adalah pentol krispi dan es krim. Pernah saat memasarkan produknya di sekolah, pada 4 Maret 2020, mereka memperoleh laba Rp. 500.000,-

Rumah kompos SMPN 26 Surabaya terus berproduksi sepanjang tahun

“Teman-teman paling suka ketika bazar, mulai dari persiapan membuat makanan dan minuman sendiri. Mereka sudah secara mandiri mampu memproduksi hasil produk sekolah,” kata Reno.

Ketika bazar selesai dan masih ada sisa produk maka dimakan bareng sama tim. “Itu yang paling seru selama ecopreneur,” tutur siswa yang beralamat di Jalan Bumi Sari Praja Timur 1/1.

Student company ecopreneur SMPN 26 Surabaya ini berhasil menyelesaikan challenge satu dan dua, juga beberapa challenge tiga. Bersama pembina lingkungan, Suci Alima, Reno berhasil membawa student company yang ia mimpin memiliki solidaritas yang tinggi. 

“Kalau sekarang, setelah dua bulan sejak pembentukan, tim kami sudah semakin mudah untuk diatur dan solid. Kami inginnya memberikan yang terbaik untuk sekolah,” ujar siswa yang lahir di Surabaya, 27 Agustus 2005.

Penulis: Fatih Abdul Aziz

Penyunting: Mochamad Zamroni

Satu tanggapan untuk “Reno Sonda, Direktur Utama Student Company SMPN 26 Surabaya

  • April 9, 2020 pada 05:02
    Permalink

    Nama : Elvina Ailsha Hayyu Veronics
    No.Peserta : 66
    Dari Sdn Kaliasin 7
    Judul Proyek ” Pemanfaatan Sampah Non Organik Menjadi Sesuatu Yang Berguna”

    Kak Reno Hebat dan Keren. Semangatnya , dan jiwa kepemimpinan Kak Reno Luar Biasa . Biarpun masih duduk di bangku SMP, tapi inovasinya terhadap ecopreneur sangat bagus.
    Tentunya semua yang di lakukan kak Reno contoh kencintaan terhadap kelestarian lingkungan.
    Semoga semangatnya Kak Reno bisa d contoh khususnya Saya sendiri dan teman teman yang lain . Sukses Untuk Kak Reno

    SALAM BUMI PASTI LESTARI
    SELALU ZERO WASTE
    DIET PLASTIK

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *